KDM Beri Bantuan Rp5 Juta per KK bagi Warga Terdampak Banjir Pamarican Ciamis       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 26 Feb 2026 10:17 WIB ·

KDM Beri Bantuan Rp5 Juta per KK bagi Warga Terdampak Banjir Pamarican Ciamis


KDM Beri Bantuan Rp5 Juta per KK bagi Warga Terdampak Banjir Pamarican Ciamis. (Dok: Istimewa) Perbesar

KDM Beri Bantuan Rp5 Juta per KK bagi Warga Terdampak Banjir Pamarican Ciamis. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung lokasi banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Citalahab di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Rabu (25/2/2026).

Setibanya di Kantor Desa Sukahurip, pria yang akrab disapa KDM itu langsung menyapa dan berdialog dengan warga yang terdampak bencana. Masyarakat telah menunggu kedatangannya untuk menyampaikan kondisi pascabanjir.

Dalam kesempatan tersebut, KDM menyerahkan bantuan sebesar Rp5 juta kepada 170 kepala keluarga (KK) yang dinyatakan memenuhi syarat berdasarkan hasil verifikasi. Dana bantuan itu ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima.

BACA JUGA:  Cegah Kejahatan Jalanan, Polsek Setu Giat OKJ & Patroli Biru Kewilayahan

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Ciamis mengusulkan 250 KK sebagai calon penerima bantuan. Namun setelah proses pendataan, hanya 170 KK yang dinyatakan lolos verifikasi, sementara 80 KK lainnya belum memenuhi kriteria.

Meski demikian, KDM memastikan 80 KK tersebut tetap akan menerima bantuan. Ia menargetkan proses administrasi rampung dalam dua hari, sehingga dana dapat disalurkan pada Jumat (27/2/2026).

BACA JUGA:  Razia Pekat Gabungan di Bekasi, 9 PSK Diamankan

“Yang 80 KK tetap kami proses. Mudah-mudahan dua hari selesai dan hari Jumat diserahkan susulannya,” ujarnya di Aula Desa Sukahurip.

KDM juga menegaskan agar bantuan diterima warga secara penuh tanpa potongan dalam bentuk apa pun. Ia meminta tidak ada pihak yang membebankan biaya administrasi kepada penerima.

Banjir yang dipicu luapan Sungai Citalahab terjadi pada Senin (23/2/2026), merendam dua desa, yakni Bangunsari dan Sukahurip. Selain menggenangi rumah warga, banjir juga merusak lahan persawahan hingga menyebabkan gagal panen.

BACA JUGA:  Polri dan KPK Perkuat Sinergi Memberantas Korupsi

Dua hari setelah kejadian, warga dilaporkan sudah kembali ke rumah masing-masing. Satu unit rumah di Desa Sukahurip yang mengalami kerusakan telah diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat setempat.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Ajak “Jasfren” Bergerak Bersama Menjaga Keselamatan untuk Negeri

5 September 2026 - 09:43 WIB

Lansia 76 Tahun Jadi Tersangka, Diduga Garap 270 Hektare Hutan untuk Sawit

4 September 2026 - 13:03 WIB

Karhutla di Desa Tasik Tebing Serai

Jasa Marga dan Jasa Raharja Hadirkan Layanan Keselamatan Jalan Tol Berbasis Digital  

4 September 2026 - 11:11 WIB

Kepala Jasa Raharja Jabar Temui Dirlantas dan Bapenda

3 September 2026 - 11:24 WIB

Total Rp8,65 Miliar Hibah Disbudpora Bekasi 2026 untuk 7 Organisasi, PWI Minta Rincian Dibuka

2 September 2026 - 20:49 WIB

Hibah Disbudpora Kabupaten Bekasi

Jasa Raharja Dorong Penguatan Sinergi dan Pelayanan Samsat  

2 September 2026 - 11:44 WIB

Trending di NEWS