Polres Karawang Ungkap 26 Kasus Narkoba: 31 Tersangka Ditangkap, Lebih dari 1 Kg Sabu Disita       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 17 Mei 2025 00:42 WIB ·

Polres Karawang Ungkap 26 Kasus Narkoba: 31 Tersangka Ditangkap, Lebih dari 1 Kg Sabu Disita


					Press Release Polres Karawang Pengungkapan Kasus Narkotika. (Dok: Istimewa) Perbesar

Press Release Polres Karawang Pengungkapan Kasus Narkotika. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Polres Karawang menunjukkan komitmennya dalam memerangi peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), Polres Karawang berhasil mengungkap 26 kasus peredaran narkoba dari berbagai jenis selama periode Maret hingga April 2025.

“Sebanyak 31 pengedar narkotika berhasil kami amankan beserta sejumlah barang bukti,” ujar Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah.

Ia menegaskan, pihaknya terus berupaya menciptakan wilayah Karawang yang aman dan bersih dari narkoba.

Dari total 26 kasus tersebut, 17 kasus di antaranya melibatkan 20 tersangka yang terkait dengan peredaran sabu, dengan barang bukti lebih dari 1 kilogram, termasuk 42,7 gram yang dikemas dalam beberapa paket.

BACA JUGA:  Validasi NIK Jadi NPWP, Begini Caranya

Selain itu, terdapat empat kasus lain yang melibatkan enam tersangka pengedar tembakau sintetis dengan total barang bukti 141,4 gram.

Lima kasus sisanya berkaitan dengan peredaran obat keras terbatas (OKT), yang melibatkan lima tersangka. Barang bukti yang disita meliputi 2.736 butir pil OKT, 608 butir tramadol, 2.024 butir eximer, dan 105 butir pil lainnya.

BACA JUGA:  Jokowi Tinjau Gudang Bulog di Cibitung Bekasi

“Dalam pengungkapan kali ini, terdapat dua kasus yang menonjol,” jelas AKBP Fiki.

“Pertama, kasus peredaran sabu dengan barang bukti mencapai 815,8 gram. Kedua, kasus produksi tembakau sintetis (tembakau gorila) oleh tiga orang pelaku, dengan barang bukti berupa 54,94 gram tembakau dan 73,2 mililiter cairan bahan baku,” lanjutnya.

Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman bervariasi tergantung jenis dan jumlah narkotika yang diperjualbelikan.

BACA JUGA:  Bosih Awalludin S.Sos., M.Si Buka Acara Peringatan HSN di Ponpes Darussalam

“Untuk pengedar sabu, kami kenakan Pasal 114 ayat (1) UU Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun,” ujar AKBP Fiki.

“Sementara bagi pelaku produksi tembakau sintetis, ancaman hukuman penjara mulai dari 5 hingga 20 tahun. Adapun pelaku peredaran obat keras ilegal diancam hukuman penjara antara 5 sampai 12 tahun,” tutupnya.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polisi Sita 1,5 Kg Sabu di Kebon Jeruk, Dua Pria Ditangkap

27 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Sabu di Kebon Jeruk

Korban Kecelakaan Minibus di Tol Terpeka Tulang Bawang Barat, Jasa Raharja Gercep Pelayanan

26 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Hadapi Tantangan Ekonomi 2027, Jasa Raharja Perkuat Strategi Keberlanjutan Bisnis melalui Economic Insights

26 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Sindikat Promosi Judol di Makassar Diduga Raup Rp1,3 Miliar

25 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Polres Jakbar Bongkar 43 Kasus Pencurian, 53 Orang Diamankan

23 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Polda Riau Sita 6.500 Liter Biosolar Subsidi di Siak

22 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Polda Riau
Trending di NEWS