Respons Keluhan Warga Kertarahayu, Bupati Bekasi Segera Berkirim Surat ke Kementerian PU       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 15 Okt 2025 14:01 WIB ·

Respons Keluhan Warga Kertarahayu, Bupati Bekasi Segera Berkirim Surat ke Kementerian PU


					Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, meninjau pembangunan Tol Jakarta–Cikampek II. (Dok: Istimewa) Perbesar

Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, meninjau pembangunan Tol Jakarta–Cikampek II. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang meninjau pembangunan Tol Jakarta–Cikampek II atau Tol Japek 2 Selatan Seksi 2A di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Rabu, (15/10/2025). Pembangunan ini dikeluhkan lantaran memutus akses jalan lingkungan.

Warga menuntut adanya akses jembatan di lokasi itu. Tuntutan itu disampaikan langsung ke Bupati Bekasi. Ade mengaku sudah merespon keluhan itu dan akan segera mengirimkan surat ke Kementerian PU.

BACA JUGA:  Targetkan Penurunan Stunting Tahun 2024, Ini Langkah Pemdes Ragemanunggal

“Kami mensurvei jembatan yang nantinya dibuat sesuai dengan diminta masyarakat. Kami akan segera berkirim surat ke Kementerian PU. Semoga Kementerian PU cepat menanggapi,” kata Ade usai meninjau.

Pembangunan tol itu merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Sehingga, kata Ade, pembangunan merupakan wewenang pusat.

“Kalau ini misalkan hak pemda kita anggarkan, cumankan dalam hal ini administrasi tidak bisa dianggarkan di Pemda ini merupakan proyek strategis nasional, kami harus mengikuti aturan berlaku,” paparnya.

BACA JUGA:  Melalui Tim Forensik RS Bhayangkara, Identitas Mayat di Tol Jagorawi Terungkap

Imbas terputus akses akibat pembangunan tol membuat masyarakat harus memutar lebih jauh. Ade mengatakan pembangunan jembatan ini sangat penting karena murni keinginan masyarakat.

Dedeh, salah seorang warga, mengatakan bahwa sebelum pembangunan tol terdapat dua titik jalan yang biasa digunakan. Namun, setelah proyek berjalan, akses tersebut hilang dan belum ada solusi dari kontraktor Japek 2 Selatan yaitu PT Wijaya Karya.

BACA JUGA:  Kades Ciledug Setu Imbau Warga Waspada Bencana di Musim Hujan

“Tadinya ada dua titik penyeberangan, sekarang kehalang tol. Kirain bakal ada jalan gantinya, tapi sampai sekarang nggak ada. Itu bukan cuma jalan tikus, tapi jalan coran yang biasa dipakai warga,” ujarnya.

Kondisi ini membuat warga harus memutar jauh untuk beraktivitas. Warga yang sehari-hari berdagang mengaku sangat terbebani.

 

(Gibran)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polda DIY Bongkar 4 Pabrik Miras Oplosan di Bantul, Ribuan Botol Disita

8 November 2026 - 22:00 WIB

Pabrik Miras Oplosan

Polisi Ungkap Produksi Oli MARS Ilegal di Mojokerto, FR Diamankan

7 November 2026 - 12:27 WIB

Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan IDTI Awards 2026 atas Transformasi Digital Berorientasi Masyarakat   

6 November 2026 - 11:42 WIB

Pastikan Kesiapan Pelayanan Nataru, Jasa Raharja, Polri dan Kemenhub Gelar Survei Jalur Bakauheni-Merak 

6 November 2026 - 11:37 WIB

Drainase Bermasalah, Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Desak Pemkab Benahi Jalan KH Fudholi

6 November 2026 - 00:07 WIB

Saeful Islam

Polisi Bongkar Lapak Sabu di Tanah Abang, 18 Orang Diciduk

5 November 2026 - 11:06 WIB

Lapak Sabu Tanah Abang
Trending di NEWS