Libur Panjang Hari Raya Idul Adha, Situasi Arus Lalu Lintas Trans Jawa Terkendali       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 8 Jun 2025 02:19 WIB ·

Libur Panjang Hari Raya Idul Adha, Situasi Arus Lalu Lintas Trans Jawa Terkendali


Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. (Dok: Istimewa) Perbesar

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., memantau langsung kondisi arus kendaraan selama libur panjang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah.

Dalam keterangannya, Kakorlantas menyampaikan bahwa lalu lintas terpantau cukup padat, khususnya di Kilometer 58 Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ), Cikampek, Jawa Barat.

“Saya turun langsung ke lapangan. Tadi saya memantau mulai dari Kilometer 01 hingga saat ini berada di wilayah Subang. Di wilayah hukum Polres Subang, lalu lintas di jalan tol terpantau cukup padat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepadatan terutama terjadi di ruas Tol Layang MBZ, mulai dari KM 58 hingga KM 66. Namun, setelah KM 70 ke arah Trans Jawa di wilayah Subang, kondisi arus lalu lintas terpantau lebih terkendali.

BACA JUGA:  Kades Ciledug Tinjau Langsung Pengecoran Jaling

Oleh karena itu, Kakorlantas mengimbau seluruh personel di lapangan untuk tetap siaga guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat yang melintas di Tol Trans Jawa.

“Kami berharap rekan-rekan tetap semangat bertugas di lapangan. Karena selama libur panjang ini, volume lalu lintas meningkat, sehingga kehadiran kita di jalan sangat diperlukan,” tegasnya.

Lebih lanjut, saat meninjau Rest Area KM 379 di wilayah Batang, Kakorlantas menemukan masih adanya kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih (over dimension and overload/ODOL) yang melintas di Tol Trans Jawa.

BACA JUGA:  Koramil 06/Setu dan Komduk Laksanakan Apel Patroli Tahun 2026, Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban di Wilayah Koramil Setu

Ia menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keselamatan kendaraan maupun pengguna jalan.

“Masih ditemukan kendaraan berat yang over dimensi dan overload. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk menertibkan, demi terciptanya keselamatan di jalan, baik dari aspek jalan, kendaraan, maupun pengemudi,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya mendukung Decade of Action for Road Safety yang menjadi bagian dari resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), di mana Indonesia berkomitmen menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan raya.

BACA JUGA:  Pemkot Bandung Usut Tuntas Penebangan Pohon di Jalan Riau, Izin Usaha Ikut Diperiksa

“Angka kecelakaan masih cukup tinggi. Harapannya, melalui upaya penertiban ini, jumlah kecelakaan dapat ditekan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap pelanggaran ODOL bukan untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan demi keselamatan bersama.

“Negara tidak bangga dalam melakukan penegakan hukum. Namun, upaya sosialisasi, edukasi, pemberian peringatan, hingga gerakan normalisasi akan terus dilakukan. Setelah semua tahapan dijalankan dan masih ada pelanggaran, maka baru akan dilakukan tindakan hukum. Over dimensi adalah pelanggaran berat yang bisa diproses pidana, sedangkan overload merupakan pelanggaran administratif dan akan dikenakan tilang,” pungkasnya.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi Kebut Perbaikan Jalan Rusak

30 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Perbaikan Jalan Rusak Bekasi

Malam Puncak HUT ke-81 RI di Harapan Jaya, Warga Kompak dan Guyub

30 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Butuh Uang Beli Sabu, Dua Pria Bunuh Driver Taksi Online

29 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Pembunuhan Driver Online

Bareskrim Bongkar Kasino Ilegal di Sukoharjo, 30 Orang Jadi Tersangka

28 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Casino di Sukoharjo

Di AIIF 2026, Dirut Jasa Raharja Paparkan Masa Depan Perlindungan Publik Berbasis AI 

28 Agustus 2026 - 11:46 WIB

SMSI Kukuhkan Pokja Jaga Desa, Hasyim Djojohadikusumo: Jakarta Tetap Aman

28 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Pokja Newsroom Jaga Desa
Trending di NEWS