Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, Jalur Trans Jawa Kembali Normal       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 26 Mar 2026 01:21 WIB ·

Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, Jalur Trans Jawa Kembali Normal


Korlantas Polri. (Dok: Istimewa) Perbesar

Korlantas Polri. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Korlantas Polri memastikan kondisi arus balik Lebaran 2026 secara umum berjalan lancar dan terkendali hingga hari terakhir pelaksanaan Operasi Ketupat pada Rabu (25/3/2026).

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai rekayasa lalu lintas yang diterapkan, termasuk sistem one way nasional.

Evaluasi tersebut dilakukan bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah pemangku kepentingan seperti Jasa Marga serta Kementerian Perhubungan.

Dari hasil evaluasi dan laporan di lapangan, arus kendaraan di sejumlah titik utama mulai menunjukkan penurunan kepadatan. Berdasarkan data traffic counting di Gerbang Tol Banyumanik dan Kalikangkung, volume kendaraan berangsur normal.

BACA JUGA:  18 Oknum Polisi Kasus Pemerasan Penonton DWP Asal Malaysia

Seiring dengan kondisi tersebut, Korlantas mulai melakukan normalisasi lalu lintas secara bertahap. Proses ini diawali dengan sosialisasi pada pukul 10.00 WIB, lalu dilanjutkan pembukaan jalur normal dari KM 414 Tol Kalikangkung hingga KM 263 Tol Pejagan pada pukul 11.30 WIB.

“Jadi parameter-parameter yang melintasi di Gate (Gerbang Tol) Banyumanik, Gate Tol Kalikangkung, sudah cukup rendah. Maka dari itu, tadi Rabu (25/3) pukul 10.00 WIB kami lakukan sosialisasi, pukul 11.30 WIB sudah kami lakukan normalisasi, dari Kilometer 414 Tol Kalikangkung hingga KM 263 Tol Pejagan, Jawa Tengah,” ujar Kakorlantas.

BACA JUGA:  Kilang RDMP Balikpapan Diresmikan Sebagai Kilang Minyak Terbesar di RI

Normalisasi kemudian diperluas hingga KM 70 Tol Cikampek Utama (Cikatama). Pada pukul 15.30 WIB, jalur Trans Jawa dari Kalikangkung hingga Cikatama resmi kembali dibuka dua arah.

Meski begitu, rekayasa lalu lintas tetap diberlakukan secara situasional. Di antaranya contraflow satu lajur dari KM 70 hingga KM 55, serta pengoperasian tol fungsional Japek II Selatan yang menghubungkan Sadang, Deltamas, hingga Setu guna mengurai kepadatan menuju Jakarta.

BACA JUGA:  Kapolri Kerahkan Personel dan Bantuan Logistik ke Lokasi Terisolasi Bencana di Sumatera

Korlantas menegaskan bahwa meskipun volume kendaraan masih tinggi, kondisi lalu lintas tetap dapat dikendalikan dengan baik berkat strategi yang diterapkan.

Dari sisi keselamatan, situasi juga menunjukkan tren positif. Data sementara mencatat penurunan angka fatalitas korban kecelakaan hingga 39 persen, serta penurunan jumlah kejadian kecelakaan sebesar 4,90 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Operasi Ketupat 2026 sendiri dijadwalkan berakhir pada pukul 00.00 WIB dini hari. Korlantas Polri menyatakan akan terus memantau perkembangan arus lalu lintas serta memberikan pembaruan pascaoperasi.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PN Cikarang Tegas, Nyumarno Cs Tetap Ditahan

20 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kg Sisik Trenggiling

20 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Penyelundupan Sisik Trenggiling

Pelatihan SIM Persampahan, Universitas Borobudur Dorong KISUCI Kelola Sampah Berbasis Digital

20 Agustus 2026 - 00:13 WIB

Jasa Raharja Perkuat Budaya Risiko untuk Dorong Transformasi Pelayanan kepada Masyarakat melalui Risk Townhall 2026 

19 Agustus 2026 - 10:51 WIB

Polda Metro Tangkap 21 Terduga Perusuh Demo Jakarta

18 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Perusuh Demo Jakarta

KDM Fokus Penuhi Layanan Dasar Warga Jabar

18 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Layanan Dasar Warga Jabar
Trending di NEWS