Polresta Bandung Amankan 52 Preman dalam Operasi Pekat Lodaya II 2025       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 14 Mei 2025 00:51 WIB ·

Polresta Bandung Amankan 52 Preman dalam Operasi Pekat Lodaya II 2025


Konferensi pers Polresta Bandung yang digelar di Markas Polresta Bandung. (Dok: Istimewa) Perbesar

Konferensi pers Polresta Bandung yang digelar di Markas Polresta Bandung. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung berhasil mengamankan sebanyak 52 orang yang diduga terlibat dalam aksi premanisme dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Lodaya II 2025.

Operasi ini dilaksanakan pada 1 hingga 10 Mei 2025 dan difokuskan pada pemberantasan tindak kriminalitas jalanan, terutama aksi premanisme.

Dari jumlah tersebut, lima orang merupakan target operasi (TO), sementara 47 lainnya merupakan pelaku non-TO.

Kapolresta Bandung, Komisaris Besar Polisi Aldi Subartono, menjelaskan bahwa para pelaku menjalankan aksinya dengan berbagai modus, antara lain pengancaman, pemerasan, dan pencurian.

BACA JUGA:  Melalui IKD, Dukcapil Perkuat Indeks Transformasi Digital Nasional

“Hal ini menjadi fokus utama kami dalam pelaksanaan Operasi Pekat,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar di Markas Polresta Bandung.

Lebih lanjut, Kombes Pol Aldi mengungkapkan bahwa sejak Januari hingga Mei 2025, pihak kepolisian telah mengamankan total 153 orang yang diduga terlibat dalam praktik premanisme.

Dalam operasi tersebut, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti, antara lain 34 unit sepeda motor, dua unit mobil, 16 bilah senjata tajam, dan satu unit airsoft gun.

BACA JUGA:  Jelang Akhir Tahun, Polres Metro Bekasi Musnahkan 4,4 Kg Sabu dan 6,5 Kg Ganja

Ia menegaskan bahwa selain tindakan represif, pihaknya juga melakukan upaya preventif, seperti pendataan dan pembinaan terhadap individu yang belum terbukti melakukan tindak pidana.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha, UMKM, dan para pekerja pabrik yang sering menjadi korban pemalakan saat pulang kerja,” jelasnya.

Upaya tegas yang dilakukan Polresta Bandung dalam memberantas aksi premanisme mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk DPRD Kabupaten Bandung dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bandung.

BACA JUGA:  Polsek Cikarang Selatan Tangkap 3 Pelaku Tawuran Pelajar Sebabkan 1 Korban Meninggal

Mereka menyampaikan dukungan dan penghargaan atas langkah-langkah kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami berharap operasi seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan,” ujar mereka sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Bandung.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Dorong Integrasi Data untuk Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor 

16 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sidang Ade Kuswara Kunang: Ahli Sebut Bukti yang Diperoleh Secara Melawan Hukum Tak Sah

16 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sidang Ade Kuswara Kunang

Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional 

16 Juli 2026 - 10:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Sidak Peternakan Ayam di Permukiman Pasirgombong

15 Juli 2026 - 23:29 WIB

BUMDes Pasirgombong

Kasus Pungli MCK Pasar Bantargebang Menguak, Eks Kabid Pasar Ditahan Kejari Bekasi

15 Juli 2026 - 19:04 WIB

Pokja Wartawan Setu Harap SMKN 1 Setu Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan Publik

14 Juli 2026 - 17:09 WIB

SMKN 1 Setu
Trending di NEWS