Kemkomdigi Upayakan Pemerataan Akses Internet untuk Sekolah Rakyat       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 20 Sep 2025 10:38 WIB ·

Kemkomdigi Upayakan Pemerataan Akses Internet untuk Sekolah Rakyat


Sekretaris Jenderal Kemkomdigi, Ismail. (Dok: Istimewa) Perbesar

Sekretaris Jenderal Kemkomdigi, Ismail. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus berupaya menyediakan akses internet berkualitas sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Sekolah Rakyat.

Sekretaris Jenderal Kemkomdigi, Ismail, menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan Program Sekolah Rakyat, pihaknya bertanggung jawab menyediakan fasilitas akses internet melalui infrastruktur milik Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

“Kami melihat bahwa Kemkomdigi dapat berperan dalam beberapa aspek, salah satunya adalah penyediaan akses internet. Ini sudah kami lakukan di sejumlah sekolah melalui perangkat yang kami miliki, yaitu BAKTI,” ujar Ismail pada Jumat (19/9/2025).

BACA JUGA:  Polisi dan Selebritas Berbagi di Ramadhan, Warga Teluk Pucung

Selain itu, Kemkomdigi juga mengoordinasikan pengalokasian anggaran untuk memastikan tersedianya sarana akses internet dalam Program Sekolah Rakyat.

“Kami membantu mengoordinasikan agar Sekolah Rakyat mendapatkan akses internet terbaik dengan pemanfaatan anggaran yang efisien,” tambahnya.

Dukungan tersebut mencakup fasilitasi kemitraan dengan penyedia layanan internet, terutama untuk wilayah-wilayah yang masih kekurangan konektivitas, sehingga Sekolah Rakyat dapat menikmati layanan internet yang memadai.

Kemkomdigi juga berkomitmen meningkatkan kompetensi digital para guru di Sekolah Rakyat melalui program pelatihan.

BACA JUGA:  Kadis Perkimtan Tinjau Pembangunan SPALD-S dan Rutilahu di Cibitung

“Saya yakin anak-anak di Sekolah Rakyat juga membutuhkan keterampilan di bidang digital. Oleh karena itu, kami akan mengalokasikan sebagian anggaran kementerian untuk pelatihan digital bagi para guru di Sekolah Rakyat,” terang Ismail.

Jika dibutuhkan, Kemkomdigi juga siap menyediakan berbagai platform digital untuk mendukung proses pembelajaran di Sekolah Rakyat.

“Kami akan mendukung penyediaan platform digital, termasuk platform pendidikan yang dapat menunjang kegiatan belajar mengajar. Ini merupakan bagian dari bentuk dukungan Kemkomdigi terhadap pengembangan Sekolah Rakyat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Beli LPG 3 Kg Wajib Pakai KTP, Apakah Ada Kenaikan Harga?

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sendiri tengah berupaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui pendirian 500 Sekolah Rakyat di wilayah-wilayah miskin.

Saat ini, sudah terdapat 100 Sekolah Rakyat yang beroperasi. Pemerintah menargetkan jumlah tersebut akan meningkat menjadi 165 sekolah pada Oktober 2025, dengan jumlah siswa mencapai 15.895 orang, 2.407 guru, dan 4.442 tenaga pendidik.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkot Bekasi Gelar Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Tekankan Kolaborasi Pembangunan

16 April 2026 - 20:57 WIB

Lapdu Diterima, Kuasa Hukum Desak Kejari Subang Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Ambulans

15 April 2026 - 21:29 WIB

Korupsi Ambulans

Dishub Kabupaten Bekasi Optimalkan Sistem Layanan Aplikasi KIR Online Bekasi

15 April 2026 - 12:13 WIB

KIR Online Bekasi

Halal Bihalal Pensiunan, Wawali Bekasi Perkuat Silaturahmi

15 April 2026 - 11:12 WIB

Polisi Gagalkan Penyelundupan Thrifting Ilegal di Perbatasan NTT

14 April 2026 - 16:28 WIB

Polda NTT

Tri Adhianto dan Dirut Tirta Patriot Raih Penghargaan di TOP BUMD Awards 2026

14 April 2026 - 11:30 WIB

Trending di NEWS