Kompolnas Turun ke TKP Gugurnya 3 Polisi Saat Penggrebekan Narkoba di Katingan       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 7 Jul 2026 11:18 WIB ·

Kompolnas Turun ke TKP Gugurnya 3 Polisi Saat Penggrebekan Narkoba di Katingan


Kompolnas Turun ke TKP Gugurnya 3 Polisi Saat Penggrebekan Narkoba di Katingan Perbesar

KONTEKSBERITA.com – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakukan peninjauan langsung ke lokasi penemuan jenazah tiga anggota Polri yang gugur saat menjalankan operasi penggerebekan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), Kompolnas menyimpulkan bahwa ketiga anggota polisi tersebut bukan meninggal karena tenggelam. Mereka diduga menjadi korban pembunuhan sebelum jasadnya dibuang ke sungai.

BACA JUGA:  Desa Kertarahayu Resmi Gelar Pembentukan Panitia Pilkades 2026-2034

Komisioner Kompolnas, Supardi Hamid, mengungkapkan temuan tersebut diperkuat dengan adanya jejak darah di sekitar lokasi yang mengarah ke aliran sungai.

“Para korban dihabisi terlebih dahulu sebelum akhirnya dibuang ke sungai,” kata Supardi dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).

Ia menegaskan, dugaan sebelumnya yang menyebut para anggota polisi tewas akibat tenggelam saat berusaha menyelamatkan diri tidak terbukti. Sebaliknya, hasil pemeriksaan mengindikasikan adanya tindakan pembunuhan yang dilakukan secara sengaja oleh kelompok bandar narkoba.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi: Aparat Harus Netral dan Jaga Kedaulatan Rakyat

Menurut Supardi, aksi tersebut merupakan bentuk perlawanan brutal terhadap aparat yang sedang menjalankan tugas penegakan hukum dalam operasi pemberantasan narkotika.

Sementara itu, Komisioner Kompolnas Choirul Anam meminta agar pengusutan perkara ini dilakukan secara menyeluruh. Ia menilai proses hukum tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi harus mengungkap jaringan yang berada di balik peredaran narkoba.

BACA JUGA:  Jokowi Tekankan Bank Pembiayaan Agar Permudah UMKM

“Peristiwa ini harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat pemberantasan narkoba. Penindakan harus menjangkau para pengendali, bandar besar, hingga seluruh mata rantai jaringan distribusinya,” tegas Anam.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polda Metro Jaya Periksa 15 Saksi dalam Tiga Kasus Dugaan Korupsi

11 Juli 2026 - 11:20 WIB

Saksi Korupsi

Universitas Borobudur Gelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat untuk Mewujudkan Desa Tangguh Iklim dan Mandiri Energi

10 Juli 2026 - 22:50 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Verbal di Bekasi, Aktivis Perempuan Turun Memberi Dukungan

9 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tiga Tersangka Kasus Impor HP Ilegal P-21, Satu Direktur Masih Buron

9 Juli 2026 - 12:41 WIB

Impor HP Ilegal

Yamarlin Hulu Terpilih Pimpin AWPI DKI Jakarta Periode 2026-2031 Hasil MUSDALUB III

9 Juli 2026 - 09:24 WIB

Kriyaan Lansia Bekasi 2026, Peserta Tembus 3.436 Orang

8 Juli 2026 - 20:22 WIB

Trending di NEWS