Dugaan Penyerobotan Lahan Pengairan, Camat Setu Akan Panggil Pihak Perumahan Grand Tamansari Residence 1       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 29 Feb 2024 17:17 WIB ·

Dugaan Penyerobotan Lahan Pengairan, Camat Setu Akan Panggil Pihak Perumahan Grand Tamansari Residence 1


					Gerbang Masuk Perumahan Grand Tamansari Residence 1. (Dok: Istimewa) Perbesar

Gerbang Masuk Perumahan Grand Tamansari Residence 1. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Berkaitan dengan dugaan penyerobotan lahan pengairan oleh pihak Perumahan Grand Tamansari Residence 1, Camat Setu, Joko Dwijatmoko akan melakukan pemanggilan terhadap pihak pengembang.

Hal ini sebagai respons atas keluhan dari warga Burangkeng RT 001 RW 006 Desa Ciledug yang merasa terisolir.

Juga adanya dugaan hilangnya irigasi pengairan antara Desa Tamansari dan Desa Ciledug yang turut menjadi perhatian.

Camat Setu, Joko Dwijatmoko, menyatakan akan melakukan inspeksi mendadak di lapangan.

Apabila keluhan tersebut terbukti, pihaknya akan mengirim surat kepada pengembang Perumahan Grand Taman Sari untuk mencari solusi bersama.

BACA JUGA:  Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Seorang Notaris, Ternyata Ini Motifnya

“Kita duduk bareng mencari solusi nya,” Kata Camat di ruang rapat pleno PPK Setu, Kamis (29/2/2024).

BACA JUGA: Diduga Perum Grand Tamansari Residence 1 Bekasi Serobot Lahan Pengairan

Hilangnya Saluran Irigasi

Salah seorang warga, Acep Sumardi, menyampaikan bahwa lahan saluran irigasi tersebut sebelumnya terdaftar atas dua sertifikat keluarganya.

Grand Tamansari Residence 1

Pembangunan Perumahan Grand Tamansari Residence yang Memutus Jalan Akses Alternatif Masyarakat. (Dok: Istimewa)

Selain kehilangan saluran irigasi, warga juga kecewa dengan rencana penutupan akses jalan dengan tembok beton yang merupakan akses jalan alternatif terdekat ke jalan utama.

BACA JUGA:  Dugaan Penyerobotan Tanah, Kuasa Hukum H. Musahwi Gugat PT Karya Bahana Unigam ke PN Cikarang

“Selain hilangnya saluran irigasi pengairan, kami juga merasa kecewa kepada pihak pengembang perumahan Grand Tamansari 1, pasalnya akses jalan dahulu ada sekarang akan ditutup tembok beton, padahal ini akses jalan alternatif terdekat menuju jalan utama,” ujar Acep kepada Konteksberita.com.

Sementara itu, Kepala Desa Tamansari, Jahi Hidayat, menjelaskan bahwa pemerintah desa dan BPD sudah beberapa kali memanggil pengembang Perumahan Grand Taman Sari Residence 1 terkait penggunaan lahan pengairan, namun tidak pernah mendapat tanggapan.

BACA JUGA:  Gelar Program Pangan Murah, Polsek dan Muspika Setu Pastikan Kegiatan Berjalan Kondusif

Berdasarkan peta desa, terbukti bahwa lahan pengairan tersebut terletak di wilayah Tamansari dan Ciledug.

Jahi menegaskan bahwa pihak desa telah mencatat bahwa lahan irigasi tersebut membentang dari Desa Tamansari sampai Desa Ciledug.

“Kami juga ada data diarsip Desa bahwa tanah irigasi tersebut membentang dari Desa Taman Sari sampai Desa Ciledug, dan sudah beberapa kali kami panggil pihak Perumahan namun tidak pernah ada tanggapan,” jelas Jahi di tempat kediamannya, Selasa (27/2/2024).

 

Penulis: Gibran
Editor: Uje

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Drainase Bermasalah, Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Desak Pemkab Benahi Jalan KH Fudholi

6 November 2026 - 00:07 WIB

Saeful Islam

Polisi Bongkar Lapak Sabu di Tanah Abang, 18 Orang Diciduk

5 November 2026 - 11:06 WIB

Lapak Sabu Tanah Abang

Resmi Dilantik Jadi Kades Tamanrahayu Masa Bhakti 2026–2034, Emin Suryana Gelar Tasyakuran 7 Tumpeng

4 November 2026 - 21:51 WIB

Kades Tamanrahayu

Ketua BPD Lubangbuaya Ucapkan Selamat atas Pelantikan Kades Maulana Yusup Periode 2026-2034

4 November 2026 - 21:45 WIB

Ketua BPD Lubangbuaya

Kurang dari 24 Jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Truk Molen di Bekasi   

3 November 2026 - 18:14 WIB

Pastikan Pelayanan Optimal, Direksi Jasa Raharja Jenguk Korban Kecelakaan Truk Molen di RS Juwita Bekasi 

2 November 2026 - 16:03 WIB

Trending di NEWS