Ahmadi Soroti Kasus Salah Vaksin dan Maraknya LGBT di Bekasi       

Menu

Mode Gelap

POLITICAL · 9 Jul 2026 14:47 WIB ·

Ahmadi Soroti Kasus Salah Vaksin dan Maraknya LGBT di Bekasi


Photo: Anggota DPRD Kota Bekasi Komisi VI Fraksi PKB, Ahmadi saat reses II tahun anggaran 2026 bersama warga Jatimekar kecamatan jatiasih (Doc.cam) Perbesar

Photo: Anggota DPRD Kota Bekasi Komisi VI Fraksi PKB, Ahmadi saat reses II tahun anggaran 2026 bersama warga Jatimekar kecamatan jatiasih (Doc.cam)

konteksberita.com | Kota Bekasi – Anggota DPRD Kota Bekasi Komisi IV Fraksi PKB, Ahmadi atau yang akrab disapa Madong, menyoroti dua persoalan yang dinilainya menjadi perhatian masyarakat Kota Bekasi, yakni kasus dugaan kesalahan pemberian vaksin kepada bayi serta maraknya fenomena LGBT yang berkembang di tengah masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Ahmadi saat kegiatan reses II tahun anggaran 2026 bersama warga di lingkungan RW 12, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kamis (9/7/2026).

Terkait kasus vaksinasi, Ahmadi mengungkapkan pihaknya telah memanggil pihak puskesmas untuk meminta klarifikasi setelah adanya laporan bayi mengalami kondisi tidak normal usai menerima vaksin.

BACA JUGA:  Teti Lestari Dapat Nomor Urut 5, Relawan Sehati Teriak Takbir

Menurutnya, hasil evaluasi menunjukkan adanya dugaan kesalahan prosedur dalam pemberian vaksin akibat tidak dilakukannya pemeriksaan ulang atau double check oleh petugas kesehatan.

“Kasus ini sudah kami tindak lanjuti. Pihak puskesmas telah kami panggil dan petugas yang bersangkutan sudah dinonaktifkan. Ke depan kami meminta seluruh puskesmas menerapkan sistem double check agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Ahmadi.

Meski demikian, ia meminta masyarakat tidak takut mengikuti program vaksinasi. Menurutnya, vaksin merupakan program nasional yang bertujuan melindungi masyarakat dari berbagai penyakit.

BACA JUGA:  Milenial dan Gen Z Ngulik BN Holik-Faizal, Jadi Terobosan Baru Demokrasi di Kabupaten Bekasi

“Jangan sampai ada kekhawatiran berlebihan. Vaksinasi tetap penting untuk kesehatan masyarakat dan harus dijalankan sesuai prosedur yang benar,” katanya.

Selain persoalan kesehatan, Ahmadi juga menyoroti fenomena LGBT yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Ia mendorong Pemerintah Kota Bekasi melakukan kajian dan langkah-langkah preventif guna mengantisipasi dampak sosial yang ditimbulkan.

“Saya mendorong pemerintah melakukan kajian secara serius dan mengambil langkah pencegahan melalui edukasi serta pendekatan sosial kepada masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  KPU Kab Bekasi Ingatkan Parpol Segera Daftarkan Bacaleg

Dalam kesempatan itu, bocah asal jatiasih itu juga menyinggung sejumlah usulan pembangunan infrastruktur yang disampaikan warga Jatimekar.

Ia memastikan aspirasi terkait pengecoran jalan lingkungan, pembangunan sumur bor, dan kebutuhan fasilitas lingkungan lainnya akan terus diperjuangkan melalui mekanisme pembangunan daerah.

Menurutnya, sejumlah usulan yang telah diajukan melalui RT dan RW di wilayah Jatimekar ditargetkan dapat direalisasikan sesuai perencanaan anggaran yang telah disusun.

“Kami akan terus mengawal aspirasi masyarakat agar pembangunan yang dibutuhkan warga dapat direalisasikan secara bertahap,” pungkasnya.

Imron R

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hasbullah Ahmad Soroti Pembangunan SMA Negeri 20 Bekasi yang Belum Lengkap

11 Juli 2026 - 15:58 WIB

DPRD Bekasi Segera Bahas Perda LGBT dan Produk Halal

10 Juli 2026 - 22:00 WIB

Reses di Margahayu, Alit Dorong Solusi Banjir dan Tambah Insentif Kader Posyandu

10 Juli 2026 - 18:16 WIB

Yenny Kristianti Desak Evaluasi Program Ketahanan Pangan Kota Bekasi

10 Juli 2026 - 08:28 WIB

Yenny Kristianti Dorong Ketahanan Pangan dan Bank Sampah Produktif di Bekasi Barat

9 Juli 2026 - 20:49 WIB

Warga Keluhkan Sampah, Sarwin Dorong PSEL dan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

8 Juli 2026 - 16:57 WIB

Trending di POLITICAL