Kemenbud Masih Lakukan Pendataan Kerusakan Situs Bersejarah Pascabanjir Aceh–Sumut       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 29 Nov 2025 22:57 WIB ·

Kemenbud Masih Lakukan Pendataan Kerusakan Situs Bersejarah Pascabanjir Aceh–Sumut


					Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc. (Dok: Istimewa) Perbesar

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., menyampaikan bahwa pemerintah masih melakukan pendataan terhadap kerusakan situs-situs bersejarah yang terdampak banjir di Aceh dan Sumatra Utara.

Menurutnya, proses pendataan dilakukan bersama Balai Pelestarian Kebudayaan di daerah untuk memastikan kondisi di lapangan dapat dipantau secara menyeluruh.

“Kami masih mendata dan belum menerima informasi lengkap. Namun, kami sudah meminta Balai Pelestarian Kebudayaan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk melakukan pengecekan,” ujarnya usai menghadiri Pasamuan Agung IV WALUBI di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (29/11/25).

BACA JUGA:  Pesan Dedi Mulyadi untuk Warga: Nikah Sederhana Tanpa Maksa Berutang

Ia menambahkan bahwa pemerintah saat ini memprioritaskan penanganan korban banjir di wilayah terdampak, dengan fokus utama pada keselamatan dan evakuasi warga.

“Kita berharap dampak bencana dapat ditekan seminimal mungkin, terutama dengan memastikan keselamatan warga. Hingga kini belum ada laporan lengkap karena masih proses pengecekan,” katanya, dikutip dari RRI.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis perkembangan terbaru terkait bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

BACA JUGA:  Damkar Kabupaten Bekasi: Waspada Kebakaran di Musim Kemarau

Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam, dengan BNPB mencatat 174 orang meninggal dunia, 79 orang masih hilang, dan 12 orang terluka.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyebutkan bahwa jumlah korban masih berpotensi bertambah.

“Data ini akan terus berkembang karena masih ada titik yang belum dapat ditembus,” ujarnya.

Selain menelan korban jiwa, ribuan orang terpaksa mengungsi. Di Aceh, sebanyak 4.846 Kepala Keluarga (KK) kini berada di lokasi pengungsian dan membutuhkan bantuan logistik segera.

BACA JUGA:  Soal Pilkada, DPRD Kabupaten Bekasi Ingatkan KPUD Agar Terus Bebenah

Di Sumatra Utara, ribuan warga juga mengungsi, termasuk 3.000 jiwa di Tapanuli Selatan dan 776 KK di Mandailing Natal.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Jasa Raharja Perkuat Integritas dan Kepedulian dalam Pelayanan  

28 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Usung Tema Bermunajat Menjaga Alam Nusantara, Prabu Peduli Lingkungan Rayakan Milad ke-7

28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Prabu Peduli Lingkungan

Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi Keselamatan Transportasi Hadapi Nataru 2026/2027  

28 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Operasi Patuh 26 Oktober hingga 8 November 2026, Korlantas Kedepankan Edukasi Humanis

28 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Operasi Patuh

Sumpah Pemuda 2026: Ridwan Anthony Taufan Dorong Pemuda Berintegritas

28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Polisi Sita 1,5 Kg Sabu di Kebon Jeruk, Dua Pria Ditangkap

27 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Sabu di Kebon Jeruk
Trending di NEWS