Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Sumatra-Bekasi-Bali, Sita 2 Kilogram Sabu dan Tangkap 5 Pengedar       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 24 Jun 2026 22:19 WIB ·

Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Sumatra-Bekasi-Bali, Sita 2 Kilogram Sabu dan Tangkap 5 Pengedar


Photo: Kepolisian Resort Metropolitan Bekasi Kota saat gelar konferensi pers kasus peredaran jaringan narkoba lintas daerah (Doc.cam) Perbesar

Photo: Kepolisian Resort Metropolitan Bekasi Kota saat gelar konferensi pers kasus peredaran jaringan narkoba lintas daerah (Doc.cam)

konteksberita.com | Kota Bekasi – Polres Metro Bekasi Kota berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika lintas provinsi yang beroperasi dari Sumatra hingga Bekasi dan Bali. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menangkap lima tersangka pengedar dan menyita barang bukti sabu dengan total berat lebih dari dua kilogram.

 

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, menjelaskan pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan awal seorang tersangka berinisial IR di sebuah apartemen di kawasan Pekayon Jaya, Kota Bekasi.

 

Dari tangan IR, petugas menemukan barang bukti sabu seberat 5,25 gram. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengembangan, polisi kemudian mengidentifikasi serta menangkap tersangka lain berinisial VSD di wilayah Bogor Selatan.

 

“Dari tersangka VSD, kami berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat sekitar 2.055 gram atau lebih dari dua kilogram,” ujar Kusumo dalam keterangannya.

Pengembangan kasus terus dilakukan hingga petugas kembali menangkap tiga tersangka lainnya, yakni MA, ASA, dan NJP di wilayah Denpasar Timur, Bali. Dari ketiga tersangka tersebut, polisi menyita barang bukti sabu seberat sekitar 101 gram.

Sabu Diduga Akan Diedarkan ke Bali

Menurut Kusumo, sabu seberat lebih dari dua kilogram yang ditemukan dari tersangka VSD diduga akan dikirim dan diedarkan ke wilayah Bali. Sementara jaringan yang melibatkan MA, ASA, dan NJP diketahui telah beroperasi sebagai pengedar di Pulau Dewata.

Adapun tersangka IR berperan sebagai pengedar di wilayah Bekasi. Namun, berdasarkan hasil penyelidikan, IR juga melayani pesanan dari daerah lain apabila terdapat permintaan dalam jumlah besar.

“Ini merupakan jaringan yang terhubung dari Sumatra, kemudian diedarkan di Bekasi, dan sebagian dikirim ke Bali. Jadi dapat dikatakan ini jaringan peredaran narkotika lintas daerah yang cukup luas,” jelasnya.

Modus Gunakan Transportasi Umum dan Media Sosial

Dalam menjalankan aksinya, para tersangka diduga memanfaatkan transportasi umum untuk proses pengiriman barang haram tersebut. Sementara komunikasi dan transaksi dilakukan melalui media sosial serta platform digital.

Polisi masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap pemasok utama yang diduga berada di wilayah Sumatra serta kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.

Terancam Hukuman Minimal 12 Tahun Penjara

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Polisi menegaskan seluruh tersangka berperan sebagai pengedar, bukan pengguna narkotika. Mereka terancam hukuman pidana penjara paling singkat 12 tahun dan sanksi berat lainnya sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Pengungkapan kasus ini sekaligus menjadi upaya aparat kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkotika yang menyasar wilayah Bekasi dan Bali melalui jaringan lintas provinsi.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Tegaskan Komitmen Indonesia Bersinar Lewat Sosialisasi Anti Narkoba

24 Juni 2026 - 21:00 WIB

Buronan Kasus Penyekapan Kekasih di Bandung Raya Berhasil Ditangkap

24 Juni 2026 - 10:18 WIB

Taufik Hidayat

Polisi Amankan Dua Terduga Pengedar Uang Palsu di Lombok Timur

23 Juni 2026 - 11:23 WIB

Pengedar Uang Palsu Lombok Timur

Wali Kota Bekasi Benahi Jalan Juanda, Trotoar dan Area PKL Ditata Ulang

22 Juni 2026 - 21:18 WIB

Sidang Dugaan Suap Ijon Proyek Pemkab Bekasi, Kuasa Hukum Sebut Uang Pinjaman

22 Juni 2026 - 19:06 WIB

Sidang Tipikor

Sidang Perdata Klaim Asuransi di PN Tangerang Hadirkan Dua Saksi Fakta dari Pihak Ahli Waris

22 Juni 2026 - 18:04 WIB

PT BFI Finance
Trending di NEWS