Konteksberita.com | Kota Bekasi – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Rudy Heryansah, mengingatkan pentingnya soliditas organisasi dan penguatan komunikasi dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperjuangkan kebutuhan pembangunan di Kecamatan Medan Satria.
Pesan tersebut disampaikan Rudy, anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, dalam kegiatan Reses III pada Sabtu (10/10/2026) di daerah pemilihannya.
Ia mengajak seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC), Ranting, hingga Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Medan Satria untuk memperkuat koordinasi, menjaga semangat gotong royong, dan meningkatkan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
Menurut Rudy, soliditas organisasi harus diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi warga. Karena itu, seluruh tingkatan kepengurusan perlu membangun koordinasi agar kebutuhan masyarakat dapat dikenali dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari soliditas internal, tetapi juga dari kemampuan seluruh jajaran untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” demikian penekanan Rudy dalam kegiatan tersebut.
Pengurus Wilayah Jadi Penghubung Aspirasi
Rudy menilai pengurus PAC, Ranting, dan Anak Ranting mempunyai peran strategis sebagai bagian dari struktur organisasi yang dekat dengan masyarakat.
Mereka diharapkan mampu membantu mengidentifikasi beragam kebutuhan, mulai dari infrastruktur lingkungan, kebersihan, drainase, jalan permukiman, penerangan jalan, hingga persoalan sosial.
Aspirasi yang dihimpun selanjutnya perlu dikomunikasikan dan dikawal agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan.
Rudy menegaskan, pembangunan lingkungan bukan hanya mengenai infrastruktur, melainkan juga menyangkut kualitas hidup masyarakat. Lingkungan yang bersih, aman, dan tertata serta didukung fasilitas umum yang memadai menjadi faktor penting bagi kenyamanan warga.
Untuk itu, ia mendorong sinergi antara masyarakat, struktur partai, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mencari solusi atas berbagai persoalan di lingkungan permukiman.
60 Persen Pokir yang Diajukan Masih Dikawal
Dalam kegiatan reses tersebut, Rudy turut menyinggung pelaksanaan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD yang saat ini belum berjalan maksimal. Kondisi tersebut berkaitan dengan pembenahan pembangunan di Kota Bekasi, termasuk pekerjaan normalisasi untuk mengantisipasi banjir.
Meski pelaksanaannya menghadapi keterbatasan, Rudy menyampaikan bahwa sebagian usulan yang telah diajukan tetap dikawal melalui proses pembahasan dan koordinasi.
“Insyaallah, masih 60 persen pokir saya yang sudah diajukan tetap dikawal melalui proses pembahasan dan koordinasi sesuai prosedur yang berlaku,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pengajuan dan pelaksanaan setiap program harus mempertimbangkan kebutuhan prioritas masyarakat, ketentuan anggaran, serta kewenangan instansi terkait.
Aspirasi yang berkembang di Kecamatan Medan Satria diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Reses Jadi Ruang Konsolidasi dan Penyerapan Aspirasi
Selain menjadi sarana untuk menghimpun keluhan dan usulan masyarakat, Reses III juga berfungsi sebagai ruang konsolidasi bagi jajaran PDI Perjuangan di tingkat kecamatan hingga lingkungan.
Rudy mendorong para pengurus agar menjaga komunikasi yang efektif, baik di internal organisasi maupun dengan masyarakat. Dengan demikian, soliditas partai dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Ia berharap sinergi yang terbangun mampu memperkuat perjuangan aspirasi warga secara bertahap, terukur, dan sesuai prioritas kebutuhan masyarakat Medan Satria.
Rs

















