Wildan Faturrahman Desak Disdik Tanggung Jawab atas Dugaan Pemalsuan Data Domisili di SMPN 12 Kota Bekasi       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 8 Jul 2025 12:17 WIB ·

Wildan Faturrahman Desak Disdik Tanggung Jawab atas Dugaan Pemalsuan Data Domisili di SMPN 12 Kota Bekasi


					SPMB SMPN 12 Kota Bekasi. (Dok: Istimewa) Perbesar

SPMB SMPN 12 Kota Bekasi. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Dugaan pemalsuan data jalur domisili dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 di SMPN 12 Kota Bekasi semakin menjadi sorotan. Sejumlah orang tua murid melaporkan bahwa anak mereka yang tinggal sangat dekat dengan sekolah justru tersingkir oleh peserta lain yang diduga menggunakan data domisili palsu.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Faturrahman, S.Kep., menyayangkan terjadinya dugaan kecurangan dalam proses seleksi yang seharusnya menjunjung asas keadilan.

BACA JUGA:  Di Malam Puncak HUT RI ke-80, Polsek Cikarang Barat Tekankan Pesan Kamtibmas

“Dinas Pendidikan harus bertanggung jawab dan segera mengakomodir siswa-siswi yang tersingkir akibat dugaan pemalsuan data ini,” tegas Wildan saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon.

Wildan juga mendesak agar Pemerintah Kota Bekasi segera turun tangan menangani masalah tersebut.

“Pemerintah daerah, khususnya Wali Kota, harus memfasilitasi penyelesaian masalah ini. Jangan sampai ada anak Kota Bekasi yang tidak bersekolah hanya karena kesalahan sistem,” tambahnya.

BACA JUGA:  Kunjungan Kenegaraan, Presiden Prabowo Disambut Hangat di Istana Planalto, Brasilia

Sebelumnya, awak media telah mencoba menghubungi beberapa pejabat di Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk meminta konfirmasi terkait dugaan pemalsuan data. Namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi yang diberikan.

Saat kemarin (7/07) mendatangi langsung kantor Dinas Pendidikan, awak media diinformasikan bahwa para pejabat terkait tengah mengikuti rapat di luar kantor.

BACA JUGA:  Hadapi Tantangan Ekonomi 2027, Jasa Raharja Perkuat Strategi Keberlanjutan Bisnis melalui Economic Insights

Kasus ini menyoroti potensi penyalahgunaan sistem zonasi yang seharusnya memberi keadilan bagi siswa dengan jarak tempat tinggal terdekat dari sekolah.

Alih-alih menjadi solusi, sistem tersebut justru dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi.

Masyarakat berharap Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, segera turun ke lapangan untuk melihat langsung permasalahan dan memberikan solusi konkret bagi siswa yang dirugikan.

 

(Red/IM/Sky)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Drainase Bermasalah, Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Desak Pemkab Benahi Jalan KH Fudholi

6 November 2026 - 00:07 WIB

Saeful Islam

Polisi Bongkar Lapak Sabu di Tanah Abang, 18 Orang Diciduk

5 November 2026 - 11:06 WIB

Lapak Sabu Tanah Abang

Resmi Dilantik Jadi Kades Tamanrahayu Masa Bhakti 2026–2034, Emin Suryana Gelar Tasyakuran 7 Tumpeng

4 November 2026 - 21:51 WIB

Kades Tamanrahayu

Ketua BPD Lubangbuaya Ucapkan Selamat atas Pelantikan Kades Maulana Yusup Periode 2026-2034

4 November 2026 - 21:45 WIB

Ketua BPD Lubangbuaya

Kurang dari 24 Jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Truk Molen di Bekasi   

3 November 2026 - 18:14 WIB

Pastikan Pelayanan Optimal, Direksi Jasa Raharja Jenguk Korban Kecelakaan Truk Molen di RS Juwita Bekasi 

2 November 2026 - 16:03 WIB

Trending di NEWS