Gunakan Anjing Pelacak, Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba di Pelabuhan Bakauheni       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 16 Mar 2024 22:46 WIB ·

Gunakan Anjing Pelacak, Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba di Pelabuhan Bakauheni


					Operasi Seaport Interdiction di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. (Dok: Istimewa) Perbesar

Operasi Seaport Interdiction di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri telah melaksanakan Operasi Seaport Interdiction di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Dalam operasi ini, mereka diberikan dukungan oleh Polsatwa Korsabhara Baharkam Polri.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Erdi A Chaniaga, menjelaskan bahwa kegiatan Operasi Seaport Interdiction yang melibatkan tim K-9 Narkotik Korps Sabhara Baharkam Polri berlangsung selama 10 hari, mulai dari tanggal 3 Maret 2024 hingga 12 Maret 2024.

BACA JUGA:  Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Ian Haryanto dan Ira Safitri Sepakat Berdamai

“Efeknya adalah penangkapan delapan tersangka beserta barang bukti berupa 80 ribu gram sabu, 1.006 butir ekstasi, dan 2.309 gram ganja,” ujar Erdi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (16/3/2024).

Erdi menyebutkan bahwa dalam operasi ini, digunakan alat deteksi berupa enam ekor anjing K9 dengan kemampuan pelacakan narkoba.

Enam ekor anjing K9 tersebut berasal dari ras tertentu, yaitu German Shepherd, Belgian Malinois, dan Labrador, yang memiliki kepekaan penciuman sebesar 600 juta reseptor yang sampai saat ini belum dapat digantikan oleh alat deteksi lainnya.

BACA JUGA:  Dukung Timnas, Pemdes Ciledug Gelar Nobar di Halaman Kantor Desa

“Enam ekor anjing K9 ini dikendalikan oleh enam pawang terlatih dan didampingi oleh delapan personel pelindung yang telah memiliki sertifikasi kompetensi pawang K9 serta telah lulus pelatihan di DS ATTA Amerika Serikat,” katanya.

Sasaran operasi adalah kendaraan yang melintas menuju penyeberangan kapal feri di Pelabuhan Bakauheni, dengan tujuan melacak narkoba yang diduga terdapat di dalam kendaraan, barang bawaan, maupun pada orang yang berada di sekitarnya.

BACA JUGA:  Ditlantas Polda Lampung Tindak 693 Kendaraan ODOL Selama Juni 2025

“Apabila anjing K9 mencium adanya narkoba, mereka akan menunjukkan kode berupa perilaku menggigit, menggaruk-garuk, atau menggonggong,” tambahnya.

Barang bukti yang berhasil ditemukan akan segera diamankan oleh pawang atau personel pelindung unit K9 untuk selanjutnya ditindaklanjuti oleh penyidik kepolisian.

“Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan aman dan kondusif,” tutupnya.

 

Editor: Uje

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polisi Sita 1,5 Kg Sabu di Kebon Jeruk, Dua Pria Ditangkap

27 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Sabu di Kebon Jeruk

Korban Kecelakaan Minibus di Tol Terpeka Tulang Bawang Barat, Jasa Raharja Gercep Pelayanan

26 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Hadapi Tantangan Ekonomi 2027, Jasa Raharja Perkuat Strategi Keberlanjutan Bisnis melalui Economic Insights

26 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Sindikat Promosi Judol di Makassar Diduga Raup Rp1,3 Miliar

25 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Polres Jakbar Bongkar 43 Kasus Pencurian, 53 Orang Diamankan

23 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Polda Riau Sita 6.500 Liter Biosolar Subsidi di Siak

22 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Polda Riau
Trending di NEWS