KONTEKSBERITA.com – Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mendorong para pelajar di Jawa Barat mengambil peran sebagai agen perubahan dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Menteri HAM Natalius Pigai melalui sambutan yang dibacakan Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Munafrizal Manan, saat membuka Jabar Human Rights Forum (JHRF) 2026 bertajuk Bedah Buku dan Talkshow Penguatan Hak Asasi Manusia di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (29/7/2026).
Dalam sambutannya, Munafrizal menegaskan bahwa para peserta diharapkan tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan, tetapi juga menjadi pelopor dalam menyebarluaskan nilai-nilai hak asasi manusia di lingkungan masing-masing.
Ia menjelaskan, pemahaman mengenai HAM sejatinya telah diperkenalkan kepada siswa melalui mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Melalui forum tersebut, wawasan peserta diperkuat agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, generasi muda perlu memiliki keberanian untuk mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dengan menolak segala bentuk diskriminasi, menghargai keberagaman, serta membangun lingkungan yang inklusif dan saling menghormati.
Munafrizal juga mengingatkan bahwa perubahan besar berawal dari tindakan sederhana, seperti tidak melakukan perundungan, menghindari penyebaran ujaran kebencian, dan membiasakan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Kementerian HAM berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi penerus sekaligus calon pemimpin bangsa yang memiliki kepedulian tinggi terhadap hak asasi manusia serta mampu menjaga kehidupan yang damai di tengah keberagaman.
(Red)









