Razia Pekat Gabungan di Bekasi, 9 PSK Diamankan       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 23 Mar 2024 04:58 WIB ·

Razia Pekat Gabungan di Bekasi, 9 PSK Diamankan


Puluhan Wanita Malam Diamankan dalam Razia Pekat Kabupaten Bekasi. (Dok: Istimewa) Perbesar

Puluhan Wanita Malam Diamankan dalam Razia Pekat Kabupaten Bekasi. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi bersama jajaran TNI/ Polri dan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi menggelar giat razia Penyakit Masyarakat (Pekat). Jum’at (22/3/2024) malam.

Giat yang dilaksanakan pada malam sampai dini hari  tersebut meyasar tempat hiburan malam dan juga semua tempat yang terindikasi ada kegiatan asusila.

Kasatpol PP Surya Wijaya mengatakan bahwa razia Pekat ini sesuai dengan Perda No 10 Tahun 2002 tentang larangan perbuatan asusila.

“Pada hari ini, kegiatan Satuan polisi pamong praja sejak tadi malam hingga dini hari kita melaksanakan razia gabungan. Semua tempat telah kami sisir, selain  melaksanakan Perda No 10 tahun 2002 juga melaksanakan seruan Pj Bupati Bekasi di bulan suci ramadhan ini,” katanya, sabtu (23/03/2024) dini hari.

BACA JUGA:  Rakernis Divkum Polri, Penguatan Fungsi Hukum untuk Polri Presisi

Selanjut, Surya juga menyampaikan beberapa tempat yang terindikasi ada kegiatan asusila.

“Di antaranya kita telah menyisir CBL tepatnya di bawah kolong TOL. Kemudan kita juga menyisir sebrang CBL. Namun tempat hiburan malam disana sudah tutup. Lalu berlanjut menyusuri jalan Utama dan kita berhasil menjaring 9 PSK. Di antarnya, 2 PSK di Serang Baru tempatnya panti pijat, dan 7 di Tambun Selatan,” lanjutnya.

BACA JUGA:  PWI Bekasi Raya Soroti Insiden Intimidasi Wartawan Radar Bekasi Sebagai Bentuk Pelanggaran UU Pers

Lebih rinci lagi dirinya menjelaskan, untuk Tambun Selatan ada beberapa titik lokasi yang didapat dari hasil penyisiran sepanjang jalan utama perbatasan kota Bekasi sampai perbatasan Karawang.

“Dan yang kita dapat 1 orang di depan Suzuki, di depan Mall Naga 1 orang, dekat Gedung juang 1 orang, samping Pom bensin juga 1 orang, dekat kantor pos 1 orang, dan panti pijat di Kp. Bulu 1 orang, dan dekat  gedung walet 1 orang, jadi semuanya berjumlah 9 orang,” jelas Surya.

Selain jalan negara, jalan inpeksi kalimalang sampai dengan perbatasan karawang pun tak luput dari penyisiran. Mereka yang telah terjaring rencananya akan di kirim ke panti rehabilitasi Sukabumi.

BACA JUGA:  Atasi Kawasan Kumuh dan Kemiskinan, Disperkimtan Luncurkan Program Bang Fatur Berdasi dan Berkumis

“Sesuai hasil assesment tadi, mereka terindikasi menjajakan diri. Setelah ini akan kita kirim ke panti rehabilitasi Sukabumi. Dan kami atas nama Pemerintah Daerah menghimbau kepada seluruh elemen  masyarakat  terutama tempat hiburan alam, ataupun panti pijat agar mematuhi ketentuan peraturan dan juga seruan yang disampaikan PJ Bupati,” pungkasnya.

 

Editor: Uje

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Suryo Wijoyo Raih Doktor Ilmu Hukum Cumlaude, Usung Standardisasi Visum et Repertum

11 September 2026 - 17:54 WIB

Konsisten Terapkan GRC,Jasa Raharja Raih Empat Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026 

11 September 2026 - 14:05 WIB

Polresta Klaten Bongkar Penyalahgunaan Pertalite, Kerugian Negara Ditaksir Rp378 Juta

10 September 2026 - 16:16 WIB

Nomor Urut 3 di Pilkades Gandamekar, Kempit Programkan Perluasan Lapangan Kerja dan Prioritaskan Warga Gandamekar

9 September 2026 - 17:10 WIB

Kempit

Pilkades Sukadanau, H. Parta Nomor Urut 2 Siap Rangkul Warga dan Benahi Tata Kelola Desa

9 September 2026 - 14:58 WIB

Pilkades Sukadanau

Satpol PP Bandung Intensif Patroli, Warga Diminta Aktif Melapor

8 September 2026 - 15:46 WIB

Trending di NEWS