Pria di NTT yang Dipaksa 3 Oknum TNI AL Oles Balsem ke Kemaluan Ditetapkan Tersangka       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 25 Agu 2023 13:20 WIB ·

Pria di NTT yang Dipaksa 3 Oknum TNI AL Oles Balsem ke Kemaluan Ditetapkan Tersangka


					Ilustrasi Penangkapan. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi Penangkapan. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Seorang pria bernama Andreas Wiliam Sanda (21) telah dijadikan tersangka dalam kasus dugaan persetubuhan terhadap seorang perempuan berinisial MAJ di Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebelumnya, Andreas Wiliam menjadi perhatian publik karena mengalami penganiayaan oleh tiga oknum anggota TNI Angkatan Laut yang berdinas di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Maumere.

Dilansir detikBali, dalam insiden tersebut, ketiga anggota TNI tersebut diduga memaksa Andreas untuk mengoleskan balsem ke bagian kemaluannya.

Kejadian penganiayaan ini dipicu oleh masalah asmara antara Andreas dan MAJ. Saat ini, Andreas telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

BACA JUGA:  Garda Pasundan DPC Cikarang Barat Sambut Ramadan 1446 H dengan Penuh Sukacita: Marhaban Ya Ramadan

“Penetapan status tersangka dilakukan pada hari Sabtu (19 Agustus),” demikian diungkapkan oleh Victor Nekur, pengacara dari Andreas, seperti dilansir oleh detikBali pada Kamis (24/8/2023).

Andreas dijerat sebagai tersangka dalam kasus persetubuhan terhadap seorang anak oleh Polres Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pemuda yang berasal dari Dusun Waturia, Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka ini diduga melakukan hubungan seksual dengan mantan kekasihnya, yang berinisial MAJ dan berusia 17 tahun.

BACA JUGA:  Polsek Setu Gencarkan Polisi Pendamping Pelajar di Yayasan Mutiara Jaya Cijengkol

Orang tua MAJ melaporkan kasus dugaan persetubuhan tersebut kepada pihak berwenang pada 29 Mei 2023, hanya dua hari setelah MAJ mengalami penganiayaan oleh tiga anggota TNI AL.

Victor menjelaskan bahwa Andreas langsung ditahan di Mapolres Sikka setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Sikka, Nyoman Gede Arya Triadi Putra, mengonfirmasi bahwa saat ini Andreas telah ditetapkan sebagai tersangka.

Victor menyatakan bahwa kliennya siap menjalani proses hukum setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Di samping itu, Victor juga menantikan hasil dari gelar perkara yang akan dilakukan oleh Polres Sikka terhadap ayah MAJ yang memiliki inisial PD (47), yang juga dilaporkan oleh kliennya.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Didampingi Menhan Prabowo Tinjau Pembangunan IKN

PD dilaporkan telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap Andreas sebelum penganiayaan tersebut dilakukan oleh tiga anggota Lanal Maumere.

“Menurut Polres, setelah tanggal 20 Agustus, akan dilakukan gelar perkara terhadap ayah perempuan yang dilaporkan melakukan penganiayaan oleh klien saya. Kami akan menantikan hasilnya pada minggu depan,” ungkap Victor.

 

Editor: Uje
Sumber: DetikCom

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polisi Ungkap Produksi Oli MARS Ilegal di Mojokerto, FR Diamankan

7 November 2026 - 12:27 WIB

Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan IDTI Awards 2026 atas Transformasi Digital Berorientasi Masyarakat   

6 November 2026 - 11:42 WIB

Pastikan Kesiapan Pelayanan Nataru, Jasa Raharja, Polri dan Kemenhub Gelar Survei Jalur Bakauheni-Merak 

6 November 2026 - 11:37 WIB

Drainase Bermasalah, Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Desak Pemkab Benahi Jalan KH Fudholi

6 November 2026 - 00:07 WIB

Saeful Islam

Polisi Bongkar Lapak Sabu di Tanah Abang, 18 Orang Diciduk

5 November 2026 - 11:06 WIB

Lapak Sabu Tanah Abang

Resmi Dilantik Jadi Kades Tamanrahayu Masa Bhakti 2026–2034, Emin Suryana Gelar Tasyakuran 7 Tumpeng

4 November 2026 - 21:51 WIB

Kades Tamanrahayu
Trending di NEWS