Mulai Juli 2024, Bikin SIM Wajib Punya BPJS Kesehatan       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 9 Jun 2024 09:47 WIB ·

Mulai Juli 2024, Bikin SIM Wajib Punya BPJS Kesehatan


Ilustrasi: Pembuatan SIM Wajib Memiliki BPJS Kesehatan. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi: Pembuatan SIM Wajib Memiliki BPJS Kesehatan. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Indonesia akan mengharuskan pemohon untuk memiliki BPJS Kesehatan yang aktif.

Kebijakan ini akan diuji coba mulai 1 Juli hingga 30 September 2024. Namun, bagaimana jika peserta BPJS menunggak pembayaran?

Kasubdit SIM Ditregident Korlantas Polri, Kombes Pol. Heru Sutopo, menjelaskan bahwa pemohon SIM yang memiliki tunggakan BPJS tetap bisa melanjutkan proses pengurusan SIM dengan beberapa syarat.

Jika ingin melunasi tunggakan, terdapat berbagai kanal pembayaran yang dapat diakses.

Bagi yang belum mampu melunasi secara penuh, tersedia opsi cicilan iuran melalui pendaftaran daring.

BACA JUGA:  Terkait Jalan Tonggong Londok Setu Rusak Parah, Begini Kata Pj Kepala Desa Cibening

Bukti pendaftaran dalam program cicilan sudah cukup untuk memenuhi persyaratan.

“Kemudian bagi yang belum mampu melunasi, kami juga menyediakan fasilitas kemudahan melalui program cicilan iuran (pendaftaran melalui daring) dan bukti pendaftaran program cicilan iuran sudah cukup menjadi bukti,” ujar Heru pada Jumat (7/7/2024).

Status kepesertaan aktif BPJS Kesehatan dapat dicek melalui layanan Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 08118165165 atau melalui Aplikasi Mobile JKN.

BACA JUGA:  Setoran Pajak Capai Rp149 T di Awal Tahun, Sri Mulyani Sampaikan Ini

Pemohon yang menunggak dapat melampirkan bukti pelunasan tunggakan atau mengikuti Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB).

Kewajiban memiliki BPJS Kesehatan sebagai syarat pengurusan SIM diatur dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia nomor 2 tahun 2023, yang merupakan perubahan atas peraturan tahun 2021 tentang penerbitan dan penandaan SIM.

Berikut bunyi aturan tersebut;

– Persyaratan administrasi untuk penerbitan SIM meliputi:

1. Mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran SIM secara manual atau elektronik.

2. Melampirkan fotokopi dan memperlihatkan KTP atau dokumen keimigrasian untuk WNA.

BACA JUGA:  Kadis Perkimtan Kab Bekasi Ikuti Lomba Anugerah ASN Tingkat Kabupaten Bekasi 2024

3. Melampirkan fotokopi sertifikat pendidikan dan pelatihan mengemudi.

4. Melampirkan surat hasil verifikasi kompetensi mengemudi bagi yang tidak mengikuti pendidikan resmi.

6. Melampirkan fotokopi surat izin kerja dari kementerian terkait untuk WNA.

7. Melakukan perekaman biometri (sidik jari, pengenalan wajah, retina mata).

8. Melampirkan tanda bukti kepesertaan aktif dalam program jaminan kesehatan nasional.

9. Menyerahkan bukti pembayaran penerimaan bukan pajak.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kepala Jasa Raharja Jabar Temui Dirlantas dan Bapenda

3 September 2026 - 11:24 WIB

Total Rp8,65 Miliar Hibah Disbudpora Bekasi 2026 untuk 7 Organisasi, PWI Minta Rincian Dibuka

2 September 2026 - 20:49 WIB

Hibah Disbudpora Kabupaten Bekasi

Jasa Raharja Dorong Penguatan Sinergi dan Pelayanan Samsat  

2 September 2026 - 11:44 WIB

Bebas Pungli, PKL Pasar Baru Bekasi Dijamin Dapat Tarif Resmi

2 September 2026 - 10:04 WIB

ICMI Orda Bekasi Kunjungi Sekolah Rakyat, Dorong Pendidikan bagi Warga Kurang Mampu

1 September 2026 - 18:43 WIB

Sekolah Rakyat Bekasi

ICMI Orda Kabupaten Bekasi dan Disnaker Perkuat Sinergi, Bahas Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

31 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Audiensi ICMI Orda Kabupaten Bekasi
Trending di NEWS