Waduh! Daftar Sekolah di SMPN 5 Cikarang Barat Wajib Beli Map Seharga Rp25ribu       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 19 Jun 2024 18:52 WIB ·

Waduh! Daftar Sekolah di SMPN 5 Cikarang Barat Wajib Beli Map Seharga Rp25ribu


					Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. (Dok: Istimewa) Perbesar

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN 5 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diduga mewajibkan peserta didik baru untuk membeli map atau amplop seharga Rp25ribu sebagai salah satu syarat untuk pendaftaran.

Map atau amplop seharga Rp25ribu itu diduga telah disediakan oleh panitia PPDB di salah satu warung di dekat sekolah.

Setiap peserta didik yang hendak mendaftar, akan di arahkan untuk membeli map atau amplop di warung tersebut.

Mengutip sebuah vidio yang beredar, hal ini dikeluhkan salah seorang warga yang disinyalir hendak mendaftarkan anaknya ke SMP Negeri 5 Cikarang Barat.

BACA JUGA:  Dukung Program P2WKSS, Disbudpora Akan Salurkan Alat Olahraga dan Gelar Senam Bersama

Seorang Ibu dalam vidio itu menyebut, pembelian map atau amplop seharga Rp25ribu diharuskan sebagai syarat pendaftaran sekolah.

“Hallo, ini selembar Rp25ribu loh! persyaratan masuk SMP, ini musti di paksa pake ini Rp25ribu lembaran gini!, tolong dibantu ini pemerintah ya, kenapa ada jual Rp25ribu selembaran gini,” begitu pernyataan seorang Ibu dalam vidio, dikutip Rabu (19/6/2024).

SMPN 5 Cikarang Barat

Tangkapan Layar: Map atau Amplop yang Disediakan Panitia PPDB Syarat Pendaftaran Sekolah di SMPN 5 Cikarang Barat. (Dok: Istimewa)

Panitia PPDB SMPN 5 Cikarang Barat

Ketika dikonfirmasi hal ini ke ketua panitia PPDB SMPN 5 Cikarang Barat, Nandang, dirinya membenarkan adanya kewajiban peserta didik baru untuk membeli map atau amplop seharga Rp25ribu sebagai syarat pendaftaran.

BACA JUGA:  Polri Gelar Apel Pengamanan Retreat Kepala Daerah di Magelang

Nandang berdalih bahwa map atau amplop ini sengaja disediakan untuk menyeragamkan dan dinilai lebih aman untuk berkas data peserta PPDB.

“Iya memang benar, kita kan emang setiap tahun itu kita PPDB pake map, itu dulu pake map biasa jadi dulu kita data sering hilang atau jatuh. Makanya sekarang kita berinisiatif gimana kalau pake map ini,” kata Nandang. Rabu (19/6/2024).

BACA JUGA:  Koramil 06/Setu dan Komduk Laksanakan Apel Patroli Tahun 2026, Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban di Wilayah Koramil Setu

“Terus kenapa harganya Rp25ribu, kita bukan ambil untung, tapi hanya untuk menyeragamkan saja,” tambahnya.

Dengan adanya perihal tersebut, diharapkan pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi untuk meninjau dan mengevaluasi terhadap mekanisme yang diterapkan oleh Panitia PPDB SMP Negeri 5 Cikarang Barat.

Selain membebani wali murid peserta didik baru, juga tidak sesuai dengan Juknis PPDB yang sudah ditetapkan.

Disamping itu, hal ini tentunya dapat terindikasi adanya dugaan pungli PPDB di sekolah tersebut.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 171 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan IDTI Awards 2026 atas Transformasi Digital Berorientasi Masyarakat   

6 November 2026 - 11:42 WIB

Pastikan Kesiapan Pelayanan Nataru, Jasa Raharja, Polri dan Kemenhub Gelar Survei Jalur Bakauheni-Merak 

6 November 2026 - 11:37 WIB

Drainase Bermasalah, Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Desak Pemkab Benahi Jalan KH Fudholi

6 November 2026 - 00:07 WIB

Saeful Islam

Polisi Bongkar Lapak Sabu di Tanah Abang, 18 Orang Diciduk

5 November 2026 - 11:06 WIB

Lapak Sabu Tanah Abang

Resmi Dilantik Jadi Kades Tamanrahayu Masa Bhakti 2026–2034, Emin Suryana Gelar Tasyakuran 7 Tumpeng

4 November 2026 - 21:51 WIB

Kades Tamanrahayu

Ketua BPD Lubangbuaya Ucapkan Selamat atas Pelantikan Kades Maulana Yusup Periode 2026-2034

4 November 2026 - 21:45 WIB

Ketua BPD Lubangbuaya
Trending di NEWS