Menu

Mode Gelap
Hindari Makanan dan Minuman Ini Saat Berkendara Jarak Jauh Perbedaan Wartawan dan Reporter Bentrok Brimob dengan TNI AL di Sorong, Kapolda Papua Barat Imbau Agar Tak Terprovokasi Korlantas Tambah Safety Car Hingga Perketat Pembatas Jalan di Jalur Contraflow Arus Balik Lebaran 2024 Penerapan WFH Maksimal 50 Persen Bagi ASN pada 16-17 April, Begini Aturannya

NEWS · 23 Feb 2024 17:29 WIB ·

Setoran Pajak Capai Rp149 T di Awal Tahun, Sri Mulyani Sampaikan Ini


Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Dok: Istimewa) Perbesar

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat setoran pajak atau pendapatan pemerintah mencapai Rp 215,5 triliun pada akhir Januari 2024, mencapai 7,7% dari target APBN 2024.

Dari total penerimaan pada awal tahun, Kemenkeu mencatat penerimaan pajak per Januari 2024 telah mencapai Rp 149,52 triliun, didominasi oleh penerimaan PPN.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa penerimaan pajak masih cukup positif.

Mencakup PPh Nonmigas sebesar Rp 83,69 triliun, PPN Rp 57,76 triliun, PBB Rp 810 miliar, dan PPh Migas Rp 6,99 triliun.

“Penerimaan pajak bruto trennya masih naik, pada Januari 2021 Rp 92,32 triliun, sekarang Rp 180,13 triliun. Jadi penerimaan pajak kita masih cukup positif meskipun kita tahu 2021 dan 2022 pertumbuhan pajak kita sangat tinggi, jadi kita bicara baseline tinggi,” ungkap Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA Edisi Februari 2024, Kamis (22/2/2024).

Dari total penerimaan pajak neto Rp 149,52 triliun, penerimaan terbesar masih berasal dari PPN.

Penerimaan pajak dari aktivitas PPN dalam negeri dan impor masih positif, demikian pula dengan PPN impor meskipun stagnan.

Sementara itu, total PPN dalam negeri masih menunjukkan pertumbuhan positif, sementara PPh 21 juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

Mencerminkan peningkatan penyerapan tenaga kerja dan perbaikan gaji serta upah.

Penerimaan kepabeanan dan cukai masih mengikuti pola tahun sebelumnya, dengan bea masuk mencapai Rp 3,9 triliun dan bea keluar mencapai Rp 1,2 triliun pada Januari 2024.

Cukai sebesar Rp 17,9 triliun atau 7,3% dari total target APBN pada Januari 2024, dengan kontribusi utama berasal dari tembakau.

Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) pada awal tahun ini mencapai Rp 43,3 triliun atau sekitar 8,8% dari target.

 

Editor: Uje

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bentrok Brimob dengan TNI AL di Sorong, Kapolda Papua Barat Imbau Agar Tak Terprovokasi

15 April 2024 - 10:29 WIB

Bentrok Brimob dengan TNI

Korlantas Tambah Safety Car Hingga Perketat Pembatas Jalan di Jalur Contraflow Arus Balik Lebaran 2024

14 April 2024 - 13:18 WIB

Contraflow Arus Balik Lebaran

Penerapan WFH Maksimal 50 Persen Bagi ASN pada 16-17 April, Begini Aturannya

14 April 2024 - 10:54 WIB

WFH

Puncak Arus Balik Lebaran 2024 Diprediksi Pada Minggu dan Senin

13 April 2024 - 23:23 WIB

Arus Balik Lebaran

Libur Lebaran, Go Wet Waterpark Grand Wisata dan Theatre Keong Emas TMII Ramai Pengunjung

13 April 2024 - 16:31 WIB

Go Wet Waterpark Grand Wisata

Puspom TNI Identifikasi Mobil Fortuner Pelat TNI yang Tabrak Mobil Wartawan

13 April 2024 - 11:28 WIB

Fortuner Pelat TNI
Trending di NEWS