Diduga Oknum Anggota Polisi di Sumedang Terlibat Penganiayaan 4 Anak di Bawah Umur       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 12 Apr 2024 22:46 WIB ·

Diduga Oknum Anggota Polisi di Sumedang Terlibat Penganiayaan 4 Anak di Bawah Umur


Ilustrasi: Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota Polisi di Sumedang, Jawa Barat. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi: Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota Polisi di Sumedang, Jawa Barat. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Dugaan penganiayaan oleh sekelompok orang dan oknum anggota polisi terhadap empat anak laki-laki yang masih di bawah umur telah dilaporkan ke Polsek Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kejadian tersebut terjadi di rumah salah satu korban di Perumahan Jatinangor II Desa Cinanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, pada Rabu (10/4/2024) dini hari.

Terduga pelaku dengan inisial “BM” dan kelompoknya datang ke rumah korban bersama seseorang yang diduga oknum anggota polisi untuk mencari adik perempuannya yang berada di rumah korban.

BACA JUGA:  Jakarta Bebas Ganjil Genap Mulai 6-15 April 2024

Tanpa berkata-kata, para pelaku langsung memukuli keempat korban yang masih di bawah umur di lokasi tersebut.

Selain memukuli keempat korban, pelaku juga masuk ke kamar korban dan mengambil beberapa barang milik mereka.

Akibat penganiayaan tersebut, para korban mengalami sejumlah luka lecet, memar, dan lebam di sekitar kepala.

Orang tua korban kemudian melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Polsek Tanjungsari dengan nomor laporan polisi LP/B/21/IV/2024/SPKT/POLSEK TANJUNGSARI/RES.

Penganiayaan Oknum Polisi di Sumedang

Laporan Penganiayaan Anak di Bawah Umur ke Polsek Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. (Dok: Istimewa)

Dugaan Keterlibatan Oknum Anggota Polisi

Menurut keterangan orang tua korban, TS, kasus penganiayaan yang dialami anak beserta teman-temannya diduga melibatkan oknum anggota polisi yang berinisial “AND”.

BACA JUGA:  Kegiatan Festival dan Lomba Kreativitas Anak Usia Dini

Hal ini berdasarkan penuturan salah seorang saksi yang ada di lokasi kejadian yang menyebut ada oknum anggota polisi yang ikut melakukan penganiayaan.

“Saya selaku orang tua korban tidak bisa menerima kejadian penganiayaan yang dialami anak saya dan teman-temannya. Saya meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan ini,” ujar orang tua korban kepada awak media melalui sambungan telepon.

BACA JUGA:  Damkar Kabupaten Bekasi: Waspada Kebakaran di Musim Kemarau

“Harus ada penyelidikan menyeluruh terkait kasus ini, karena tidak hanya ada penganiayaan dan pengeroyokan, tapi juga ada pengrusakan karena kaca rumah saya pecah dan pencurian karena beberapa barang anak saya juga dibawa oleh pelaku,” tambahnya.

“Seharusnya Polisi itu melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, sampai berita ini diterbitkan, Kapolres Sumedang belum dapat dikonfirmasi terkait dugaan keterlibatan anggotanya dalam kasus penganiayaan ini.

 

Penulis : Gibran
Editor : Uje

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemerintah Terapkan One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026

29 Maret 2026 - 05:46 WIB

Bareskrim Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Rp55 Miliar Kasus Judol ke Jaksa

28 Maret 2026 - 19:31 WIB

Kasus Judol

Jasa Raharja dan Korlantas Polri Tinjau Command Center KM 29, Pastikan Kesiapan Arus Balik Idulfitri 2026

27 Maret 2026 - 07:37 WIB

Komisi III DPR Bakal Dalami Dugaan Pelecehan oleh Juri Tahfiz Berinisial AM

26 Maret 2026 - 19:55 WIB

Pelecehan Ustadz

Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, Jalur Trans Jawa Kembali Normal

26 Maret 2026 - 01:21 WIB

Jalur Trans Jawa

Pantau Arus Balik, Seskab dan Menhub Turun Langsung ke Terminal Pulo Gebang

25 Maret 2026 - 14:58 WIB

Terminal Pulo Gebang
Trending di NEWS