Kilang RDMP Balikpapan Diresmikan Sebagai Kilang Minyak Terbesar di RI       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 13 Jan 2026 09:31 WIB ·

Kilang RDMP Balikpapan Diresmikan Sebagai Kilang Minyak Terbesar di RI


Peresmian Kilang Minyak RDMP Balikpapan. (Dok: Istimewa) Perbesar

Peresmian Kilang Minyak RDMP Balikpapan. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan proyek Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) di Refinery Unit (RU) V Balikpapan, Kalimantan Timur, yang tercatat sebagai kilang minyak terbesar di Indonesia. Senin (12/1/2026).

Presiden mengungkapkan bahwa peresmian kilang terakhir dilakukan pada tahun 1994 atau sekitar 32 tahun lalu.

Ia menyambut peresmian RDMP Balikpapan dengan penuh optimisme karena proyek ini diharapkan mampu menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

Menurut Presiden Prabowo, Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah, termasuk sumber energi seperti kelapa sawit untuk biodiesel, panas bumi, tenaga surya, dan tenaga air.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Bahas Evaluasi Direksi BUMN dan Isu Kemanusiaan Palestina di Istana Merdeka

Seluruh potensi tersebut harus dikelola secara optimal agar Indonesia tidak lagi bergantung pada pasokan energi dari negara lain.

“Kita tidak boleh bergantung pada energi dari luar. Kita ingin merdeka dan kita mampu, karena kita memiliki semuanya sebagai karunia dari Yang Maha Kuasa,” tegas Presiden.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadahlia, menyatakan bahwa RDMP Kilang Balikpapan merupakan proyek kilang terbesar di Indonesia dengan nilai investasi mencapai Rp123 triliun.

BACA JUGA:  Sikap Resmi SMSI Soal Perjanjian Dagang RI–AS Ditentukan di Rapimnas

Proyek ini bertujuan memodernisasi kilang yang telah ada guna meningkatkan kapasitas pengolahan minyak, menghasilkan BBM berkualitas tinggi dan ramah lingkungan, mendorong hilirisasi industri petrokimia, serta memperkuat ketahanan energi nasional.

RDMP Balikpapan memungkinkan kilang mengolah hingga 360 ribu barel minyak per hari, atau setara dengan sekitar 22–25 persen dari kebutuhan BBM nasional.

Dari sisi ekonomi, proyek ini diproyeksikan memberikan dampak signifikan melalui penghematan impor BBM hingga Rp68 triliun per tahun serta kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional yang diperkirakan mencapai Rp514 triliun.

BACA JUGA:  Pengungkapan Jaringan Narkoba di Cilawu, Polisi Ringkus Satu Terduga Pelaku

Peresmian RDMP Balikpapan menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada energi.

Selain itu, proyek ini ditargetkan mampu meningkatkan kualitas BBM menjadi setara standar Euro V dengan kandungan sulfur 10 ppm, dari sebelumnya Euro II, serta meningkatkan yield valuable product hingga 91,8 persen.

Adapun produk yang dihasilkan dari kilang RDMP Balikpapan meliputi BBM, elpiji, dan produk petrokimia.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPC PERADI SAI Bekasi Raya Sukses Gelar Rakercab di Hotel Merbabu Bekasi

18 April 2026 - 21:26 WIB

PERADI SAI Bekasi Raya

TP PKK Kota Bekasi Ikuti Lomba Paduan Suara Wanoja Sunda di Purwakarta

18 April 2026 - 08:50 WIB

Genjot PAD, Bapenda Bekasi Perketat Pajak Reklame dan Hiburan

17 April 2026 - 13:24 WIB

Pajak Reklame

Pemkot Bekasi Gelar Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Tekankan Kolaborasi Pembangunan

16 April 2026 - 20:57 WIB

Lapdu Diterima, Kuasa Hukum Desak Kejari Subang Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Ambulans

15 April 2026 - 21:29 WIB

Korupsi Ambulans

Dishub Kabupaten Bekasi Optimalkan Sistem Layanan Aplikasi KIR Online Bekasi

15 April 2026 - 12:13 WIB

KIR Online Bekasi
Trending di NEWS