Kawal Prabowo–Gibran hingga 2029, GMH Tegaskan Stabilitas Nasional Kunci Keberlanjutan Demokrasi       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 13 Des 2025 14:43 WIB ·

Kawal Prabowo–Gibran hingga 2029, GMH Tegaskan Stabilitas Nasional Kunci Keberlanjutan Demokrasi


Focus Group Discussion (FGD) dan diskusi publik. (Dok: Istimewa) Perbesar

Focus Group Discussion (FGD) dan diskusi publik. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) menegaskan pentingnya menjaga soliditas kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga akhir masa jabatan 2029 sebagai kunci stabilitas nasional dan keberlanjutan demokrasi Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan dalam rangkaian Focus Group Discussion (FGD) dan diskusi publik bertajuk “Memajukan Indonesia” yang digelar di Jakarta, pada Jum’at (12/12/2025).

Forum ini menyoroti urgensi sinergi yang konsisten antara presiden dan wakil presiden dalam menjalankan agenda pembangunan nasional.

Ketua Umum PP GMH, Rizki Ulfahadi, menilai transformasi bangsa tidak mungkin tercapai tanpa keselarasan visi di tingkat pimpinan nasional.

“Kestabilan arah kepemimpinan hanya mungkin terwujud jika presiden dan wakil presiden bekerja dalam orbit visi yang sama. Tanpa itu, kesinambungan agenda nasional akan mudah terganggu,” ujarnya dalam sesi FGD.

BACA JUGA:  Utamakan Keselamatan Pemudik, Dishub Bekasi Lakukan Pemeriksaan Ketat Driver dan Armada

Menurut Rizki, stabilitas politik merupakan fondasi utama efektivitas kebijakan, keberlanjutan program strategis, serta kredibilitas Indonesia di mata publik dan komunitas internasional.

Dalam konteks tersebut, kepemimpinan Prabowo–Gibran dinilai memikul tanggung jawab historis untuk membuka era baru pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, pemerataan, serta modernisasi sektor-sektor strategis.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Inovasi dan Kajian Strategis komunitas Biru Muda menekankan bahwa soliditas Prabowo–Gibran bukan sekadar harmoni personal, melainkan syarat mutlak kelancaran eksekusi kebijakan.

“Ketika irama kepemimpinan sinkron, kepercayaan publik akan terjaga dan distorsi politik bisa dihindari,” katanya.

FGD tersebut juga menyoroti adanya desakan dari sejumlah kelompok purnawirawan yang meminta pemberhentian Wakil Presiden Gibran. Para peserta menilai desakan tersebut kontraproduktif dan berpotensi merusak sendi-sendi demokrasi.

BACA JUGA:  Polres Metro Bekasi Ungkap Sejumlah Kasus Kejahatan di Kabupaten Bekasi

Pemecatan terhadap pejabat yang dipilih melalui mekanisme pemilu dinilai dapat mengikis kepercayaan publik, sekaligus menempatkan Presiden Prabowo dalam posisi dilematis karena terkesan mengafirmasi praktik yang melemahkan legitimasi demokratis pasangan terpilih.

Juru Bicara Obor Kebangsaan mengingatkan bahwa tekanan politik semacam itu dapat menciptakan preseden berbahaya.

“Jika jabatan wakil presiden bisa digoyang oleh kelompok tanpa mandat elektoral, maka setiap pemerintahan ke depan akan selalu berada dalam ancaman destabilitas,” tegasnya.

Ia menilai pola tersebut berisiko membuka ruang manipulasi politik yang dapat merusak stabilitas jangka panjang pemerintahan.

BACA JUGA:  Pembelian LPG 3 Kg Bawa KTP, Berlaku Mulai 1 Juni 2024

Karena itu, PP GMH menegaskan bahwa menjaga keberlanjutan kemitraan Prabowo–Gibran hingga akhir masa jabatan merupakan bagian dari upaya memperkuat budaya demokrasi di Indonesia. Pemerintahan yang kuat, menurut mereka, harus berdiri di atas legitimasi rakyat dan menjalankan amanat pemilu secara utuh.

Prabowo–Gibran dinilai perlu menyelesaikan masa jabatan secara penuh agar publik dapat menilai kinerja pemerintahan secara objektif, khususnya dalam agenda strategis seperti pembangunan infrastruktur, transformasi industri, reformasi birokrasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sebagaimana dirangkum moderator FGD, konsistensi kepemimpinan nasional akan memperkuat struktur pemerintahan, menjaga keberlanjutan kebijakan, serta menjadi teladan bagi generasi pemimpin berikutnya bahwa mandat rakyat harus dihormati dan dijalankan secara penuh.

 

(Red/Sky)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Wali Kota Bekasi Benahi Jalan Juanda, Trotoar dan Area PKL Ditata Ulang

22 Juni 2026 - 21:18 WIB

Sidang Dugaan Suap Ijon Proyek Pemkab Bekasi, Kuasa Hukum Sebut Uang Pinjaman

22 Juni 2026 - 19:06 WIB

Sidang Tipikor

Sidang Perdata Klaim Asuransi di PN Tangerang Hadirkan Dua Saksi Fakta dari Pihak Ahli Waris

22 Juni 2026 - 18:04 WIB

PT BFI Finance

Dedi Mulyadi Dorong Sekolah Swasta Tampung Siswa Kurang Mampu

22 Juni 2026 - 10:21 WIB

Sekolah Swasta

Konsolidasi Akbar LPKSM Satria, Ketum Wawan Gunawan Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Konsumen

20 Juni 2026 - 20:31 WIB

LPKSM Satria

Dendam Lama Berujung Maut, Komisaris Perusahaan IT Bunuh Rekan Kerja di Menteng

20 Juni 2026 - 11:40 WIB

Polres Jakarta Pusat
Trending di NEWS