Kapan Hari Raya Idul Adha 2024? Ini Penjelasan Pakar Falak Kemenag       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 8 Jun 2024 23:29 WIB ·

Kapan Hari Raya Idul Adha 2024? Ini Penjelasan Pakar Falak Kemenag


Penentuan Awal Dzulhijah 1445 H / 2024 M dan Hari Raya Idul Adha 2024. (Dok: Istimewa) Perbesar

Penentuan Awal Dzulhijah 1445 H / 2024 M dan Hari Raya Idul Adha 2024. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Kementerian Agama menyelenggarakan Seminar Sidang Isbat untuk penetapan Awal Zulhijah 1445 H / 2024 M dan Hari Raya Idul Adha 2024.

Rangkaian seminar ini dimulai dengan pemaparan posisi hilal oleh Pakar Falak Kementerian Agama, Cecep Nurwendaya.

Cecep menjelaskan bahwa tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia pada Kamis, 6 Juni 2024, pukul 19.37 WIB, berada di ketinggian 7,26 derajat hingga 10,68 derajat, dengan sudut elongasi antara 11,58 derajat hingga 13,24 derajat.

BACA JUGA:  Jasa Raharja Gandeng Organda, Dorong Integrasi Data dan Keselamatan Transportasi Nasional

“Hal ini sudah jauh melebihi kriteria visibilitas hilal yang ditetapkan oleh MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yaitu tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi geosentrik minimal 6,4 derajat,” jelas Cecep pada Jumat (7/6/2024).

Dengan kondisi ini, Cecep menyatakan bahwa secara perkiraan astronomis, awal bulan Zulhijjah 1445 H jatuh pada hari Sabtu, 8 Juni 2024. Sementara itu, hari raya Idul Adha diperkirakan jatuh pada 17 Juni 2024.

BACA JUGA:  Operasi Ketupat 2026 Dimulai 13 Maret, Sinergi Nasional Diperkuat

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, menyatakan bahwa sidang isbat berfungsi sebagai forum bagi para ulama dan organisasi keagamaan untuk bermusyawarah.

Sidang isbat juga bertujuan untuk meminimalisir dampak negatif akibat perbedaan metode dan standar penetapan awal bulan yang dianut oleh berbagai organisasi masyarakat.

“Pemerintah berperan sebagai fasilitator dalam proses sidang isbat ini untuk memenuhi kebutuhan umat Islam, menjaga persatuan, serta mewujudkan toleransi dan saling menghormati perbedaan,” tutur Dirjen.

BACA JUGA:  Kades Tamansari Setu Interuksikan Jajarannya Untuk Rutin Giat Patroli Malam

Hadir dalam seminar tersebut, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Abdullah Jaidi, perwakilan lajnah falakiyah ormas Islam, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Planetarium Jakarta.

 

Editor: Uje
Sumber: Kemenag RI

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Forum Kota Pusaka 2027

25 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Forum Kota Pusaka Indonesia 2027

OT Peduli Bergerak, Bantuan Gempa NTT Disalurkan

25 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Advokat Kantor Hukum Madjid & Partners Siap Mengawal & Mendukung untuk Kemenangan Mahmud Al-Hushori sebagai Kepala Desa Setia Darma 2026-2034

24 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Kepala Desa Setia Darma

Polsek Setu Gelar OKJ di Perbatasan Setu–Cimuning, Amankan 1 Motor Bodong

23 Agustus 2026 - 12:57 WIB

OKJ Polsek Setu

PN Cikarang Tegas, Nyumarno Cs Tetap Ditahan

20 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kg Sisik Trenggiling

20 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Penyelundupan Sisik Trenggiling
Trending di NEWS