Rekrutmen Akpol 2026 Dipastikan Tanpa Jalur Khusus       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 8 Jun 2026 01:36 WIB ·

Rekrutmen Akpol 2026 Dipastikan Tanpa Jalur Khusus


Rekrutmen Akpol 2026 Dipastikan Tanpa Jalur Khusus Perbesar

KONTEKSBERITA.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 hanya dilakukan melalui jalur reguler nasional. Tidak terdapat jalur khusus, kuota tambahan, maupun bentuk perlakuan istimewa dalam proses seleksi tersebut.

Penegasan itu disampaikan Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Pol. Anwar, saat memberikan arahan secara daring kepada jajaran SDM dan Humas Polri terkait pelaksanaan seleksi penerimaan terpadu calon Taruna/Taruni Akpol 2026, Minggu (7/6).

Menurut Irjen Pol. Anwar, seluruh tahapan rekrutmen mengacu pada prinsip BETAH, yakni bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Ia menegaskan bahwa setiap peserta memiliki peluang yang sama untuk mengikuti seleksi tanpa adanya perlakuan khusus.

BACA JUGA:  Tindaklanjuti Arahan Presiden, Polri Sita Rp78,1 Miliar dari Judol Internasional

Saat ini, proses seleksi telah memasuki tahap pemeriksaan kesehatan kedua (Rikkes II) yang berlangsung pada 5–6 Juni 2026. Sebanyak 513 peserta dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan tersebut, terdiri atas 468 peserta pria dan 45 peserta wanita. Jumlah itu setara dengan 1,3 kali kuota seleksi tingkat pusat.

Irjen Pol. Anwar menekankan bahwa sistem penerimaan Akpol menggunakan mekanisme seleksi terbuka dengan sistem gugur di setiap tahapan. Karena itu, tidak ada jalur prestasi, jalur titipan, kuota khusus, maupun kuota tambahan dalam proses rekrutmen tahun ini.

BACA JUGA:  Langkah Polri Tindaklanjuti Pemberantasan Judol

Ia juga mengingatkan seluruh panitia pelaksana agar menjalankan seleksi secara objektif, jujur, dan adil, serta menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Untuk menjaga integritas proses seleksi, pengawasan dilakukan secara berkelanjutan oleh unsur internal maupun eksternal.

Selain itu, jajaran SDM dan Humas Polri diminta untuk terus menyosialisasikan informasi terkait mekanisme rekrutmen kepada masyarakat guna mencegah munculnya informasi yang keliru mengenai adanya jalur khusus atau kuota tertentu dalam penerimaan Akpol 2026.

BACA JUGA:  Ramadan Berkah, Pengurus Karang Taruna Desa Mekarwangi Berbagi Takjil

Lebih lanjut, Irjen Pol. Anwar menilai sistem rekrutmen yang diterapkan Polri saat ini telah sejalan dengan harapan publik serta mendapat perhatian dari berbagai lembaga pengawas, termasuk Kompolnas, Ombudsman, organisasi masyarakat sipil, dan Tim KPRB yang turut memantau pelaksanaannya.

Di akhir arahannya, ia mengajak seluruh jajaran Polri untuk menyebarluaskan informasi yang benar mengenai proses seleksi Akpol 2026, sehingga pelaksanaannya tetap berjalan sesuai prinsip BETAH sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap rekrutmen anggota Polri.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dua WN Nigeria Tewas di Apartemen Cengkareng, Polisi Dalami Penyebabnya

5 Juni 2026 - 14:15 WIB

Apartemen Cengkareng

KDM Beri Bonus Rp1 Miliar untuk Persib Usai Cetak Hattrick Juara

4 Juni 2026 - 18:01 WIB

Bonus Persib

Sidang Ijon Proyek Bekasi, Pengacara Soroti Kesaksian Kontradiktif Pejabat

3 Juni 2026 - 12:19 WIB

Sidang Ijon Proyek

Jasa Raharja Perkuat Layanan Berbasis Nilai Pancasila di Hari Lahir Pancasila 2026

2 Juni 2026 - 08:48 WIB

Anthony :Momentum Hari Pancasila, Generasi Muda Didorong Jaga Konstitusi dan Persatuan

1 Juni 2026 - 02:36 WIB

Bawa 1 Kg Ganja, Pengedar Digulung Polisi di Tangerang

30 Mei 2026 - 23:38 WIB

Polres Tangerang Kota
Trending di NEWS