Wali Kota Bekasi Benahi Jalan Juanda, Trotoar dan Area PKL Ditata Ulang       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 22 Jun 2026 21:18 WIB ·

Wali Kota Bekasi Benahi Jalan Juanda, Trotoar dan Area PKL Ditata Ulang


Photo: Walikota Bekasi Tri Adhianto saat dilokasi penertiban PKL Jalan Juanda pasar baru Bekasi (Doc.cam) Perbesar

Photo: Walikota Bekasi Tri Adhianto saat dilokasi penertiban PKL Jalan Juanda pasar baru Bekasi (Doc.cam)

konteksberita.com | Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi terus melanjutkan penataan kawasan Jalan Juanda melalui penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan relokasi pedagang ke area yang telah disiapkan di dalam pasar. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan ruang publik yang lebih tertata, nyaman, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meninjau langsung lokasi penertiban di Jalan Juanda yang merupakan salah satu kawasan strategis sekaligus jantung Kota Bekasi.

Menurut Tri, penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah yang sejalan dengan arahan nasional untuk mewujudkan kota yang lebih bersih, tertib, dan bermartabat.

“Jalan Juanda adalah jantung Kota Bekasi. Saya datang ke Bekasi 26 tahun lalu, kondisinya sudah seperti ini. Karena itu pemerintah secara bertahap ingin menyelesaikan persoalan yang sudah berlangsung cukup lama,” ujar Tri saat meninjau lokasi. Senin (22/6/2026).

Jalan Juanda Akan Ditata Secara Menyeluruh

Tri menjelaskan, penataan Jalan Juanda tidak hanya berfokus pada penertiban PKL, tetapi juga mencakup perbaikan infrastruktur secara komprehensif. Pemerintah telah melakukan pembenahan trotoar, penerangan jalan, saluran drainase, hingga area pedestrian agar lebih nyaman digunakan masyarakat.

Sejumlah fasilitas yang telah diperbaiki di antaranya pemasangan lampu penerangan sehingga kawasan menjadi lebih terang pada malam hari, perbaikan emplasemen, serta normalisasi saluran air yang sebelumnya mengalami penyumbatan.

“Kami ingin masyarakat yang datang ke kawasan pasar mendapatkan pelayanan yang baik dan ruang publik yang nyaman tanpa mengurangi hak para pedagang. Karena itu pedagang yang sebelumnya berada di luar sudah kami siapkan tempat di dalam,” katanya.

Pemkot Bekasi memastikan proses relokasi pedagang telah dilakukan secara terbuka melalui mekanisme pendaftaran. Pedagang yang bersedia direlokasi telah ditempatkan di lokasi yang tersedia di dalam pasar.

Meski demikian, Tri mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan yang akan terus dibenahi sambil mendengarkan masukan dari para pedagang.

“Yang paling penting adalah komunikasi yang baik antara pengelola dan pedagang. Pemerintah akan terus hadir untuk memastikan proses ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

Bangun Kesadaran Bersama

Menanggapi kemungkinan munculnya kembali pedagang yang berjualan di badan jalan setelah penertiban, Tri menegaskan pendekatan persuasif akan terus dilakukan.

Menurutnya, keberhasilan penataan kawasan tidak hanya bergantung pada penegakan aturan, tetapi juga kesadaran bersama untuk menjaga fasilitas publik yang telah dibangun menggunakan anggaran negara.

“Yang paling penting adalah membangun kesadaran. Penataan ini dilakukan untuk kepentingan yang lebih besar agar lebih banyak masyarakat dapat menikmati fasilitas yang sudah dibangun dari uang rakyat,” tegasnya.

Jalan Bersejarah Dan Ruang Publik Yang Lebih Nyaman

Tri juga menyoroti nilai historis Jalan Juanda yang merupakan bagian dari jalur nasional peninggalan masa kolonial yang membentang dari Banten hingga Surabaya.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan tersebut agar kembali memiliki nilai manfaat yang lebih besar bagi warga.

Selain penataan Jalan Juanda, Pemkot Bekasi juga akan melakukan revitalisasi Lapangan Margahayu dengan anggaran sekitar Rp5 miliar. Fasilitas olahraga dan ruang publik tersebut akan ditingkatkan kualitasnya agar dapat menampung lebih banyak aktivitas masyarakat.

“Semakin banyak aktivitas masyarakat, maka pergerakan ekonomi juga akan semakin tumbuh. UMKM hidup, pedagang hidup, dan masyarakat merasa nyaman saat datang ke kawasan ini,” katanya.

Pemkot Bekasi optimistis hasil penataan kawasan Jalan Juanda akan mulai terlihat dalam satu hingga dua bulan ke depan, seiring selesainya berbagai pekerjaan infrastruktur dan penyesuaian aktivitas perdagangan di lokasi tersebut.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polisi Sita 4 Kg Ganja di Palmerah, Seorang Pria Ditangkap

7 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Ditersnarkoba Polda Metro Jaya

Polda Malut Ungkap Jaringan Senpi Ilegal, Tiga Tersangka Diamankan

6 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Senpi Ilegal

Kapolda Sumsel Serahkan Penghargaan WBK, Dorong Pelayanan Publik yang Bersih dan Humanis

5 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Kapolda Sumsel

Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

5 Agustus 2026 - 10:39 WIB

LBH ICMI Orda Kabupaten Bekasi Terbentuk, Siap Berikan Pelayanan Hukum

4 Agustus 2026 - 18:56 WIB

LBH ICMI

Petahana Yosep Resmi Daftar Pilkades Lubangbuaya 2026, Target Tuntaskan Program Tertunda

4 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Trending di NEWS