Jasa Raharja Tegaskan Komitmen Indonesia Bersinar Lewat Sosialisasi Anti Narkoba       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 24 Jun 2026 21:00 WIB ·

Jasa Raharja Tegaskan Komitmen Indonesia Bersinar Lewat Sosialisasi Anti Narkoba


Photo: Perkuat Kolaborasi PT Jasa Raharja bersama BNN Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) (Doc.Ist) Perbesar

Photo: Perkuat Kolaborasi PT Jasa Raharja bersama BNN Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) (Doc.Ist)

konteksberita.com | Jakarta – PT Jasa Raharja memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan bebas narkoba dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta untuk menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Senin (22/6/2026)

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan kesadaran pegawai terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus memperkuat budaya kerja yang berintegritas dan produktif.

Dalam sosialisasi itu, Ketua Tim Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi DKI Jakarta, Reinhardt Manalu, hadir sebagai narasumber. Ia memaparkan berbagai kebijakan pemerintah terkait pencegahan dan pemberantasan narkoba yang masuk dalam program prioritas nasional periode 2024–2029.

Reinhardt menjelaskan, tren penyalahgunaan narkoba di Indonesia masih menunjukkan peningkatan berdasarkan data prevalensi tahun 2025. Karena itu, seluruh elemen masyarakat, termasuk lingkungan kerja, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika yang terus berkembang.

Selain memberikan gambaran mengenai kondisi penyalahgunaan narkoba di Indonesia, BNN juga mengedukasi peserta tentang berbagai jenis narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya beserta dampak buruk yang ditimbulkan, baik terhadap kesehatan, kehidupan sosial, maupun konsekuensi hukum yang mengikutinya.

Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai modus-modus baru penyalahgunaan narkoba, termasuk penggunaan vape yang mengandung zat berbahaya serta kemunculan New Psychoactive Substances (NPS) atau narkotika jenis baru yang semakin sulit dikenali.

“Perkembangan modus tersebut perlu diantisipasi melalui peningkatan pengetahuan dan kewaspadaan seluruh elemen masyarakat, termasuk di lingkungan kerja,” ujar Reinhardt.

BNN juga memberikan materi mengenai ciri-ciri penyalahguna narkoba dari aspek fisik, psikologis, hingga sosial sebagai bagian dari upaya deteksi dini di lingkungan kerja.

Menurut Reinhardt, penerapan program P4GN di lingkungan kerja harus dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi rutin, pelaksanaan tes urine berkala, serta pembentukan budaya organisasi yang sehat dan bebas dari narkoba.

“BNN menekankan pentingnya penerapan program P4GN di lingkungan kerja melalui edukasi berkelanjutan, pelaksanaan tes urine secara berkala, serta pembentukan budaya organisasi yang sehat dan bebas narkoba,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius yang dapat berdampak luas terhadap individu, keluarga, organisasi, hingga bangsa.

Menurutnya, seluruh insan Jasa Raharja memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan kerja yang aman dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika.

“Karena itu, seluruh insan Jasa Raharja memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” kata Awaluddin.

Ia menambahkan bahwa upaya pencegahan tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen perusahaan untuk membangun kesadaran kolektif dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh insan Jasa Raharja semakin memahami bahaya narkoba serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Awaluddin menilai edukasi dan deteksi dini merupakan langkah strategis dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan perusahaan. Karena itu, Jasa Raharja terus mendorong berbagai program preventif sebagai bagian dari pembangunan budaya perusahaan yang berintegritas dan berorientasi pada keselamatan.

Ia juga menegaskan dukungan penuh perusahaan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).

“Lingkungan kerja yang bebas narkoba merupakan fondasi penting bagi terciptanya organisasi yang profesional, produktif, dan berintegritas,” tegasnya.

Melalui kolaborasi dengan BNN Provinsi DKI Jakarta, PT Jasa Raharja berharap kesadaran pegawai terhadap bahaya narkoba semakin meningkat sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif, profesional, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Buronan Kasus Penyekapan Kekasih di Bandung Raya Berhasil Ditangkap

24 Juni 2026 - 10:18 WIB

Taufik Hidayat

Polisi Amankan Dua Terduga Pengedar Uang Palsu di Lombok Timur

23 Juni 2026 - 11:23 WIB

Pengedar Uang Palsu Lombok Timur

Wali Kota Bekasi Benahi Jalan Juanda, Trotoar dan Area PKL Ditata Ulang

22 Juni 2026 - 21:18 WIB

Sidang Dugaan Suap Ijon Proyek Pemkab Bekasi, Kuasa Hukum Sebut Uang Pinjaman

22 Juni 2026 - 19:06 WIB

Sidang Tipikor

Sidang Perdata Klaim Asuransi di PN Tangerang Hadirkan Dua Saksi Fakta dari Pihak Ahli Waris

22 Juni 2026 - 18:04 WIB

PT BFI Finance

Dedi Mulyadi Dorong Sekolah Swasta Tampung Siswa Kurang Mampu

22 Juni 2026 - 10:21 WIB

Sekolah Swasta
Trending di NEWS