Menu

Mode Gelap
Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya, TACB Kabupaten Bekasi Tengah Fokus Pada Objek Bentuk Bangunan Polres Metro Bekasi Bakal Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Langsung Judi Online dan Pinjol Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Polsek Setu Giat Bakti Sosial Waduh! Daftar Sekolah di SMPN 5 Cikarang Barat Wajib Beli Map Seharga Rp25ribu Membuka Portal Sejarah Silsilah Mbah Raden Marfu di Makam Mede Mekarwangi

NEWS · 30 Des 2023 19:24 WIB ·

Tuntut Kompensasi, Warga Ciledug Hentikan Proyek Tol Jakarta-Cikampek II


Aksi Unjuk Rasa Warga Kampung Burangkeng Tuntut Kompensasi Proyek Pembangunan Tol. (Dok: Istimewa) Perbesar

Aksi Unjuk Rasa Warga Kampung Burangkeng Tuntut Kompensasi Proyek Pembangunan Tol. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Warga Kampung Burangkeng, Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, menghentikan pengerjaan proyek Tol Jakarta-Cikampek 2 lantaran warga belum mendapatkan kompensasi adanya berjalannya proyek tol.

“Kami menuntut kompensasi dari proyek tol, karena sudah 4 bulan berjalannya proyek ini kami dibiarkan, dan hanya cuma dijanjikan aja,” ujar Listiawati salah seorang warga yang mengikuti aksi, Sabtu (30/12) siang.

Listiawati mengatakan, selama proses pekerjaan proyek tol tersebut, banyaknya warga yang terdampak seperti polusi udara, jalan menjadi licin dan juga rusak akibat banyaknya truk pengangkut tanah yang melintas menuju proyek tersebut.

Aksi Demo Warga Burangkeng Setu

“Warga disini merasa terganggu, pertama waktu musim kemarau, debu itu sangat gelap sekali, terus getaran, jalan-jalan jadi kotor dan rusak tidak ada perbaikan apapun, di sekarang musim hujan banyak yang kebanjiran dari solokan air jadi tertutup, nah yang kami kawatirkan seperti itu, mana tanggung jawab dari pihak proyek tol ini,” kata Listiawti.

Hal senada diungkapkan Syahrozi, yang juga menjadi korban terdampak, dirinya mengatakan warga tidak akan menghalangi pengerjaan proyek tersebut jika warga sudah mendapatkan hak kompensasinya.

“Kami hanya menuntut hak-hak kami disini sebagai warga, kami juga pengen tenang dia juga bekerja pengen tenang, ini proyek nasional kita juga gak mau mengalagi,” kata Syahrozi.

Sementara itu dari pihak salah satu pengembang proyek tol tersebut, dalam mediasi bersama warga, sepakat untuk hari ini semua aktivitas pekerjaan dihentikan sementara, dan akan melaporkan tuntutan warga ke pihak atasannya sampai adanya proses kesepakatan dari dari kedua belah pihak.

 

Penulis: Gibran
Editor: Uje

Artikel ini telah dibaca 184 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya, TACB Kabupaten Bekasi Tengah Fokus Pada Objek Bentuk Bangunan

20 Juni 2024 - 07:55 WIB

Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya

Polres Metro Bekasi Bakal Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Langsung Judi Online dan Pinjol

19 Juni 2024 - 20:26 WIB

Polres Metro Bekasi

Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Polsek Setu Giat Bakti Sosial

19 Juni 2024 - 20:08 WIB

Polsek Setu

Waduh! Daftar Sekolah di SMPN 5 Cikarang Barat Wajib Beli Map Seharga Rp25ribu

19 Juni 2024 - 18:52 WIB

SMP Negeri 5 Cikarang Barat

Membuka Portal Sejarah Silsilah Mbah Raden Marfu di Makam Mede Mekarwangi

19 Juni 2024 - 10:20 WIB

Sejarah Silsilah Mbah Raden Marfu

Pengajuan Objek Sebagai Cagar Budaya Berdasarkan UU No. 11 Tahun 2010

19 Juni 2024 - 00:44 WIB

Pengajuan Objek Sebagai Cagar Budaya
Trending di NEWS