Menu

Mode Gelap
Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya, TACB Kabupaten Bekasi Tengah Fokus Pada Objek Bentuk Bangunan Polres Metro Bekasi Bakal Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Langsung Judi Online dan Pinjol Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Polsek Setu Giat Bakti Sosial Waduh! Daftar Sekolah di SMPN 5 Cikarang Barat Wajib Beli Map Seharga Rp25ribu Membuka Portal Sejarah Silsilah Mbah Raden Marfu di Makam Mede Mekarwangi

NEWS · 5 Feb 2024 11:24 WIB ·

Berdalih Sering Rewel, Ayah Tega Aniaya Anak Kandung di Bogor


Ilustrasi Penganiayaan Anak. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi Penganiayaan Anak. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Polisi telah menangkap ayah kandung yang menjadi viral karena melakukan penganiayaan terhadap anak perempuannya di Parung, Bogor, Jawa Barat. Pelaku mengaku bertindak karena emosi akibat anaknya sering rewel.

“Pengakuan sementara dari korban bahwa dia dianiaya karena sering rewel. Itulah alasan yang disampaikan oleh pelaku, bahwa karena sering rewel maka dilakukan penganiayaan,” kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara, pada Minggu (4/2/2024).

Teguh menyatakan bahwa pelaku telah ditahan di Polres Bogor pada Sabtu (3/2). Saat ini, penyidik masih mendalami keterangan pelaku terkait perbuatannya.

“Pada sekitar pukul 21.00 WIB kemarin, pelaku telah diserahkan ke Polres Bogor. Sampai sekarang, pelaku masih diamankan di Polres Bogor, dan masih dalam proses pendalaman terkait keterangan para saksi untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan ayah kandung ini dalam penganiayaan yang diduga dilakukannya,” kata Teguh.

Sebelumnya, beredar luas di media sosial sebuah video yang menunjukkan seorang anak perempuan yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tuanya di Bogor, Jawa Barat. Polisi segera mengambil tindakan dan menangkap pelaku.

“Mengenai penganiayaan tersebut, memang benar bahwa korban mengalami beberapa luka lebam akibat pukulan, baik itu pukulan dari benda tumpul,” ujar Teguh.

Dalam video yang menjadi viral tersebut, terlihat anak perempuan tersebut menceritakan bahwa dia menjadi korban penganiayaan oleh orang tuanya. Terlihat banyak luka memar di bagian punggung dan pundaknya.

Bekas-bekas luka tersebut terlihat berbentuk garis memanjang di beberapa titik. Sedangkan di pundaknya, terlihat bekas luka berwarna merah.

 

Editor: Uje

*Update Berita Terbaru di Google News.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya, TACB Kabupaten Bekasi Tengah Fokus Pada Objek Bentuk Bangunan

20 Juni 2024 - 07:55 WIB

Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya

Polres Metro Bekasi Bakal Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Langsung Judi Online dan Pinjol

19 Juni 2024 - 20:26 WIB

Polres Metro Bekasi

Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Polsek Setu Giat Bakti Sosial

19 Juni 2024 - 20:08 WIB

Polsek Setu

Waduh! Daftar Sekolah di SMPN 5 Cikarang Barat Wajib Beli Map Seharga Rp25ribu

19 Juni 2024 - 18:52 WIB

SMP Negeri 5 Cikarang Barat

Membuka Portal Sejarah Silsilah Mbah Raden Marfu di Makam Mede Mekarwangi

19 Juni 2024 - 10:20 WIB

Sejarah Silsilah Mbah Raden Marfu

Pengajuan Objek Sebagai Cagar Budaya Berdasarkan UU No. 11 Tahun 2010

19 Juni 2024 - 00:44 WIB

Pengajuan Objek Sebagai Cagar Budaya
Trending di NEWS