Kapolda Sumsel Serahkan Penghargaan WBK, Dorong Pelayanan Publik yang Bersih dan Humanis       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 5 Agu 2026 12:20 WIB ·

Kapolda Sumsel Serahkan Penghargaan WBK, Dorong Pelayanan Publik yang Bersih dan Humanis


Kapolda Sumsel Serahkan Penghargaan WBK, Dorong Pelayanan Publik yang Bersih dan Humanis Perbesar

KONTEKSBERITA.com – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho menyerahkan penghargaan Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Pelayanan Publik Prima Tahun 2025 kepada 11 satuan kerja dan satuan wilayah di lingkungan Polda Sumsel, Rabu (5/8/2026).

Penyerahan penghargaan yang berlangsung di Ballroom Hotel The Zuri Palembang tersebut dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Pelayanan Publik sebagai upaya memperkuat reformasi birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepolisian kepada masyarakat.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolda Sumsel didampingi Karo Lemtala Stamarena Polri Brigjen Pol. Dra. A.A. Sagung Dian Kartini. Acara turut dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol. Feri Handoko Soenarso, para pejabat utama, serta para Kapolres dan Kapolrestabes jajaran Polda Sumsel.

Empat satuan yang berhasil meraih Predikat WBK Tahun 2025 yakni Satbrimob Polda Sumsel, Biddokkes Polda Sumsel, Polres Musi Rawas, dan Polres Ogan Komering Ulu Selatan.

BACA JUGA:  Pemkab Bekasi Melalui Dinas Bina Marga Percepat Pembangunan Fisik

Sementara penghargaan Pelayanan Publik Prima diberikan kepada tujuh satuan wilayah, yaitu Polrestabes Palembang, Polres Ogan Komering Ilir, Polres Ogan Ilir, Polres Prabumulih, Polres Muara Enim, Polres Lahat, serta Polres Ogan Komering Ulu Timur.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel mengapresiasi seluruh satuan yang berhasil meraih penghargaan. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari komitmen dan kerja keras seluruh personel dalam membangun tata kelola organisasi yang lebih baik.

Ia menegaskan, penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dijaga melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Predikat ini harus diwujudkan dalam pelayanan yang mudah diakses, transparan, cepat, humanis, serta bebas dari praktik percaloan maupun pungutan liar,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kapan Hari Raya Idul Adha 2024? Ini Penjelasan Pakar Falak Kemenag

Kapolda juga mengingatkan seluruh jajaran agar responsif terhadap setiap pengaduan masyarakat. Menurutnya, setiap laporan harus ditangani secara profesional tanpa menunggu persoalan berkembang menjadi perhatian luas di media sosial.

Ia menilai kritik dari masyarakat maupun media merupakan masukan yang penting untuk mendorong perbaikan pelayanan publik. Karena itu, seluruh personel diminta terbuka terhadap evaluasi dan terus melakukan pembenahan.

Berdasarkan data Polda Sumsel, saat ini terdapat 17 satuan yang telah meraih predikat WBK. Selain itu, dua satuan telah memperoleh predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), yakni Ro SDM Polda Sumsel sejak 2023 dan Polres Banyuasin sejak 2021. Sebanyak 13 satuan wilayah juga telah mengantongi penghargaan Pelayanan Publik Prima.

Usai penyerahan penghargaan, kegiatan dilanjutkan dengan Bimtek Inovasi Pelayanan Publik bertema “Inovasi yang Bermanfaat bagi Masyarakat dan Berkelanjutan”. Materi disampaikan oleh dosen FISIP Universitas Sriwijaya, Dr. Sena Putra Prabujaya, sebelum dilanjutkan dengan pendalaman teknis oleh Bagian Reformasi Birokrasi Polri Ro Rena Polda Sumsel.

BACA JUGA:  Dukung Program Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Setu Berikan Bantuan Alat Pertanian

Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumsel mendorong seluruh satuan untuk menghadirkan inovasi pelayanan yang sederhana, mudah diakses, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa keberhasilan reformasi birokrasi tidak hanya diukur dari penghargaan yang diraih, tetapi dari kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Menurutnya, pelayanan yang cepat, transparan, mudah dipahami, dan didukung sikap petugas yang humanis menjadi indikator utama keberhasilan. Ia juga mengajak seluruh jajaran membangun budaya kerja kolaboratif agar berbagai inovasi pelayanan dapat berjalan secara konsisten dan terus berkembang.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

5 Agustus 2026 - 10:39 WIB

LBH ICMI Orda Kabupaten Bekasi Terbentuk, Siap Berikan Pelayanan Hukum

4 Agustus 2026 - 18:56 WIB

LBH ICMI

Petahana Yosep Resmi Daftar Pilkades Lubangbuaya 2026, Target Tuntaskan Program Tertunda

4 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Pemkot Bandung Usut Tuntas Penebangan Pohon di Jalan Riau, Izin Usaha Ikut Diperiksa

4 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Penebangan Pohon Bandung

Pastikan Pelayanan Maksimal, Direksi Jasa Raharja Tinjau Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

4 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Vonis 2 Tahun 10 Bulan Digugat, Kuasa Hukum Panji Pasa Pratama Ajukan Memori Banding: Dakwaan Kabur, Perkara Dinilai Ranah Perdata

3 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Panji Pasa Pratama
Trending di NEWS