Respons Keluhan Warga Kertarahayu, Bupati Bekasi Segera Berkirim Surat ke Kementerian PU       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 15 Okt 2025 14:01 WIB ·

Respons Keluhan Warga Kertarahayu, Bupati Bekasi Segera Berkirim Surat ke Kementerian PU


Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, meninjau pembangunan Tol Jakarta–Cikampek II. (Dok: Istimewa) Perbesar

Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, meninjau pembangunan Tol Jakarta–Cikampek II. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang meninjau pembangunan Tol Jakarta–Cikampek II atau Tol Japek 2 Selatan Seksi 2A di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Rabu, (15/10/2025). Pembangunan ini dikeluhkan lantaran memutus akses jalan lingkungan.

Warga menuntut adanya akses jembatan di lokasi itu. Tuntutan itu disampaikan langsung ke Bupati Bekasi. Ade mengaku sudah merespon keluhan itu dan akan segera mengirimkan surat ke Kementerian PU.

BACA JUGA:  Survei IDM untuk Pilkada Kaltim, Petahana Hanya Raih 31,6 Persen, Penantang 62,6 Persen

“Kami mensurvei jembatan yang nantinya dibuat sesuai dengan diminta masyarakat. Kami akan segera berkirim surat ke Kementerian PU. Semoga Kementerian PU cepat menanggapi,” kata Ade usai meninjau.

Pembangunan tol itu merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Sehingga, kata Ade, pembangunan merupakan wewenang pusat.

“Kalau ini misalkan hak pemda kita anggarkan, cumankan dalam hal ini administrasi tidak bisa dianggarkan di Pemda ini merupakan proyek strategis nasional, kami harus mengikuti aturan berlaku,” paparnya.

BACA JUGA:  Desa Kertarahayu Resmi Gelar Pembentukan Panitia Pilkades 2026-2034

Imbas terputus akses akibat pembangunan tol membuat masyarakat harus memutar lebih jauh. Ade mengatakan pembangunan jembatan ini sangat penting karena murni keinginan masyarakat.

Dedeh, salah seorang warga, mengatakan bahwa sebelum pembangunan tol terdapat dua titik jalan yang biasa digunakan. Namun, setelah proyek berjalan, akses tersebut hilang dan belum ada solusi dari kontraktor Japek 2 Selatan yaitu PT Wijaya Karya.

BACA JUGA:  Gunakan Anjing Pelacak, Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba di Pelabuhan Bakauheni

“Tadinya ada dua titik penyeberangan, sekarang kehalang tol. Kirain bakal ada jalan gantinya, tapi sampai sekarang nggak ada. Itu bukan cuma jalan tikus, tapi jalan coran yang biasa dipakai warga,” ujarnya.

Kondisi ini membuat warga harus memutar jauh untuk beraktivitas. Warga yang sehari-hari berdagang mengaku sangat terbebani.

 

(Gibran)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Prabowo Perkuat Kesejahteraan Guru, Tunjangan Naik dan Beasiswa Diperluas

12 Juni 2026 - 14:13 WIB

Kesejahteraan Guru

Bapenda Kabupaten Bekasi Optimalkan Pajak Daerah, Kejar Target Rp3,8 Triliun

11 Juni 2026 - 15:18 WIB

Pajak Daerah

Ruislag Aset Desa Mekarwangi Tuntas, Aset Terjaga dan Fasilitas Meningkat

11 Juni 2026 - 14:43 WIB

Ruislag Aset Desa Mekarwangi

Ojol Dorong Pembentukan Asosiasi Nasional, Perkuat Kolaborasi dengan Polri

11 Juni 2026 - 11:26 WIB

Komunitas Ojol

Pengawasan Pajak Air Tanah Diperkuat untuk Dongkrak PAD Kabupaten Bekasi

11 Juni 2026 - 09:04 WIB

Pajak Air Tanah

Operasi Patuh 2026 Ditunda, Korlantas Fokus Evaluasi

9 Juni 2026 - 09:08 WIB

Operasi Patuh 2026
Trending di NEWS