Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Tanggapi Keluhan Warga Perum GSI Soal Infrastruktur       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 5 Feb 2024 01:22 WIB ·

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Tanggapi Keluhan Warga Perum GSI Soal Infrastruktur


Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Helmi, SE. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Helmi, SE. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Helmi SE, memberikan tanggapan terhadap keluhan warga Perumahan Griya Srimahi Indah (GSI) Tambun Utara terkait infrastruktur pembangunan yang diduga belum terealisasi.

Helmi menyayangkan jika pihak Developer tidak memenuhi janji pembangunan infrastruktur yang baik kepada pembeli.

Ia menyarankan untuk melakukan mediasi terlebih dahulu, namun jika tidak berhasil, dapat dilakukan mediasi di gedung DPRD Kabupaten Bekasi bersama komisi III, melibatkan kedua belah pihak.

“Kita sayangkan apabila developer yang sudah menjanjikan bangunannya bagus dan tidak direalisasikan maka bisa dilakukan atau ditempuh dengan mediasi. Tapi misalnya pun tidak bisa ketemu titik mediasinya bisa dilakukan mediasi di gedung DPRD bersama komisi III,” kata Helmi kepada media usai kegiatan Bimtek Kordinator saksi di Tridas Waterpark, Tridaya Sakti, Tambun Selatan, pada Minggu (04/02/2024).

BACA JUGA:  Polri Bongkar Kecurangan Minyak Goreng "Minyakita" di Depok, Ribuan Liter Disita

Helmi menjelaskan bahwa sebagai Wakil Rakyat, ia tidak dapat ikut campur dalam urusan internal Developer dan pembeli sebelum adanya serah terima ke Pemerintah Daerah.

Namun, setelah serah terima dilakukan, infrastruktur harus memenuhi standar yang ditetapkan.

“Kalau terkait masalah internal perumahan kita belum bisa ikut campur karena belum ada serah terima ke Pemda. Nah, pada saat serah terima di Pemda itu di wajibkan semua perumahan itu baik jalannya, salurannya, bangunannya mesti dalam keadaan yang baik dan benar,” jelas Helmi.

BACA JUGA:  Pemdes Ragemanunggal Menggelar Safari Ramadhan 1446 H

Terkait serah terima Prasarana Sarana Utilitas Umum (PSU) perumahan, Helmi menyebut beberapa kriteria, termasuk penjualan yang mencapai 70 persen dan serah terima setiap lima tahun.

Namun, ia menyoroti kurangnya komitmen antara perumahan dan warga terkait penawaran yang tidak sesuai.

“Jadi bisa di ambil mana perumahan yang mau di pake apakah perlima tahun apakah sudah dijual semuanya. Tapikan kalau ini yang saya lihat ada tidak komitmennya antara perumahan dengan pihak warga. Misalnya yang ditawarkan marketingnya itu tidak sesuai. Meski nanti itu harus ada audiensi ke kita komisi III,” ujarnya.

Helmi juga mengapresiasi pembangunan infrastruktur sumber daya air di Kabupaten Bekasi, dan menekankan pentingnya kerjasama antara instansi terkait untuk mencapai target pembangunan jalan utama pada tahun 2027.

BACA JUGA:  BRI Gaet Vidi Aldiano Berikan Edukasi Ke Masyarakat Hindari Modus Penipuan Lewat Lagu!

Ia mengkritisi pergantian kepala daerah yang tidak berkelanjutan, berharap adanya kontinuitas pembangunan melalui momen Pilkada di bulan November.

“Ini di butuhkan perencanaan yang optimal. Yang jadi masalah di kabupaten ini adalah pergantian Kepala Daerah. Baru dua tahun ganti lagi dua tahun ganti lagi, sehingga pembangunan ini tidak berkelanjutan, yang ada perubahan-perubahan sistem RPJMD nya. Kita berharap dengan adanya momen Pilkada di bulan November ada yang bisa membangun kabupaten Bekasi yang Kompleks,” pungkasnya.

 

Editor: Uje

*Update Berita Terbaru di Google News.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polisi Ringkus Pelaku Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

13 April 2026 - 12:48 WIB

Pemalakan Sopir Bajaj

LBH BYN Didirikan, AWPI Kota Bekasi Siap Kolaborasi

12 April 2026 - 10:43 WIB

Bhabinkamtibmas Lubangbuaya Gelar Halalbihalal, Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades

12 April 2026 - 10:31 WIB

Bhabinkamtibmas Lubangbuaya Buaya

Polisi Gagalkan Peredaran 1.409 Vape Narkoba Jenis Etomidate di Jakarta Timur

10 April 2026 - 13:05 WIB

Narkoba Etomidate

Wawali Bekasi Melayat Korban Ledakan SPBE Cimuning, Korban Meninggal Jadi Empat

10 April 2026 - 01:01 WIB

KDM Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Akibat Tak Jalankan Kebijakan

9 April 2026 - 10:38 WIB

Samsat Soekarno-Hatta
Trending di NEWS