Perum Grand Tamansari Residence 1 Minta Stop Pemberitaan Dugaan Penyerobotan Tanah Pengairan, Ada Apa?       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 5 Mar 2024 13:28 WIB ·

Perum Grand Tamansari Residence 1 Minta Stop Pemberitaan Dugaan Penyerobotan Tanah Pengairan, Ada Apa?


Perum Grand Tamansari Residence 1 Bekasi. (Dok: Istimewa) Perbesar

Perum Grand Tamansari Residence 1 Bekasi. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Terkait dengan pemberitaan yang beredar di media massa soal dugaan penyerobotan tanah pengairan oleh Perum Grand Tamansari Residence 1, pihak pengembang mengirimkan tim untuk meminta media menutup pemberitaan.

Hal itu terjadi dalam sebuah pertemuan antara pihak perwakilan pengembang perumahan dengan pihak media di Rest Area Tamansari, kecamatan Setu pada Minggu (3/3/2024).

Pernyataan tersebut disampaikan oleh salah seorang dari perwakilan pengembang, Gompal, yang didampingi dua orang mengaku Koordinator Keamanan 1 Perum Grand Tamansari Residence.

“Sudah ditutup saja pemberitaannya, Abang (wartawan-red) maunya seperti apa?,” ucap Gompal kepada salah seorang wartawan.

BACA JUGA:  Warga dan Tokoh Agama Desa Cibening Apresiasi Pembangunan Jl. Mbah Dalang Karnali

Padahal, wartawan menjalankan tugas jurnalistiknya sebagai fungsi kontrol atau pengawasan yang berpedoman pada UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Lalu, ada apa dengan pengembang Perum Grand Tamansari Residence sehingga meminta media untuk menutup pemberitaan dugaan penyerobotan tanah pengairan?

Hal ini masih menjadi tanda tanya dengan sikap atau pernyataan dari pihak yang mengaku mewakili pihak pengembang.

Diharapkan agar hal ini menjadi perhatian, khususnya bagi instansi terkait soal dugaan penyerobotan tanah pengairan oleh Perum Grand Tamansari Residence 1.

Pemerintah dan aparat yang berwenang agar segera mengambil langkah cepat, tepat dan tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA: Dugaan Penyerobotan Lahan Pengairan, Camat Setu Akan Panggil Pihak Perum Grand Tamansari Residence 1

Dugaan Penyerobotan Tanah Pengairan

Diberitakan sebelumnya, Sejumlah warga Kampung Burangkeng RT 01 RW 06 Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi pertanyakan terkait tanah pengairan yang diduga diserobot oleh pengembang perumahan Grand Tamansari 1.

BACA JUGA:  Kadis Perkimtan Ikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi

Adapun perumahan tersebut berlokasi di Kampung Burangkeng RT 01 RW 06 Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Menurut Acep Sumardi, selaku warga setempat menjelaskan bahwa tanah itu adalah tanah pengairan berdasarkan di lihat dari peta sertifikat tanah milik keluarganya dan tetangganya.

Sementara itu, ketika hal ini dikonfirmasi kepada pihak perumahan Grand Tamansari 1 melalui perwakilannya, Joko, selaku pimpinan proyek ( PIMPRO ) mengatakan bahwa tidak mengetahui terkait tanah pengairan yang di maksud.

BACA JUGA:  Peran Serta Jaga Kondusivitas Wilayah, Bupati Apresiasi Aliansi Ormas Bekasi

“Kami tidak mengetahui bahwa ada tanah pengairan yang di maksud warga,” kata Joko.

“Bila warga punya data silahkan bawa ke kantor, nanti kita tembuskan ke kantor pusat,” tambahnya.

 

Penulis: Uje

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bayi Ditemukan di Teras Rumah, Polisi Buru Pelaku

5 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Jasa Raharja Terus Bergerak, Tiga Ahli Waris Korban KM Virgo Terima Santunan di Jawa Timur  

4 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Jasa Raharja Hadirkan Fitur Jaminanku di My Jasfren untuk Cek Informasi Jaminan dan Plafon Santunan Luka-Luka   

2 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Korban Pengeroyokan Tanjung Priok Diduga Diculik Sebelum Tewas

1 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pengeroyokan Tanjung Priok

Anthony Andhika Law Firm Ucapkan Selamat kepada Kapolri Suyudi

1 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Anthony Soroti Hukum dan Keadilan

1 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Trending di NEWS