200 Ribu Siswa Sudah Daftar PPDB Jabar Tahap Dua       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 7 Jul 2023 10:32 WIB ·

200 Ribu Siswa Sudah Daftar PPDB Jabar Tahap Dua


Ilustrasi PPDB Jawa Barat. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi PPDB Jawa Barat. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Sebanyak 200 ribu siswa telah mendaftar pada tahap kedua Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Jawa Barat (Jabar) tahun 2023.

Pendaftaran tahap kedua dilaksanakan pada tanggal 26-27 Juni dan 3-4 Juli yang lalu.

Dari jumlah tersebut, terdapat 130.440 siswa yang mendaftar di SMA, sedangkan 70.401 siswa mendaftar di SMK.

Secara keseluruhan, terdapat 200.841 siswa yang mendaftar pada tahap kedua PPDB melalui jalur zonasi.

BACA JUGA:  Dishub dan Polres Metro Bekasi Mulai Tutup U-Turn untuk Memperlancar Arus Mudik

Sekretaris Dinas Pendidikan Jabar, Yesa Sarwedi Hamiseno, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan verifikasi terhadap persyaratan yang diajukan oleh para pendaftar PPDB tahap kedua.

“Yesa menjelaskan, “Saat ini sedang dalam tahap verifikasi, pendaftaran telah selesai dan sudah ditutup. Sekarang kami sedang melakukan verifikasi terhadap beberapa pendaftar oleh sekolah hingga besok,” pada Kamis (6/7/2023).

Kuota penerimaan pada tahap kedua PPDB melalui jalur zonasi sebanyak 137.220 siswa, yang terbagi menjadi 91.643 siswa untuk SMA dan 45.577 siswa untuk SMK.

BACA JUGA:  Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Giat Bersihkan Situ Burangkeng

Namun, Yesa juga menjelaskan bahwa kuota tersebut telah terpenuhi.

Meskipun demikian, tergantung pada proses pendaftaran ulang, ada kemungkinan bahwa seseorang telah diterima namun tidak ingin pindah sekolah atau ada keadaan lain yang mempengaruhinya.

Yesa juga menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Jabar siap menerima aduan jika terjadi kecurangan atau pelanggaran aturan selama pelaksanaan PPDB.

Namun, aduan tersebut akan diseleksi terlebih dahulu oleh pihak sekolah.

“Jika terjadi kecurangan, pertama-tama harus dilaporkan ke sekolah. Jika masalah tersebut tidak terselesaikan di sekolah, maka dilaporkan ke cabang dinas. Kami berharap masalah tersebut dapat diselesaikan di sekolah dan cabang dinas,” jelasnya.

BACA JUGA:  Dinkes Kabupaten Bekasi Dorong Peningkatan Kapasitas dan Fasilitas Penunjang di RSUD

Hingga saat ini, Yesa mengaku belum mengetahui jumlah aduan yang telah muncul selama pelaksanaan PPDB, terutama pada tahap kedua.

Data mengenai hal tersebut masih berada di sekolah dan cabang dinas, sehingga belum ada informasi mengenai jumlah aduan yang telah diselesaikan.

Hal ini disebabkan oleh proses pengajuan sanggahan yang sedang berlangsung.

 

Editor: Uje
Sumber: Detikcom

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polda Metro Jaya Bongkar 171 Kasus 3C, 103 Pelaku Diamankan

16 Mei 2026 - 12:16 WIB

Kasus Curat

Ejekan di Medsos Picu Pembunuhan Pelajar di Pondok Melati

15 Mei 2026 - 15:06 WIB

Libur Panjang, Arus Wisata ke Puncak Bogor Melonjak

15 Mei 2026 - 15:01 WIB

Wisata Puncak Bogor

Rangkap Panitia Pilkades dan Pemilihan BPD Mekarwangi Disorot

14 Mei 2026 - 18:26 WIB

Panitia Pilkades Mekarwangi

Tahapan Penetapan Calon BPD Lubangbuaya Selesai, Pemilihan Digelar 23 Mei 2026

14 Mei 2026 - 14:45 WIB

Calon BPD Lubangbuaya

Prabowo Tegaskan Komitmen Selamatkan Aset Negara, Rp10,27 Triliun Masuk Kas Negara

14 Mei 2026 - 13:03 WIB

Kas Negara
Trending di NEWS