Wildan Faturrahman Desak Disdik Tanggung Jawab atas Dugaan Pemalsuan Data Domisili di SMPN 12 Kota Bekasi       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 8 Jul 2025 12:17 WIB ·

Wildan Faturrahman Desak Disdik Tanggung Jawab atas Dugaan Pemalsuan Data Domisili di SMPN 12 Kota Bekasi


SPMB SMPN 12 Kota Bekasi. (Dok: Istimewa) Perbesar

SPMB SMPN 12 Kota Bekasi. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Dugaan pemalsuan data jalur domisili dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 di SMPN 12 Kota Bekasi semakin menjadi sorotan. Sejumlah orang tua murid melaporkan bahwa anak mereka yang tinggal sangat dekat dengan sekolah justru tersingkir oleh peserta lain yang diduga menggunakan data domisili palsu.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Faturrahman, S.Kep., menyayangkan terjadinya dugaan kecurangan dalam proses seleksi yang seharusnya menjunjung asas keadilan.

BACA JUGA:  Disperkimtan Kabupaten Bekasi Bangun 78 SPALD-S di Desa Ragemanunggal Setu

“Dinas Pendidikan harus bertanggung jawab dan segera mengakomodir siswa-siswi yang tersingkir akibat dugaan pemalsuan data ini,” tegas Wildan saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon.

Wildan juga mendesak agar Pemerintah Kota Bekasi segera turun tangan menangani masalah tersebut.

“Pemerintah daerah, khususnya Wali Kota, harus memfasilitasi penyelesaian masalah ini. Jangan sampai ada anak Kota Bekasi yang tidak bersekolah hanya karena kesalahan sistem,” tambahnya.

BACA JUGA:  Usai Viral, Sunhaji Penjual Es Teh Magelang Maafkan Gus Miftah

Sebelumnya, awak media telah mencoba menghubungi beberapa pejabat di Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk meminta konfirmasi terkait dugaan pemalsuan data. Namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi yang diberikan.

Saat kemarin (7/07) mendatangi langsung kantor Dinas Pendidikan, awak media diinformasikan bahwa para pejabat terkait tengah mengikuti rapat di luar kantor.

BACA JUGA:  Miris, Kemaluan Bocah 8 Tahun Terpotong Saat Sunatan Massal di Sumsel

Kasus ini menyoroti potensi penyalahgunaan sistem zonasi yang seharusnya memberi keadilan bagi siswa dengan jarak tempat tinggal terdekat dari sekolah.

Alih-alih menjadi solusi, sistem tersebut justru dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi.

Masyarakat berharap Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, segera turun ke lapangan untuk melihat langsung permasalahan dan memberikan solusi konkret bagi siswa yang dirugikan.

 

(Red/IM/Sky)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Prabowo Perkuat Kesejahteraan Guru, Tunjangan Naik dan Beasiswa Diperluas

12 Juni 2026 - 14:13 WIB

Kesejahteraan Guru

Bapenda Kabupaten Bekasi Optimalkan Pajak Daerah, Kejar Target Rp3,8 Triliun

11 Juni 2026 - 15:18 WIB

Pajak Daerah

Ruislag Aset Desa Mekarwangi Tuntas, Aset Terjaga dan Fasilitas Meningkat

11 Juni 2026 - 14:43 WIB

Ruislag Aset Desa Mekarwangi

Ojol Dorong Pembentukan Asosiasi Nasional, Perkuat Kolaborasi dengan Polri

11 Juni 2026 - 11:26 WIB

Komunitas Ojol

Pengawasan Pajak Air Tanah Diperkuat untuk Dongkrak PAD Kabupaten Bekasi

11 Juni 2026 - 09:04 WIB

Pajak Air Tanah

Operasi Patuh 2026 Ditunda, Korlantas Fokus Evaluasi

9 Juni 2026 - 09:08 WIB

Operasi Patuh 2026
Trending di NEWS