Perang Sarung di Cibitung Bekasi Telan 1 Korban Jiwa       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 16 Mar 2024 23:06 WIB ·

Perang Sarung di Cibitung Bekasi Telan 1 Korban Jiwa


Ilustrasi Tawuran/Perang Sarung. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi Tawuran/Perang Sarung. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Terjadi tawuran antar pelajar di jalan arteri Tol Cibitung, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Seorang pelajar bernama AA (17 tahun) meninggal dalam peristiwa tawuran tersebut.

Peristiwa tawuran dengan menggunakan sarung tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB pada Jumat (15/3) lalu.

Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Gurnald Patiran, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut berawal dari ajakan korban melalui pesan WhatsApp.

“Peristiwa ini dimulai pada hari Rabu, 13 Maret 2004, sekitar pukul 22.38 WIB, ketika korban, saudara AA, menghubungi saudara NIR melalui aplikasi WhatsApp dengan ajakan untuk melakukan tawuran menggunakan sarung pada hari Jumat, 15 Maret 2024, sekitar pukul 24.00 WIB,” ujar Kompol Gurnald kepada wartawan, Sabtu (16/3/2024).

BACA JUGA:  Wajib Tahu! STNK Mati 2 Tahun, Kendaraan Jadi Bodong

Dia menjelaskan bahwa NIR menerima ajakan untuk tawuran menggunakan sarung tersebut.

NIR kemudian mengajak kelompoknya untuk datang ke lokasi tersebut dan melakukan tawuran bersama kelompok korban.

“NIR menginformasikan kepada teman-temannya untuk berkumpul di rumah saudara Z,” tambahnya.

Gurnald menyebutkan bahwa saat kelompok NIR tiba di lokasi janjian untuk tawuran, korban belum muncul.

Kelompok tersebut kemudian kembali ke tempat berkumpul semula dan meninggalkan lokasi janjian.

“Selanjutnya, NIR dan kelompoknya pergi ke tempat yang telah disepakati, namun saat tiba di lokasi, korban dan kelompoknya belum hadir. Akibatnya, NIR dan kelompoknya kembali ke tempat awal berkumpul,” katanya.

BACA JUGA:  Optimalkan Kinerja, DLH Kabupaten Bekasi Berkantor di Area TPA Burangkeng

Gurnald menjelaskan bahwa kemudian pelaku dengan inisial MAA ikut bergabung dalam tawuran bersama kelompok NIR. Menurutnya, MAA membawa kunci shock berbentuk huruf T.

“Saat kembali, pelaku MAA membawa kunci shock berbentuk huruf T dan bergabung dengan kelompok NIR untuk kembali ke lokasi yang telah disepakati, di mana ternyata korban dan kelompoknya sudah hadir. Hal ini kemudian memicu terjadinya tawuran menggunakan sarung,” ucapnya.

Dia menjelaskan bahwa MAA menggunakan kunci shock tersebut untuk memukul kepala korban sebanyak tiga kali selama tawuran berlangsung.

Serangan tersebut menyebabkan luka serius di kepala korban hingga korban terjatuh dan kehilangan kesadaran.

BACA JUGA:  Jubir Barisan Pembaharuan Indah Sri Rejeki, Usulkan 11 Nama Menteri Kabinet Prabowo-Gibran

“Meskipun korban kalah jumlah dan pihak kelompok saudara NIR menggunakan petasan untuk membuat korban dan kelompoknya melarikan diri, korban yang berada di belakang dan dekat dengan pelaku MAA yang membawa kunci shock berbentuk T, menjadi sasaran serangan tersebut sebanyak 3 kali hingga mengakibatkan luka serius di kepala korban dan membuatnya terkapar tanpa kesadaran,” jelasnya.

Menurut Gurnald, setelah itu, MAA, NIR, dan kelompoknya melarikan diri dan meninggalkan korban di lokasi kejadian.

Korban kemudian dibawa oleh teman-teman kelompoknya ke RS Adam Thalib, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

 

Editor: Uje

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Genjot PAD, Bapenda Bekasi Perketat Pajak Reklame dan Hiburan

17 April 2026 - 13:24 WIB

Pajak Reklame

Pemkot Bekasi Gelar Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Tekankan Kolaborasi Pembangunan

16 April 2026 - 20:57 WIB

Lapdu Diterima, Kuasa Hukum Desak Kejari Subang Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Ambulans

15 April 2026 - 21:29 WIB

Korupsi Ambulans

Dishub Kabupaten Bekasi Optimalkan Sistem Layanan Aplikasi KIR Online Bekasi

15 April 2026 - 12:13 WIB

KIR Online Bekasi

Halal Bihalal Pensiunan, Wawali Bekasi Perkuat Silaturahmi

15 April 2026 - 11:12 WIB

Polisi Gagalkan Penyelundupan Thrifting Ilegal di Perbatasan NTT

14 April 2026 - 16:28 WIB

Polda NTT
Trending di NEWS