PBB Apresiasi Peran Indonesia dalam Pembelaan HAM di Tingkat Global       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 21 Agu 2025 09:34 WIB ·

PBB Apresiasi Peran Indonesia dalam Pembelaan HAM di Tingkat Global


PBB Apresiasi Peran Indonesia dalam Pembelaan HAM di Tingkat Global. (Dok: Istimewa) Perbesar

PBB Apresiasi Peran Indonesia dalam Pembelaan HAM di Tingkat Global. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Indonesia memberikan apresiasi atas peran aktif Indonesia dalam membela hak asasi manusia (HAM) di tingkat global.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) di Indonesia, Thandie Mwape, dalam rangka peringatan Hari Kemanusiaan Sedunia.

“Pada Hari Kemanusiaan Sedunia ini, kami mengenang para pejuang kemanusiaan yang telah mengorbankan segalanya demi kemanusiaan. Kami juga mengapresiasi Indonesia sebagai tempat yang aman, serta atas kontribusinya dalam membela hak asasi manusia secara global,” ujar Thandie pada Rabu, (20/8/2025).

BACA JUGA:  Pererat Silaturahmi, Disperkimtan Kabupaten Bekasi Gelar Halal Bihalal Idul Fitri 1445 H/2024 M

Ia menekankan bahwa segala bentuk kekerasan terhadap pekerja kemanusiaan tidak dapat dibenarkan, karena hal tersebut merusak fondasi dasar kerja kemanusiaan, yakni menjangkau dan membantu kelompok yang paling membutuhkan.

PBB Indonesia menjadikan peringatan Hari Kemanusiaan Sedunia sebagai momentum untuk mengenang dan menghormati keberanian serta dedikasi para pekerja kemanusiaan yang mempertaruhkan nyawa mereka demi menyelamatkan orang lain di tengah situasi krisis.

Pada tahun 2023, komunitas kemanusiaan global menghadapi salah satu tahun paling mematikan dalam sejarah, dengan 420 pekerja kemanusiaan tewas akibat kekerasan.

BACA JUGA:  Artha Graha Peduli dan Takokak Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Masyarakat

Jumlah tersebut meningkat tajam, sekitar 169 persen, dibandingkan tahun 2022 yang mencatat 248 korban jiwa.

Tren ini berlanjut hingga tahun 2025. Sejak awal 2024 hingga 17 Agustus 2025, tercatat sebanyak 844 pekerja kemanusiaan kehilangan nyawa, mencerminkan tingginya risiko yang dihadapi para pekerja kemanusiaan di garis depan.

Wilayah konflik di Gaza tercatat sebagai lokasi paling berbahaya, dengan lebih dari 250 pekerja kemanusiaan tewas sejak Oktober 2023.

BACA JUGA:  Bareskrim Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Rp55 Miliar Kasus Judol ke Jaksa

Sementara itu, kekerasan yang terus berlangsung di Sudan dan Sudan Selatan juga menambah jumlah korban sepanjang 2023 hingga 2024.

Sebagai bagian dari peringatan Hari Kemanusiaan Sedunia, PBB Indonesia bekerja sama dengan berbagai organisasi kemanusiaan akan menyelenggarakan acara bertajuk Humanitarian Night pada 22 Agustus di Pos Bloc, Jakarta Pusat.

“Acara ini akan menampilkan pertunjukan budaya, diskusi kemanusiaan, pertunjukan musik, serta pameran dari berbagai organisasi kemanusiaan,” tutur Kepala Kantor PBB untuk Indonesia.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polisi Sita 4 Kg Ganja di Palmerah, Seorang Pria Ditangkap

7 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Ditersnarkoba Polda Metro Jaya

Polda Malut Ungkap Jaringan Senpi Ilegal, Tiga Tersangka Diamankan

6 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Senpi Ilegal

Kapolda Sumsel Serahkan Penghargaan WBK, Dorong Pelayanan Publik yang Bersih dan Humanis

5 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Kapolda Sumsel

Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

5 Agustus 2026 - 10:39 WIB

LBH ICMI Orda Kabupaten Bekasi Terbentuk, Siap Berikan Pelayanan Hukum

4 Agustus 2026 - 18:56 WIB

LBH ICMI

Petahana Yosep Resmi Daftar Pilkades Lubangbuaya 2026, Target Tuntaskan Program Tertunda

4 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Trending di NEWS