Ketua BPD Kertarahayu Setu dan Warga Kecam Keras Galian C Ilegal       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 9 Des 2024 13:17 WIB ·

Ketua BPD Kertarahayu Setu dan Warga Kecam Keras Galian C Ilegal


Warga Grudug Galian C di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu. (Dok: Istimewa) Perbesar

Warga Grudug Galian C di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Puluhan warga Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, tepatnya di Kampung Bojong RT 02/04, baru-baru ini gerudug galian Tanah Merah ilegal yang diduga merusak lingkungan, Senin (9/12).

Salah satu warga Bojong, BP (52), mengatakan merasa terganggu dengan adanya galian Tanah Merah di daerahnya. Pasalnya selain merusak lingkungan, galian tersebut membuat perpecahan warga yang pro dan kontra dengan galian tersebut.

BACA JUGA:  Dinas SDABMBK Bekasi Kebut Pembangunan Bendung BSH.0 di Srengseng Hilir

“Coba lihat jalan jadi licin, tanah berceceran di jalan. Gimana warga tidak marah, ini kan jalan umum pasilitas masyarakat lalu lalang. Masa cuma ditaburin sekam, emang pohon pisang,” gerutunya.

Sementara Ketua BPD Kertarahayu, Dedy, megutuk keras galian c yang ada di desa Kertarahayu dan mengapresiasi pergerakan warga yang tidak menginginkan ada galian tanah liar.

BACA JUGA:  H+4 Lebaran, Arus Balik Jakarta–Cikampek Terpantau Lancar

“Sejauh ini kami sudah melakukan upaya baik secara hukum dan musyawarah dengan pihak terkait agar desa Kertarahayu bebas dari galian tanah liar. Akan tetapi pihak pengusaha tetap membandel dan terus menjalankan aktivitasnya, kalau sudah warga yang turun seperti ini siapa yang bisa menahan. Kami selaku Ketua BPD mengapresiasi warga yang tidak ingin tanah kelahirannya rusak akibat galian Tanah Merah ilegal,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Deputi Perekonomian Setkab Dorong Peningkatan Produksi Daging Nasional

 

(Sky)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 190 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Gandeng Organda, Dorong Integrasi Data dan Keselamatan Transportasi Nasional

27 April 2026 - 13:26 WIB

Soal Putusa PTUN, KemenPANRB Tegur Keras DLH Kota Bekasi

26 April 2026 - 23:02 WIB

Remaja di Tambun Selatan Diduga Dikeroyok, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

26 April 2026 - 20:27 WIB

Pengeroyokan di Tambun

Pers Bersatu di Bekasi, HPN 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Aksi Sosial

26 April 2026 - 14:24 WIB

Rekening Penampung Uang Narkoba Dibongkar, Residivis Kembali Ditangkap

25 April 2026 - 13:27 WIB

Rekening Penampung Uang Narkoba

Anev Operasi Ketupat 2026, Jasa Raharja Tingkatkan Layanan

25 April 2026 - 09:21 WIB

Trending di NEWS