Pelajar SMP di Lembata Jadi Korban Penyiraman Air Keras, Polisi Ringkus Pelaku       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 15 Okt 2024 11:26 WIB ·

Pelajar SMP di Lembata Jadi Korban Penyiraman Air Keras, Polisi Ringkus Pelaku


Penangkapan Pelaku Penyiram Air Keras Pelajar SMP di Bali. (Dok: Istimewa) Perbesar

Penangkapan Pelaku Penyiram Air Keras Pelajar SMP di Bali. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Pelaku yang melakukan penyiraman air keras terhadap seorang pelajar SMP berinisial MW di Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah berhasil ditangkap.

Pelaku tersebut bernama Co Ciming, juga dikenal dengan nama Carles Afif.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Lembata, Jupiter Selan, menjelaskan bahwa penangkapan terhadap pelaku dimulai ketika dia datang ke rumah sakit untuk meminta kesaksian dari MW.

Korban yang berusia 13 tahun itu mengenali ciri-ciri pelaku yang mirip dengan Co Ciming.

“Saat saya bertanya kepada anak tersebut, dia mengatakan bahwa pelaku mirip dengan Co Ciming, dan cerita ini diperkuat oleh informasi dari kakak kandung dan ayah korban tentang perilaku tersangka sebelum kejadian,” ujar Jupiter mengutip detik.com pada Selasa (15/10/2024).

BACA JUGA:  Penerimaan Pajak Negara Tahun Ini Capai Rp 1.196 T, Sudah 60% dari Target

Berdasarkan petunjuk ini, Co Ciming berhasil ditangkap oleh polisi ketika hendak mengunjungi korban di rumah sakit.

Penyidik kemudian membawa pelaku ke Polres Lembata untuk dilakukan interogasi.

“Setelah ditangkap, Co Ciming mengakui perbuatannya,” kata Jupiter.

Selanjutnya, tim Reserse Kriminal Polres Lembata melakukan penggeledahan di rumah Co Ciming dan berhasil menyita barang bukti berupa sepeda motor Revo warna merah.

BACA JUGA:  Kecelakaan KM 58 Tol Cikampek, 9 Korban Tewas Penumpang GranMax

“Pelaku juga menunjukkan barang bukti lain yang ia kubur di belakang rumah jabatan bupati,” tambah Jupiter.

Menurut Jupiter, Co Ciming mengaku bahwa dia menyiram wajah gadis SMP tersebut dengan soda api, sementara sisa soda api itu dibuang di jembatan.

“Dia mengakui bahwa dia yang melakukan penyiraman dengan soda api,” ungkap Jupiter.

Sebelumnya, MW disiram air keras oleh orang tak dikenal pada hari Senin (14/10/2024) saat dalam perjalanan dari rumah menuju sekolah, tepatnya di Kompleks Kota Baru, Kecamatan Nubatukan. Kasus ini dilaporkan kepada polisi sekitar pukul 07.30 Wita.

BACA JUGA:  Polsek Setu Ikuti Zoom Meeting Lounching Gugus Tugas Polri Dukung Program Ketahanan Pangan

“Kejadian ini terjadi dengan cepat sehingga menimbulkan spekulasi di masyarakat. Korban menyebutkan bahwa pelaku adalah seorang perempuan yang mengenakan hijab dan masker sehingga sulit dikenali,” kata Kepala Subseksi Pengelolaan Informasi Digital Multimedia (PIDM) Seksi Hubungan Masyarakat (Sihumas) Polres Lembata, Bripka Tommy VA Bartels.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kapolda Sumsel Serahkan Penghargaan WBK, Dorong Pelayanan Publik yang Bersih dan Humanis

5 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Kapolda Sumsel

Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

5 Agustus 2026 - 10:39 WIB

LBH ICMI Orda Kabupaten Bekasi Terbentuk, Siap Berikan Pelayanan Hukum

4 Agustus 2026 - 18:56 WIB

LBH ICMI

Petahana Yosep Resmi Daftar Pilkades Lubangbuaya 2026, Target Tuntaskan Program Tertunda

4 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Pemkot Bandung Usut Tuntas Penebangan Pohon di Jalan Riau, Izin Usaha Ikut Diperiksa

4 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Penebangan Pohon Bandung

Pastikan Pelayanan Maksimal, Direksi Jasa Raharja Tinjau Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

4 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Trending di NEWS