WNA Tiongkok Diperiksa Terkait Dugaan Perburuan Penyu di Raja Ampat       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 17 Sep 2026 14:06 WIB ·

WNA Tiongkok Diperiksa Terkait Dugaan Perburuan Penyu di Raja Ampat


WNA Tiongkok Diperiksa Terkait Dugaan Perburuan Penyu di Raja Ampat Perbesar

KONTEKSBERITA.com – Kepolisian Daerah Papua Barat Daya menyelidiki dugaan perburuan penyu sisik di kawasan konservasi perairan Kabupaten Raja Ampat. Dalam perkara ini, seorang wisatawan berkewarganegaraan Tiongkok berinisial W.S. alias Wilson Shang turut menjadi pihak yang diperiksa.

Kasubbid Pid Polda Papua Barat Daya Kompol Jenny S.A. Hengkelare mengatakan, penyelidikan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari BLUD UPTD Pengelolaan Kawasan Konservasi di Perairan Kepulauan Raja Ampat.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan aktivitas yang tidak ramah lingkungan serta perburuan satwa yang dilindungi. Peristiwa yang dilaporkan disebut berlangsung pada 8-11 September 2026 di sekitar Keruwo Homestay, Kepulauan Fam, Raja Ampat.

Menurut informasi awal yang diterima penyidik, W.S. diduga menggunakan speargun untuk memburu penyu saat melakukan penyelaman. Ia disebut menyelam bersama dua orang lainnya dengan membawa alat tersebut.

BACA JUGA:  Pesta Rakyat Adu Bedug Desa Cibening, Jalin Silaturahmi Serta Kekompakan

Polisi juga tengah memeriksa sejumlah foto, video, dan informasi elektronik yang diduga berkaitan dengan kejadian. Salah satu dokumentasi yang sedang diverifikasi disebut memperlihatkan speargun diarahkan ke bagian leher penyu hingga satwa tersebut diduga mati.

Dokumentasi lain diduga menunjukkan penyu yang telah dibawa ke area penginapan, kemudian dimasak dan dikonsumsi. Namun, kepolisian menegaskan bahwa seluruh informasi dan dokumentasi tersebut masih dalam tahap verifikasi untuk memastikan fakta sebenarnya.

Menindaklanjuti laporan itu, Kapolres Raja Ampat AKBP Boma Wedhayanto Purnomo memerintahkan tim gabungan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan dilakukan di area homestay maupun lokasi bawah laut yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

BACA JUGA:  Jelang Idul Fitri 1445 H, Ketua RT 002/006 Desa Cibening Mulai Salurkan Zakat Fitrah

Dalam pencarian di bawah laut, tim penyelam gabungan menyisir area sekitar 60 x 60 meter pada penyelaman pertama. Karena lokasi yang diduga menjadi titik perburuan belum ditemukan, pencarian kemudian dilanjutkan.

Dari pemeriksaan di homestay dan kawasan perairan yang diduga menjadi lokasi kejadian, penyidik menemukan sejumlah barang yang dinilai berkaitan dengan perkara.

Polisi juga mengamankan sejumlah bukti elektronik, termasuk rekaman video yang diduga memperlihatkan aktivitas perburuan penyu sisik serta foto yang menggambarkan aktivitas setelah satwa tersebut diduga dimasak dan dikonsumsi.

Jenny mengatakan penyidik Ditreskrimsus Polda Papua Barat Daya bersama Polres Raja Ampat masih mengembangkan penyelidikan. Polisi akan memverifikasi seluruh informasi yang diperoleh sebelum menentukan fakta hukum dalam perkara tersebut.

BACA JUGA:  Jalan Tonggong Londok Desa Cibening Setu Rusak Parah, Warga Lelah Mengadu Ke Siapa Lagi?

“Penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, berkoordinasi dengan ahli, mencari serta menyita barang bukti, dan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi,” kata Jenny.

Selain itu, pihak kepolisian akan memeriksa terlapor dan melakukan gelar perkara sebagai bagian dari proses penanganan dugaan tindak pidana tersebut.

Jika unsur pidana terbukti, terlapor diduga dapat dijerat Pasal 40A Ayat (1) huruf d juncto Pasal 21 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Syafrudin Budiman Bantah Dasco Jadi Backing Roy Suryo: Jangan Terprovokasi Isu Tak Berdasar

17 September 2026 - 16:03 WIB

Syafrudin Budiman

Tim PKM Universitas Borobudur Serahkan Iptek Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Kepada Kisuci

16 September 2026 - 14:51 WIB

Satu ABK Korban Meninggal Dunia KM Virgo Kembali Teridentifikasi, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Keluarga Korban   

16 September 2026 - 13:10 WIB

Korban KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi, Jasa Raharja Serahkan Santunan Kurang dari 24 Jam  

15 September 2026 - 11:26 WIB

Dirut dan Dirops Jasa Raharja Tinjau Langsung Penanganan Korban KM Virgo Transport 8  

14 September 2026 - 10:48 WIB

The Jasfren Ride, Jasa Raharja Ajak Masyarakat Berkendara Aman, Berbagi dan Peduli Keselamatan  

14 September 2026 - 09:18 WIB

Trending di NEWS