Menu

Mode Gelap
Hindari Makanan dan Minuman Ini Saat Berkendara Jarak Jauh Perbedaan Wartawan dan Reporter Bentrok Brimob dengan TNI AL di Sorong, Kapolda Papua Barat Imbau Agar Tak Terprovokasi Korlantas Tambah Safety Car Hingga Perketat Pembatas Jalan di Jalur Contraflow Arus Balik Lebaran 2024 Penerapan WFH Maksimal 50 Persen Bagi ASN pada 16-17 April, Begini Aturannya

NEWS · 4 Mar 2024 00:46 WIB ·

Waduh! Perum Grand Tamansari Residence 1 Kirim Tim, Minta Stop Pemberitaan Dugaan Penyerobotan Tanah Pengairan


Pertemuan Awak Media dengan Pihak Pengembang Perum Grand Tamansari Residence 1 di Rest Area Tamansari. (Dok: Istimewa) Perbesar

Pertemuan Awak Media dengan Pihak Pengembang Perum Grand Tamansari Residence 1 di Rest Area Tamansari. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Bertempat di Rest Area Tamansari, perwakilan pengembang Perum Grand Tamansari Residence melakukan pertemuan dengan awak media pada Minggu (3/3/2024) sore.

Hal ini berkaitan dengan pemberitaan yang sudah beredar soal adanya dugaan penyerobotan tanah pengairan oleh pihak pengembang Perum Grand Tamansari Residence 1.

Adapun tanah pengairan yang dimaksud berada di Desa Tamansari dan Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Dalam pertemuan, pihak media yang diwakili oleh Gibran wartawan dari konteksberita.com mengkonfirmasi langsung kepada pihak pengembang mempertanyakan soal dugaan penyerobotan tanah pengairan yang dilakukan oleh pengembang.

BACA JUGA: Diduga Perumahan Grand Tamansari Residence 1 Serobot Tanah Pengairan

Hal itu dilakukan guna mendapatkan jawaban atau tanggapan atas verifikasi pada berita yang sama untuk memenuhi prinsip akurasi dan keberimbangan dari pihak pengembang.

Namun, dari pihak Perum Grand Tamansari Residence yang diwakili, Gompal, mengatakan kedatangannya bersama komandannya ditugaskan untuk memediasi terkait pemberitaan.

Gompal meminta kepada pihak media agar menutup pemberitaan dan tidak diteruskan.

“Sudah ditutup saja pemberitaannya, abang maunya seperti apa,” ucap Gompal yang didampingi dua orang mengaku sebagai koordinator keamanan 1 Perum Grand Tamansari Residence.

BACA JUGA: Dugaan Penyerobotan Lahan Pengairan, Camat Setu Akan Panggil Pihak Perumahan Grand Tamansari Residence 1

Hal ini sontak membuat Gibran yang bertindak mewakili pihak media kaget dengan pernyataan dari perwakilan pengembang tersebut.

Karena hal itu diluar daripada koridor kewartawanan yang menjunjung tinggi Kode Etik dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya.

Dari pernyataan Gompal tersebut, terindikasi merendahkan profesi wartawan sebagai salah satu fungsi kontrol atau pengawasan.

“Kami merasa kemerdekaan kebebasan pers dirampas, karena beberapa kali saudara Gompal mengatakan sudah tutup saja pemberitaan dan maunya seperti apa,” jelas Gibran usai pertemuan.

Mengacu kepada Undang-Undang Pers no. 40 Tahun 1999:

“Bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketententuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak 500.000.000.00”.

 

Penulis: Uje

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 190 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bentrok Brimob dengan TNI AL di Sorong, Kapolda Papua Barat Imbau Agar Tak Terprovokasi

15 April 2024 - 10:29 WIB

Bentrok Brimob dengan TNI

Korlantas Tambah Safety Car Hingga Perketat Pembatas Jalan di Jalur Contraflow Arus Balik Lebaran 2024

14 April 2024 - 13:18 WIB

Contraflow Arus Balik Lebaran

Penerapan WFH Maksimal 50 Persen Bagi ASN pada 16-17 April, Begini Aturannya

14 April 2024 - 10:54 WIB

WFH

Puncak Arus Balik Lebaran 2024 Diprediksi Pada Minggu dan Senin

13 April 2024 - 23:23 WIB

Arus Balik Lebaran

Libur Lebaran, Go Wet Waterpark Grand Wisata dan Theatre Keong Emas TMII Ramai Pengunjung

13 April 2024 - 16:31 WIB

Go Wet Waterpark Grand Wisata

Puspom TNI Identifikasi Mobil Fortuner Pelat TNI yang Tabrak Mobil Wartawan

13 April 2024 - 11:28 WIB

Fortuner Pelat TNI
Trending di NEWS