KONTEKSBERITA.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya kembali menegaskan komitmennya sebagai organisasi pers yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, toleransi, dan kemanusiaan. Hal itu tercermin dalam rapat persiapan Ibadah Syukur Natal 2025 dan Doa Awal Tahun 2026 yang digelar pada 5 Januari 2026 di Sekretariat PWI Bekasi Raya.
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin S.H., Sekretaris Michael LL Lengkong, Wakil Ketua I Sarigokma Siregar, Humas PWI Bekasi Raya Dicky M. Siregar, serta sejumlah anggota Nasrani PWI Bekasi Raya yang akan terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan.
Dalam sambutannya, Ade Muksin S.H., menegaskan bahwa kegiatan Natal yang akan diselenggarakan pada 14 Januari 2026 tersebut merupakan agenda rutin tahunan PWI Bekasi Raya yang memiliki makna lebih dari sekadar perayaan keagamaan.
“Menurutnya, PWI sebagai organisasi pers harus mampu memberi teladan bahwa keberagaman bukanlah sekat, melainkan kekuatan yang memperkaya nilai-nilai kemanusiaan dan profesionalisme wartawan,” tegasnya.
Rapat tersebut sekaligus menetapkan susunan panitia pelaksana Ibadah Natal dan Doa Awal Tahun 2026 PWI Bekasi Raya, sebagai berikut:
– Ketua Panitia: Maruap Sianturi
– Sekretaris: Charles
– Bendahara: Gibson, Suryadi
– Seksi Perlengkapan: Edward, Jhos Sambudi
– Seksi Acara: Saud, Dicky
– Dokumentasi: Bang Pede
– Seksi Konsumsi: Agus TP, Iwanto, Maria
Penanggung jawab kegiatan secara struktural berada langsung di bawah Ketua Ade Muksin, Sekretaris Michae LL Lengkong, dan Wakil Ketua I Sarigokma Siregar, sebagai bentuk keseriusan organisasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Pendanaan kegiatan ini sepenuhnya bersumber dari janji iman para anggota Nasrani PWI Bekasi Raya, sebuah wujud keikhlasan dan gotong royong yang memperkuat nilai spiritual sekaligus solidaritas internal organisasi.
Melalui kegiatan Ibadah Syukur Natal dan Doa Awal Tahun ini, PWI Bekasi Raya kembali menunjukkan bahwa pers tidak hanya berbicara tentang informasi dan kontrol sosial, tetapi juga tentang nilai, nurani, dan kemanusiaan serta merawat kebinekaan dari ruang yang paling mendasar persaudaraan.
(Red/Sky)













