konteksberita.com | Jakarta – Keselamatan pemudik menjadi prioritas utama menjelang Idulfitri 2026. Untuk itu, Jasa Raharja memperkuat kesiapan layanan melalui partisipasi dalam survei jalur mudik di wilayah Polda Jawa Barat, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho ini menjadi bagian dari persiapan Operasi Ketupat 2026. Survei melibatkan lintas kementerian dan BUMN untuk memastikan kesiapan infrastruktur, pengamanan, serta layanan pengguna jalan.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menegaskan, perusahaan menyiapkan 25 Pos Pelayanan Terpadu di jalur utama mudik. Pos tersebut akan memberikan layanan kesehatan ringan, informasi perjalanan, hingga edukasi keselamatan berkendara.
“Kami ingin memastikan pemudik merasa aman dan terlindungi. Kehadiran petugas di lapangan adalah wujud pelayanan prima Jasa Raharja,” ujarnya.
Selain mendukung pemeriksaan kesehatan pengemudi di check point, Jasa Raharja juga berfokus pada pencegahan kecelakaan melalui kampanye keselamatan dan respons cepat penanganan korban laka lantas.
Survei jalur sendiri mencakup Rest Area KM 81 Tol Cipali, Induk PJR Cipali KM 188, serta Pos Cileunyi melalui Tol Cisumdawu—titik vital yang diprediksi mengalami lonjakan volume kendaraan.








