Respons Keluhan Warga Kertarahayu, Bupati Bekasi Segera Berkirim Surat ke Kementerian PU       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 15 Okt 2025 14:01 WIB ·

Respons Keluhan Warga Kertarahayu, Bupati Bekasi Segera Berkirim Surat ke Kementerian PU


Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, meninjau pembangunan Tol Jakarta–Cikampek II. (Dok: Istimewa) Perbesar

Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, meninjau pembangunan Tol Jakarta–Cikampek II. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang meninjau pembangunan Tol Jakarta–Cikampek II atau Tol Japek 2 Selatan Seksi 2A di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Rabu, (15/10/2025). Pembangunan ini dikeluhkan lantaran memutus akses jalan lingkungan.

Warga menuntut adanya akses jembatan di lokasi itu. Tuntutan itu disampaikan langsung ke Bupati Bekasi. Ade mengaku sudah merespon keluhan itu dan akan segera mengirimkan surat ke Kementerian PU.

BACA JUGA:  Ditressiber Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Open BO Pelajar Jakarta

“Kami mensurvei jembatan yang nantinya dibuat sesuai dengan diminta masyarakat. Kami akan segera berkirim surat ke Kementerian PU. Semoga Kementerian PU cepat menanggapi,” kata Ade usai meninjau.

Pembangunan tol itu merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Sehingga, kata Ade, pembangunan merupakan wewenang pusat.

“Kalau ini misalkan hak pemda kita anggarkan, cumankan dalam hal ini administrasi tidak bisa dianggarkan di Pemda ini merupakan proyek strategis nasional, kami harus mengikuti aturan berlaku,” paparnya.

BACA JUGA:  Densus 88 Bekali Guru BK Depok Ilmu Cegah Ekstremisme di Sekolah

Imbas terputus akses akibat pembangunan tol membuat masyarakat harus memutar lebih jauh. Ade mengatakan pembangunan jembatan ini sangat penting karena murni keinginan masyarakat.

Dedeh, salah seorang warga, mengatakan bahwa sebelum pembangunan tol terdapat dua titik jalan yang biasa digunakan. Namun, setelah proyek berjalan, akses tersebut hilang dan belum ada solusi dari kontraktor Japek 2 Selatan yaitu PT Wijaya Karya.

BACA JUGA:  Caleg DPRD Kabupaten Bekasi Ridwan 'Hebring' Bakal Perjuangkan Tenaga Kerja dan UMKM

“Tadinya ada dua titik penyeberangan, sekarang kehalang tol. Kirain bakal ada jalan gantinya, tapi sampai sekarang nggak ada. Itu bukan cuma jalan tikus, tapi jalan coran yang biasa dipakai warga,” ujarnya.

Kondisi ini membuat warga harus memutar jauh untuk beraktivitas. Warga yang sehari-hari berdagang mengaku sangat terbebani.

 

(Gibran)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Dorong Penguatan Data dan Layanan Samsat di Agenda Rakor Monev Samsat Sulawesi Selatan

22 September 2026 - 13:57 WIB

Polisi Bekuk Terduga Pencuri Kapal Pesiar di Sorong

22 September 2026 - 13:43 WIB

Pencuri Kapal Pesiar

Wahab Abdullah Menang Pilkades Kertarahayu Setu, Raih 2.172 Suara

21 September 2026 - 17:46 WIB

Pilkades Berjalan Damai, Pemerintah Kecamatan Setu Apresiasi Sinergi Masyarakat, TNI, dan Polri

21 September 2026 - 14:52 WIB

Pemerintah Kecamatan Setu

Sat Narkoba Polres Metro Bekasi Tindak Dugaan Penyalahgunaan Tembakau Sintetis di Tegal Danas

21 September 2026 - 13:30 WIB

Sat Narkoba

Pastikan Pilkades Aman, Polsek Setu Dampingi Asistensi PJU Polda Metro Jaya di Burangkeng

20 September 2026 - 22:15 WIB

Pilkades Setu
Trending di NEWS