Polri Dalami Dugaan Keterpaparan Paham Tertentu di Balik Kasus Ledakan SMAN 72       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 9 Nov 2025 23:12 WIB ·

Polri Dalami Dugaan Keterpaparan Paham Tertentu di Balik Kasus Ledakan SMAN 72


Polri Dalami Dugaan Keterpaparan Paham Tertentu di Balik Kasus Ledakan SMAN 72. (Dok: Istimewa) Perbesar

Polri Dalami Dugaan Keterpaparan Paham Tertentu di Balik Kasus Ledakan SMAN 72. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, merupakan siswa di sekolah tersebut. Saat ini, Polri tengah mendalami kemungkinan adanya keterkaitan pelaku dengan paham tertentu atau paparan konten di media sosial.

“Hal tersebut menjadi bagian dari penyelidikan kami. Apakah yang bersangkutan mengikuti paham tertentu, terpapar suatu konten, atau mungkin tertarik pada hal-hal tertentu,” ujar Jenderal Sigit saat menjenguk para korban ledakan di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta, Sabtu (8/11/2025).

BACA JUGA:  Dinas Bina Marga Prioritaskan Penanganan Longsor Jembatan Cipamingkis

Ia menegaskan bahwa penyidik masih menelusuri berbagai kemungkinan motif di balik peristiwa tersebut.

“Segala hal yang berkaitan dengan alasan di balik tindakan itu sedang kami dalami,” lanjutnya.

Kapolri menambahkan, Polri juga akan memeriksa keluarga terduga pelaku untuk mengumpulkan berbagai fakta yang dapat mendukung proses penyelidikan.

“Kami melakukan pemeriksaan terhadap media sosial serta berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk mengumpulkan seluruh informasi yang relevan,” tuturnya.

BACA JUGA:  PWI Bekasi Raya Siapkan Ibadah Natal dan Doa Awal Tahun 2026, Wujudkan Toleransi dan Kebersamaan

Selain mendalami kemungkinan keterpaparan terhadap paham tertentu, Polri juga menindaklanjuti informasi bahwa pelaku diduga merupakan korban perundungan di sekolah.

“Hal tersebut menjadi bagian dari upaya kami untuk mengungkap motif pelaku. Semua informasi yang dapat mendukung proses penyelidikan akan kami kumpulkan,” pungkasnya.

Sementara itu, kondisi terduga pelaku dilaporkan berangsur membaik setelah menjalani perawatan intensif.

BACA JUGA:  Pakai Helm Tidak SNI Saat Berkendara, Apakah Tetap Ditilang?

“Yang jelas, kondisi terduga pelaku semakin membaik. Mudah-mudahan hal ini dapat mempermudah proses penyelidikan saat diperlukan,” kata Jenderal Sigit.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkot Bekasi Gelar Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Tekankan Kolaborasi Pembangunan

16 April 2026 - 20:57 WIB

Lapdu Diterima, Kuasa Hukum Desak Kejari Subang Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Ambulans

15 April 2026 - 21:29 WIB

Korupsi Ambulans

Dishub Kabupaten Bekasi Optimalkan Sistem Layanan Aplikasi KIR Online Bekasi

15 April 2026 - 12:13 WIB

KIR Online Bekasi

Halal Bihalal Pensiunan, Wawali Bekasi Perkuat Silaturahmi

15 April 2026 - 11:12 WIB

Polisi Gagalkan Penyelundupan Thrifting Ilegal di Perbatasan NTT

14 April 2026 - 16:28 WIB

Polda NTT

Tri Adhianto dan Dirut Tirta Patriot Raih Penghargaan di TOP BUMD Awards 2026

14 April 2026 - 11:30 WIB

Trending di NEWS