konteksberita.com | Kota Bekasi – Jasa Raharja Cabang Bekasi memastikan seluruh korban kecelakaan truk kontainer yang terjadi di wilayah Bekasi mendapatkan jaminan sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.
Kepala Cabang Jasa Raharja Bekasi, Eko Prasetyo, mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan korban dan segera memproses santunan bagi korban meninggal dunia maupun korban luka-luka.
“Dari data yang ada, seperti yang disampaikan Pak Wakil Wali Kota, terdapat satu korban meninggal dunia dan enam korban mengalami luka-luka,” ujar Eko. Saat di RSUD dr Chasbullah Kota Bekasi, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, ahli waris korban meninggal dunia akan menerima santunan sebesar Rp50 juta. Sementara itu, korban luka-luka akan mendapatkan jaminan biaya perawatan rumah sakit dengan nilai maksimal Rp20 juta per korban.
“Untuk santunan meninggal dunia akan kami serahkan kepada ahli waris sebesar Rp50 juta. Sedangkan korban luka-luka mendapatkan jaminan atau penggantian biaya perawatan di rumah sakit maksimal Rp20 juta,” jelasnya.
Eko menambahkan, Jasa Raharja saat ini tengah berkoordinasi dengan rumah sakit yang menangani para korban guna memastikan proses penjaminan biaya pengobatan berjalan cepat dan tepat sasaran.
Selain itu, petugas Jasa Raharja juga akan mendatangi keluarga korban meninggal dunia untuk mempercepat proses administrasi santunan.
“Nanti kami akan berkoordinasi dengan rumah sakit dan mendatangi keluarga korban meninggal dunia agar santunan dapat segera kami selesaikan,” katanya.
Terkait identitas korban, Eko menyebutkan masih dilakukan pendataan lebih lanjut. Dari enam korban luka-luka, sebagian diketahui merupakan warga Bekasi.
“Saat ini masih dalam pendataan. Dari enam korban luka-luka, ada sekitar tiga orang yang teridentifikasi sebagai warga Bekasi,” ungkapnya.
Hingga kini, sejumlah korban masih menjalani perawatan medis. Sebagian dirawat di rumah sakit pemerintah, sementara satu korban masih dalam proses penanganan lanjutan.
Pihak berwenang masih terus melakukan pendalaman terkait penyebab kecelakaan truk kontainer tersebut.
Imron R









