Korlantas Polri: Ujian Praktik SIM Bisa Diulang hingga 2 Kali jika Gagal       

Menu

Mode Gelap

TNI & POLRI · 7 Agu 2023 11:08 WIB ·

Korlantas Polri: Ujian Praktik SIM Bisa Diulang hingga 2 Kali jika Gagal


Korlantas Polri. (Dok: Istimewa) Perbesar

Korlantas Polri. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberikan peluang kepada masyarakat yang ingin mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan lebih fleksibel.

Selain mengubah format materi ujian praktik dari angka 8 menjadi huruf ‘S’, pelamar yang tidak berhasil dalam ujian praktik memiliki kesempatan untuk mengulang hingga dua kali.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Korps Polisi Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Firman Santyabudi.

“Yang pasti, kami memberikan kesempatan untuk ujian ulang. Ya, dua kali (pelamar yang gagal diizinkan untuk mencoba hingga dua kali),” ujar Firman saat melakukan pemeriksaan jalur ujian SIM yang baru di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Jumat (4/8/2023), seperti yang dikutip dari Kompas TV di YouTube.

BACA JUGA:  SIM Indonesia Bakal Diakui di Luar Negeri, Khususnya Negara di ASEAN

Firman juga mengingatkan masyarakat untuk tetap semangat jika tidak berhasil dalam percobaan pertama.

Selain itu, Firman juga mendorong agar masyarakat terus berlatih guna menghadapi ujian praktik dengan lebih baik.

Para pelamar yang tidak berhasil dalam percobaan pertama akan diminta untuk datang kembali setelah dua minggu.

Pembayaran SIM Kini Tidak Lagi Menggunakan Uang Tunai, Melainkan Melalui Bank

Firman memastikan bahwa pembayaran untuk setiap pembuatan SIM tidak lagi dilakukan dengan uang tunai, tetapi melalui lembaga perbankan.

BACA JUGA:  Polda Kaltim Tangkap 95 Pelaku Curanmor dalam Operasi Jaran Mahakam 2025

“Sebagai informasi bagi rekan-rekan semua, bahwa untuk ujian SIM, seluruh biaya pembayaran dilakukan melalui bank,” tambahnya.

“Artinya, tidak akan ada lagi transaksi uang tunai di sini,” lanjut Firman saat mengunjungi Satpas Polda Metro Jaya di Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat (4/8/2023), seperti yang dikutip dari Wartakotalive.com.

Keputusan ini diambil agar pembayaran secara tunai tidak masuk ke dalam saku petugas.

BACA JUGA:  Seleksi Ketat SMA Kemala Taruna Bhayangkara, 180 Siswa Terpilih dari 14 Ribu Peserta

Firman menegaskan bahwa semua uang yang dibayarkan harus disalurkan ke kas negara.

Firman juga mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba untuk memberikan imbalan kepada petugas demi kelulusan dalam ujian praktik kendaraan.

 

Editor: Uje
Sumber: TribunNews

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polisi Gagalkan Penyelundupan Thrifting Ilegal di Perbatasan NTT

14 April 2026 - 16:28 WIB

Polda NTT

Polisi Ringkus Pelaku Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

13 April 2026 - 12:48 WIB

Pemalakan Sopir Bajaj

Bhabinkamtibmas Lubangbuaya Gelar Halalbihalal, Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades

12 April 2026 - 10:31 WIB

Bhabinkamtibmas Lubangbuaya Buaya

Polri Bongkar Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Kerugian Tembus Rp1,26 Triliun

8 April 2026 - 10:27 WIB

Penyalahguna BBM Subsidi

Dirkamsel Korlantas Polri Tekankan Integritas dan Kedisiplinan Personel

6 April 2026 - 11:32 WIB

Dirkamsel Korlantas Polri

Buronan Interpol Inggris Diciduk Setibanya di Bali

1 April 2026 - 10:39 WIB

Buronan Interpol Inggris
Trending di NEWS