Terjebak Cuaca Ekstrem di Laut Sawu, Polda NTT Lakukan Penyelamatan 9 Awak Kapal Motor       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 18 Nov 2025 11:21 WIB ·

Terjebak Cuaca Ekstrem di Laut Sawu, Polda NTT Lakukan Penyelamatan 9 Awak Kapal Motor


Penyelamatan Awak Kapal Motor oleh Tim Polda NTT. (Dok: Istimewa) Perbesar

Penyelamatan Awak Kapal Motor oleh Tim Polda NTT. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Cuaca buruk kembali memicu insiden pelayaran di perairan Laut Sawu. Kapal motor KLM Helewa mengalami mati mesin dan kemasukan air akibat gelombang tinggi serta angin kencang.

Beruntung, seluruh awak kapal yang berjumlah sembilan orang berhasil dievakuasi dengan selamat berkat respons cepat Ditpolairud Polda NTT bersama berbagai unsur maritim.

Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., membenarkan adanya operasi penyelamatan tersebut pada Senin (17/11/25).

“Personel Ditpolairud menerima laporan dari masyarakat terkait sebuah kapal yang mati mesin di tengah cuaca ekstrem. Tim kemudian segera bergerak menuju Pelabuhan Ferry Bolok untuk memberikan pertolongan,” ungkap Kombes Pol. Henry Novika Chandra.

BACA JUGA:  KDM dan Zulhas Resmikan Program Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih

Sebelum tiba di Kupang, awak KLM Helewa sempat diselamatkan oleh KMP Lakaan yang melintas dari Aimere menuju Kupang. Kapal tersebut menemukan KLM Helewa dalam kondisi tidak stabil dan berpotensi tenggelam karena kemasukan air.

“Ini sebuah keberuntungan. KMP Lakaan melintas pada waktu yang tepat dan berhasil membawa seluruh awak ke lokasi yang lebih aman,” ujar Kabidhumas Polda NTT.

BACA JUGA:  Jalan KH Raden Ma'mun Nawawi Diresmikan

Setibanya di Kupang, Ditpolairud Polda NTT bersama unsur maritim lainnya telah bersiaga di Pelabuhan Bolok dengan menyiapkan ambulans serta tenaga medis untuk memastikan seluruh awak mendapat pemeriksaan kesehatan.

Operasi penyelamatan ini melibatkan sinergi antara Ditpolairud Polda NTT, Kantor SAR Kupang, Bakamla Kupang, KSOP Kupang, serta Bid Dokkes Polda NTT.

Sejumlah alutsista juga dikerahkan, seperti Kapal Patroli 2005, RIB, peralatan komunikasi, dan ambulans Ditpolairud.

BACA JUGA:  Menkominfo Tegaskan Konten Berkaitan Judi Online di Platform Digital Bakal di Denda Rp 500 Juta

“Peristiwa ini membuktikan kesiapsiagaan Ditpolairud Polda NTT serta optimalnya koordinasi antarunsur maritim dalam menghadapi keadaan darurat di laut. Tidak ada korban jiwa,” tambah Kabidhumas Polda NTT.

Ia juga mengimbau para nelayan dan pelaku pelayaran untuk selalu memperhatikan informasi cuaca dari BMKG, mengingat potensi gelombang tinggi dan cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah NTT.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Anthony :Momentum Hari Pancasila, Generasi Muda Didorong Jaga Konstitusi dan Persatuan

1 Juni 2026 - 02:36 WIB

Bawa 1 Kg Ganja, Pengedar Digulung Polisi di Tangerang

30 Mei 2026 - 23:38 WIB

Polres Tangerang Kota

Jasa Raharja Raih Penghargaan Internasional Lingkungan Kerja Terbaik

30 Mei 2026 - 14:10 WIB

Iduladha 1447 H, Jasa Raharja Tebar Kepedulian Lewat Kurban

29 Mei 2026 - 09:24 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Narkoba di THM New Zone Medan, 4 Orang Jadi Tersangka

27 Mei 2026 - 12:51 WIB

THM New Zone

FKPPI 0907 Bekasi Ikuti Pembinaan Ormas untuk Jaga Kondusivitas Wilayah

26 Mei 2026 - 11:19 WIB

FKPPI 0907 Bekasi
Trending di NEWS