Pria di Sumut Bunuh Mantan Istri Karena Ditolak Hubungan Badan       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 25 Feb 2024 19:21 WIB ·

Pria di Sumut Bunuh Mantan Istri Karena Ditolak Hubungan Badan


Ilustrasi Pembunuhan. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi Pembunuhan. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Seorang pria berinisial IR (31) ditangkap oleh pihak kepolisian karena telah membunuh SW (25) dan menyusun rencana agar mantan istrinya itu terlihat meninggal karena bunuh diri di rumah kontrakannya di Desa Aek Loba, Aek Kuasan, Asahan.

Motif pembunuhan IR terhadap mantan istrinya adalah karena marah setelah ajakannya untuk berhubungan intim ditolak.

“Pelaku datang pada hari kejadian dan memasuki kamar korban untuk meminta hubungan suami istri. Namun korban menolak karena pelaku bukan lagi suaminya. Mereka sudah bercerai dan korban mengatakan bahwa korban sedang mengalami menstruasi,” ujar Kasi Humas Polres Asahan AKP Doli Silaban kepada wartawan, dilansir oleh detikCom Minggu (25/2/2024).

BACA JUGA:  Mata Siswi SD Dicolok dengan Tusuk Bakso Hingga Buta di Gresik

Setelah ajakan tersebut ditolak, pelaku menjadi marah kepada korban. Mereka kemudian terlibat pertengkaran di dalam kamar rumah kontrak korban.

“Akhirnya, dalam pertengkaran tersebut, pelaku mencekik leher korban hingga korban tewas. Untuk menyembunyikan aksinya, pelaku mengambil tali dan mengikatnya di leher korban, kemudian menggantungkan di jendela agar terlihat seperti bunuh diri,” tambah Doli.

BACA JUGA:  Polri Gagalkan Jaringan Narkoba Jelang DWP 2025 di Bali

Diduga pelaku IR dengan sengaja merencanakan tindakan tersebut hingga dini hari Jumat (23/2) sekitar pukul 02:00 WIB.

“Setelah itu, pelaku kembali ke rumah korban sekitar pukul 07.00 WIB, berpura-pura menangis dan berteriak sehingga tetangga datang. Namun pada saat itu, jenazah korban yang sebelumnya digantung telah turun oleh pelaku sendiri,” jelasnya.

BACA JUGA:  "Dewa Dewi", Film Pertama yang Digagas Pemkab Bekasi, Warga Bekasi Harus Nonton

Kasus ini terungkap setelah polisi menyelidiki penyebab kematian korban. Hal ini dimulai dari kecurigaan polisi serta hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan jenazah korban di puskesmas oleh dokter.

 

Editor: Uje
Sumber: detikCom

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmi Dilantik sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi, Sarif Marhaendi Targetkan 8 Kursi DPRD

17 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Sarif Marhaendi

INACA Apresiasi Kemitraan Strategis Jasa Raharja dalam Ekosistem Penerbangan Nasional  

17 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, Jasa Raharja Perkuat Literasi Keuangan Ahli Waris Korban Kecelakaan 

16 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Pokja Wartawan Setu dan Prabu Peduli Lingkungan Ikuti Aksi Solidaritas Wartawan di Pemkab Bekasi

15 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Pokja Wartawan Setu

Cegah Sampah Liar, UPTD Kebersihan Bekasi Utara Turun ke Perbatasan

15 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Kasus Gangguan Ibadah di GKPI Rajeg, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

13 Oktober 2026 - 12:18 WIB

GKPI Rajeg
Trending di NEWS