konteksberita.com | Kota Bekasi– Pemerintah Kota Bekasi melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Nonon Sonthanie, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis dalam menyusun arah kebijakan pembangunan daerah dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Kepala Bapperida Kota Bekasi, Dr. Dicky Irawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Forum ini bertujuan menyelaraskan program prioritas pemerintah dengan aspirasi masyarakat.
“Melalui forum ini diharapkan terwujud perencanaan pembangunan yang partisipatif, terintegrasi, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat Kota Bekasi,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Bekasi,Tri Adhianto, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, sejumlah persoalan perkotaan seperti banjir tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata.
“Permasalahan seperti banjir membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya dalam menjaga dan menata lingkungan di bantaran sungai. Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah juga terus diperkuat dalam penanganannya,” kata Tri.
Ia juga menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, legislatif, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari pengelolaan lingkungan, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dalam kesempatan tersebut, Tri juga mendorong peran aktif perguruan tinggi untuk berkontribusi melalui inovasi dan riset yang aplikatif bagi pembangunan daerah.
“Kita harus mampu memfasilitasi dan memotivasi generasi muda agar memiliki keterampilan dan kesiapan kerja. Peluang kerja sama, termasuk dengan pihak luar negeri, harus dimanfaatkan secara optimal,” tambahnya.
Wali Kota juga menegaskan pentingnya perubahan pola kerja birokrasi agar lebih berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.
“Pembangunan harus direncanakan secara matang dan berorientasi pada outcome, bukan sekadar output,” tegasnya.
Musrenbang RKPD Kota Bekasi Tahun 2027 turut diisi dengan pemaparan materi, penyampaian aspirasi peserta, serta penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembangunan Kota Bekasi.














