Prabowo Tegaskan Komitmen Tegakkan Keadilan, Lawan Para Pengusaha Serakah       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 20 Okt 2025 17:33 WIB ·

Prabowo Tegaskan Komitmen Tegakkan Keadilan, Lawan Para Pengusaha Serakah


Presiden Prabowo menghadiri penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp13,2 triliun dalam kasus korupsi ekspor minyak kelapa sawit (CPO) di Kejaksaan Agung RI. (Dok: Istimewa) Perbesar

Presiden Prabowo menghadiri penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp13,2 triliun dalam kasus korupsi ekspor minyak kelapa sawit (CPO) di Kejaksaan Agung RI. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam menegakkan kedaulatan negara dan melindungi kepentingan rakyat dari praktik pengusaha serakah dan penipuan sistematis.

“Kalau para pengusaha serakah itu mengira bisa terus-menerus menipu bangsa sebesar Indonesia, kita akan buktikan bahwa negara ini masih kuat dan berdaulat. Kita bertekad untuk menegakkan kedaulatan demi rakyat,” ujar Presiden Prabowo saat menghadiri penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp13,2 triliun dalam kasus korupsi ekspor minyak kelapa sawit (CPO) di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin (20/10/2025).

BACA JUGA:  Kuliah Tamu di UGM, PT Jasa Raharja Tekankan Pentingnya Etika dan Kepatuhan dalam Bisnis Berkelanjutan

Presiden mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan peradaban telah membuat dunia menjadi semakin sempit, sehingga kejahatan pun lebih mudah terpantau. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil dan konsisten.

Kepada para aparat penegak hukum, Presiden Prabowo memberikan dorongan moral agar tetap semangat dan tidak goyah dalam menjalankan tugas.

BACA JUGA:  Kakorlantas: Polantas Menjamin Keselamatan Berlalu Lintas

“Selamat atas pencapaian ini. Jangan mundur, jangan malas, dan jangan menyerah. Lakukan yang terbaik untuk bangsa, negara, dan rakyatmu,” pesannya.

Presiden juga menyoroti bahwa kekayaan yang diperoleh dengan mengorbankan kepentingan rakyat bukanlah rezeki yang baik. Menurutnya, tindakan tersebut hanya akan membawa kesengsaraan, tidak hanya bagi pelaku, tetapi juga bagi keluarga mereka.

“Saya sudah menyaksikan banyak pejabat yang lengah atau lemah iman, hingga akhirnya keluarganya ikut menanggung akibat dari perbuatan salah itu,” tambahnya.

BACA JUGA:  Pemerintah Hadirkan Inovasi Transportasi Kereta Khusus Petani dan Pedagang

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya keadilan yang merata. Ia mengingatkan agar penegakan hukum tidak tumpul ke atas dan tajam ke bawah, karena itu merupakan bentuk ketidakadilan.

“Penegak hukum harus punya hati dan empati terhadap rakyat kecil. Hakim dan jaksa seharusnya membela yang lemah, bukan sebaliknya,” tutup Presiden.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Wali Kota Bekasi Benahi Jalan Juanda, Trotoar dan Area PKL Ditata Ulang

22 Juni 2026 - 21:18 WIB

Sidang Dugaan Suap Ijon Proyek Pemkab Bekasi, Kuasa Hukum Sebut Uang Pinjaman

22 Juni 2026 - 19:06 WIB

Sidang Tipikor

Sidang Perdata Klaim Asuransi di PN Tangerang Hadirkan Dua Saksi Fakta dari Pihak Ahli Waris

22 Juni 2026 - 18:04 WIB

PT BFI Finance

Dedi Mulyadi Dorong Sekolah Swasta Tampung Siswa Kurang Mampu

22 Juni 2026 - 10:21 WIB

Sekolah Swasta

Konsolidasi Akbar LPKSM Satria, Ketum Wawan Gunawan Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Konsumen

20 Juni 2026 - 20:31 WIB

LPKSM Satria

Dendam Lama Berujung Maut, Komisaris Perusahaan IT Bunuh Rekan Kerja di Menteng

20 Juni 2026 - 11:40 WIB

Polres Jakarta Pusat
Trending di NEWS