INA Digital Akan Luncurkan 3 Layanan Terbatas pada Bulan Ini       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 4 Sep 2024 16:49 WIB ·

INA Digital Akan Luncurkan 3 Layanan Terbatas pada Bulan Ini


Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Azwar Anas. (Dok: Istimewa) Perbesar

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Azwar Anas. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memimpin Rapat Terbatas (Ratas) tentang Pelaksanaan Transformasi Digital Pemerintah Melalui INA Digital di Istana Merdeka, Jakarta, DKI Jakarta, pada Selasa (03/09/2024).

Ratas membahas rencana pemerintah untuk meluncurkan aplikasi bernama INA Gov, yang bertujuan untuk mendigitalisasi semua sektor, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), di bawah naungan INA Digital.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Azwar Anas, menyatakan bahwa aplikasi ini dirancang untuk menyederhanakan berbagai aplikasi yang saat ini tersebar di instansi pemerintahan.

BACA JUGA:  Peduli Korban Banjir, Dishub Kabupaten Bekasi Distribusikan Bantuan Sembako

Aplikasi ini akan menjadi platform terintegrasi yang digunakan oleh ASN. Peluncuran aplikasi ini direncanakan pada bulan September ini dengan rilis terbatas.

“Alhamdulillah, setelah ratusan kali rapat, INA Digital akan menjadi penyelenggara keterpaduan. Pada bulan September ini, kita akan meluncurkan tiga layanan terbatas yang mencakup sembilan fitur awal,” kata Anas.

Anas juga menyampaikan bahwa INA Gov akan menggabungkan fitur-fitur yang sebelumnya tersebar di berbagai aplikasi, seperti cek profil ASN, evaluasi kinerja, dan pembelajaran mandiri yang sebelumnya tersedia dalam aplikasi terpisah antara BKN dan LAN.

BACA JUGA:  Dinas SDABMBK Bekasi Kebut Pembangunan Bendung BSH.0 di Srengseng Hilir

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam sistem pemerintahan.

“Sementara yang akan kita luncurkan besok adalah SmartASN, yang menggabungkan kurang lebih dua ribu aplikasi menjadi satu aplikasi,” jelasnya.

Pada tahap awal, INA-Gov akan diterapkan kepada 40.000 ASN untuk mendapatkan umpan balik yang dapat digunakan untuk perbaikan sebelum diluncurkan secara penuh pada tahun 2025.

“Kami melakukan peluncuran terbatas agar dapat menangani umpan balik dengan lebih baik. Kami telah menyiapkan sistem penanganan keluhan, karena jika tidak, masalah yang mungkin timbul akan langsung tersebar luas di media sosial setelah peluncuran publik,” tambahnya.

BACA JUGA:  Tragedi Bus Pariwisata di Pemalang, 4 Tewas dan Belasan Luka-luka

Selain INA-Gov, Anas juga memperkenalkan dua layanan lain yang akan segera diluncurkan, yaitu INA Pas Identitas Digital dan INA Ku, sebuah portal pelayanan publik.

INA Pas akan menyediakan Single Sign-On (SSO) untuk akses ke Portal Nasional Identitas Digital, sementara INA Ku akan mengintegrasikan layanan-layanan publik seperti kesehatan, pendidikan, dan administrasi kependudukan.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tiga Lembaga Gagas, Sosialisasikan Perlindungan Hukum Penelantaran Rumah Tangga

26 Januari 2026 - 14:22 WIB

HK Damin Sada: Pluralisme adalah Akar Sejarah dan Identitas Bekasi

26 Januari 2026 - 12:23 WIB

BGN Tegaskan Tak Ada Kebijakan Pengadaan Susu Secara Khusus dalam Program MBG

26 Januari 2026 - 09:59 WIB

Susu MBG

Meski Jalan Provinsi, Wali Kota Bekasi Pastikan Penanganan Cepat

25 Januari 2026 - 07:59 WIB

Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Diproyeksikan Fungsional saat Idulfitri 2026

24 Januari 2026 - 13:51 WIB

Panen Emas Merah Putih di Hari Ketiga ASEAN Para Games 2025

24 Januari 2026 - 11:19 WIB

ASEAN Para Games
Trending di NEWS